Roboguru

Besi karbonil, Fe(CO)5​ adalah gas yang dalam wadah tertutup dapat terurai sesuai dengan persamaan reaksi kesetimbangan berikut ini: 2Fe(CO)5​(g)⇌Fe2​(CO)9​(g)+CO(g)  Ke dalam suatu wadah dimasukan sejumlah  sehingga konsentrasinya 0,47 M. Bila nilai Kc​ untuk reaksi tersebut pada 298 K adalah 9, maka: a. Berapa atmosfir tekanan awal gas dalam wadah tertutup tersebut? (Diketahui R=0,082Latmmol−1K−1) b. Tentukanlah konsentrasi gas Fe2​(CO)9​ dalam keadaan kesetimbangan. c. Tentukanlah nilai Kp​ reaksi tersebut. d. Tentukanlah tekanan total gas sesudah tercapai kesetimbangan.

Pertanyaan

Besi karbonil, Fe open parentheses C O close parentheses subscript 5 adalah gas yang dalam wadah tertutup dapat terurai sesuai dengan persamaan reaksi kesetimbangan berikut ini: 2 Fe open parentheses C O close parentheses subscript 5 left parenthesis italic g right parenthesis equilibrium Fe subscript 2 open parentheses C O close parentheses subscript 9 left parenthesis italic g right parenthesis plus C O open parentheses italic g close parentheses 
Ke dalam suatu wadah dimasukan sejumlah Fe open parentheses C O close parentheses subscript 5 sehingga konsentrasinya 0,47 M. Bila nilai K subscript c untuk reaksi tersebut pada 298 K adalah 9, maka:
a. Berapa atmosfir tekanan awal gas dalam wadah tertutup tersebut?
(Diketahui italic R equals 0 comma 082 space L space atm space mol to the power of negative sign 1 end exponent space K to the power of negative sign 1 end exponent)
b. Tentukanlah konsentrasi gas Fe subscript 2 open parentheses C O close parentheses subscript 9 dalam keadaan kesetimbangan.
c. Tentukanlah nilai K subscript p reaksi tersebut.
d. Tentukanlah tekanan total gas sesudah tercapai kesetimbangan.space 

Pembahasan Soal:

a. Mengidentifikasi tekanan awal pada reaksi tersebut.


P subscript awal double bond MRT P subscript awal equals left parenthesis 0 comma 47 M right parenthesis left parenthesis 0 comma 082 L point atm point mol to the power of negative sign 1 end exponent K to the power of negative sign 1 end exponent right parenthesis left parenthesis 298 K right parenthesis P subscript awal equals 11 comma 5 space atm 


b. Mengidentifikasi left square bracket Fe subscript 2 open parentheses C O close parentheses subscript 9 right square bracket pada keadaan kesetimbangan.


 

K subscript c equals fraction numerator left square bracket Fe subscript 2 open parentheses C O close parentheses subscript 9 right square bracket open square brackets C O close square brackets over denominator left square bracket Fe open parentheses C O close parentheses subscript 5 right square bracket to the power of 2 end exponent end fraction 9 equals fraction numerator left parenthesis 0 comma 5 italic x right parenthesis left parenthesis 0 comma 5 italic x right parenthesis over denominator left parenthesis 0 comma 47 minus sign italic x right parenthesis squared end fraction 3 equals fraction numerator left parenthesis 0 comma 5 italic x right parenthesis over denominator left parenthesis 0 comma 47 minus sign italic x right parenthesis end fraction italic x equals 0 comma 403 space M 
 

Dengan demikian, pada keadaan setimbang:


left square bracket Fe subscript 2 open parentheses C O close parentheses subscript 9 left parenthesis italic g right parenthesis right square bracket equals left square bracket C O open parentheses italic g close parentheses right square bracket equals 0 comma 5 italic x 0 comma 5 italic x equals 0 comma 5 cross times 0 comma 403 space M equals 0 comma 2 space M 


c. Pada keadaan setimbang:


M space Fe open parentheses C O close parentheses subscript 5 equals M subscript awal bond M subscript reaksi M space Fe open parentheses C O close parentheses subscript 5 equals 0 comma 470 space M minus sign 0 comma 403 space M M space Fe open parentheses C O close parentheses subscript 5 equals 0 comma 067 space M  K subscript p double bond K subscript c open parentheses RT close parentheses to the power of increment n end exponent space K subscript p double bond K subscript c open parentheses RT close parentheses to the power of left parenthesis 1 plus 1 right parenthesis minus sign 2 end exponent K subscript p double bond K subscript c open parentheses RT close parentheses to the power of 0 space K subscript p double bond K subscript c K subscript p equals 9 


d. Pada keadaan setimbang: 


P subscript total double bond M subscript total RT P subscript total equals left parenthesis left square bracket 0 comma 2 plus 0 comma 2 plus 0 comma 067 right square bracket M right parenthesis left parenthesis 0 comma 082 begin inline style fraction numerator L point atm over denominator mol point K end fraction end style right parenthesis left parenthesis 298 K right parenthesis P subscript total equals 11 comma 5 space atm 


Jadi, jawaban yang paling tepat seperti cara di atas.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

B. Rohmawati

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Dalam ruang 10 liter direaksikan 0,5 mol gas N2​ dan 1,5 mol gas H2​ hingga terjadi reaksi setimbang: N2​(g)+H2​(g)⇌NH3​(g) Pada saat setimbang terdapat 0,25 mol gas  dan tekanannya 3 atm. Hitung ni...

Pembahasan Soal:

Nilai Kc dan Kp dapat ditentukan melalui langkah sebagai berikut:

  • Menentukan Kc
    • menentukan mol saat setimbang
       
    • menentukan nilai Kc
      table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row Kc equals cell fraction numerator open square brackets N H subscript 3 close square brackets squared over denominator open square brackets N subscript 2 close square brackets open square brackets H subscript 2 close square brackets cubed end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator open parentheses begin display style fraction numerator 0 comma 5 over denominator 10 end fraction end style close parentheses squared over denominator open parentheses begin display style fraction numerator 0 comma 25 over denominator 10 end fraction end style close parentheses open parentheses begin display style fraction numerator 0 comma 75 over denominator 10 end fraction end style close parentheses cubed end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 2 comma 5 space x space 10 to the power of negative sign 3 end exponent over denominator 2 comma 5 space x space 10 to the power of negative sign 2 end exponent.4 comma 2 space x space 10 to the power of negative sign 4 end exponent end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 2 comma 5 space x space 10 to the power of negative sign 3 end exponent over denominator 1 comma 05 space x space 10 to the power of negative sign 5 end exponent end fraction end cell row blank equals 238 end table
  • Menentukan Kp
    • n space total space equals 0 comma 25 plus 0 comma 75 plus 0 comma 5 space equals space 1 comma 5 space mol
    • PN2=ntotalnN2xPtotal=1,50,25x3atm=0,5atm
       
    • PH2=ntotalnH2xPtotal=1,50,75x3atm=1,5atm
       
    • PNH3=ntotalnNH3xPtotal=1,50,5x3atm=1atm
       
    • Kp=PN2.(PH2)3(PNH3)2=Kp=(0,5)(1,5)3(1)2Kp=0,6atm

Jadi, nilai Kc sebesar 238 dan nilai Kp sebesar 0,6 atm .space

0

Roboguru

Dalam ruang yang tekanannya 3 atm, dipanaskan 0,5 mol gas N2​ dan 1,5 mol gas H2​. Pada suhu 400 K, terjadi kesetimbangan:   N2​(g)+3H2​(g)⇄2NH3​(g)   Ternyata saat setimbang terdapat gas  sebanyak ...

Pembahasan Soal:

Langkah-langkah penentuan Kp dan Kc adalah sebagai berikut.

  • Menentukan mol zat saat kesetimbangan

     
  • Menentukan nilai tekanan parsial zat masing-masing yaitu:
    P space N subscript 2 double bond P subscript total cross times fraction numerator mol space N subscript 2 over denominator mol space total end fraction equals 3 cross times fraction numerator 0 comma 25 over denominator 1 comma 5 end fraction equals 0 comma 5 space atm P space H subscript 2 double bond P subscript total cross times fraction numerator mol space H subscript 2 over denominator mol space total end fraction equals 3 cross times fraction numerator 0 comma 75 over denominator 1 comma 5 end fraction equals 1 comma 5 space atm P space N H subscript 3 double bond P subscript total cross times fraction numerator mol space N H subscript 3 over denominator mol space total end fraction equals 3 cross times fraction numerator 0 comma 5 over denominator 1 comma 5 end fraction equals 1 space atm
     
  • Menentukan nilai Kp
    Kp===(PN2atm)(PH2atm)3(PNH3atm)2(0,5atm)(1,5atm)3(1atm)20,59atm2
     
  • Menentukan nilai Kc
    Berdasarkan hubungan Kc dan Kp
    KpKc======Kc(RT)n(RT)nKp(0,082Latm/molK400K)20,59atm20,59atm2(0,082Latm/molK400K)20,59(1075,84)634,7M2

Jadi, nilai Kp dan Kc secara berurutan adalah 0,59 atm-2 dan 634,7 M-2.

0

Roboguru

Senyawa X2​Y2​terdekomposisi menjadi X2​ dan Y2​membentuk reaksi kesetimbangan berikut. X2​Y2​(g)⇌X2​(g)+Y2​(g)  Pada suhu tertentu harga Kp​untuk reaksi tersebut sebesar 6 dan X2​Y2​terdisosiasi ...

Pembahasan Soal:

Tetapan kesetimbangan berdasarkan tekanan parsial (Kp) yaitu hasil kali tekanan parsial gas-gas hasil reaksi dibagi dengan hasil kali tekanan par'sial gas-gas pereaksi setelah masing-masing dipangkatkan dengan koefisiennya menurut persamaan reaksi kesetimbangan. 

Nilai Kp untuk reaksi tersebut bisa ditulis dalam persamaan berikut: 


Kp=[PX2Y2][PY2][PX2]   (persamaan 1)


Langkah pertama membuat reaksi beserta konsep MRS. Kita misalkan mol mula-mula X2Y2 adalah x mol sehingga seperti berikut: 


 


Dari reaksi tersebut kita bisa menghitung tekanan parsial masing-masing: 


PY2=moltotalsetimbangmolsetimbang×Ptotal=1,5x0,5x×Ptotal=31PtotalPX2=moltotalsetimbangmolsetimbang×Ptotal=1,5x0,5x×Ptotal=31PtotalPX2Y2=moltotalsetimbangmolsetimbang×Ptotal=1,5x0,5x×Ptotal=31Ptotal 


Lalu mengguanakan persamaan 1: 


Kp=[PX2Y2][PY2][PX2]6=[31Ptotal][31Ptotal][31Ptotal]6=31PotalPtot=18atm  


Jadi, tekanan total sistem tersebut yaitu 18 atm

0

Roboguru

Pada suhu tinggi, besi(ll) hidrogen karbonat terurai menurut reaksi berikut. Fe(HCO3​)2​(s)⇌FeO(s)+H2​O(g)+2CO2​(g)  Jika tekanan total ruangan adalah 3 atm, nilai Kp​ pada saat kesetimbangan terc...

Pembahasan Soal:

Harga tetapan kesetimbangan tekanan suatu reaksi kesetimbangan diperoleh dari perbandingan tekanan parsial komponen gas produk pangkat koefisien dibagi dengan tekanan parsial komponen gas reaktan pangkat koefisien. Tekanan parsial suatu gas adalah perbandingan mol gas tersebut dibanding mol gas total dalam reaksi pada saat  keadaan setimbang. Sedangkan tekanan total reaksi kesetimbangan adalah jumlah dari masing-masing tekanan parsial dari komponen gas yang bereaksi.  


Fe open parentheses H C O subscript 3 close parentheses subscript 2 left parenthesis italic s right parenthesis equilibrium Fe O open parentheses italic s close parentheses and H subscript 2 O open parentheses italic g close parentheses and 2 C O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses 


dari reaksi di atas kita bisa menuliskan persamaan nilai tetapan kesetimbangan tekanan (K subscript p)  sebagai berikut.

Kp=(H2O)(CO2)2 (persamaan 1) 


berdasarkan informasi soal tekanan total untuk reaksi tersebut adalah 3 atm, maka dapat disimpulkan bahwa, 


P subscript H subscript 2 O end subscript and P subscript C O subscript 2 end subscript equals 3 space atm  (persamaan 2)


karena berdasarkan persamaan gas ideal perbandingan mol sebanding  dengan perbandingan tekanan, maka kita bisa menyimpulkan tekanan parsial H subscript 2 O setengah dari tekanan parsial gas C O subscript 2, sehingga dar persamaan 2 bisa dapatkan tekanan parsial H subscript 2 O adalah 1 sedangkan tekanan parsial C O subscript 2 adalah 2. Maka persamaan 1 bisa kita jabarkan.


Kp=(H2O)(CO2)2=1×22=4 


Jadi, kesimpulannya nilai tetapan kesetimbangan tekanan untuk reaksi tersebut adalah 4space

0

Roboguru

Amonium hidrogen sulfida terurai menurut persamaan reaksi berikut, dengan Kp​=0,11 pada 250∘C: NH4​HS(s)⇌H2​S(g)+NH3​(g)  Jika 55,0 g NH4​HS(s) ditempatkan dalam wadah tertutup 5,0 L, berapakah te...

Pembahasan Soal:

Tekanan gas parsial merupakan tekanan yang diberikan oleh setiap gas dalam campuran gas terhadap lingkungannya. Dimisalkan pada keadaan setimbang, P subscript H subscript 2 S end subscript equals italic x italic comma italic space maka space P subscript N H subscript 3 end subscript equals italic x.


N H subscript 4 H S open parentheses italic s close parentheses equilibrium H subscript 2 S open parentheses italic g close parentheses and N H subscript 3 open parentheses italic g close parentheses space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space italic x italic space italic space italic space italic space italic space italic space italic space italic space italic space italic space italic x 

K subscript p double bond open parentheses P subscript H subscript 2 S end subscript close parentheses cross times open parentheses P subscript N H subscript 3 end subscript close parentheses 0 comma 11 equals italic x italic. italic x 0 comma 11 equals italic x to the power of italic 2 italic x equals 0 comma 33 space atm  
 

Jadi, tekanan parsial gas amonia adalah 0,33 atm.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved