Iklan

Pertanyaan

Berikut yang merupakan masalah utama yang mendorongg Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan terhadap kolonialisme Belanda adalah ....

Berikut yang merupakan masalah utama yang mendorongg Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan terhadap kolonialisme Belanda adalah ....

  1. pengusiran Pangeran Diponegoro dari istana Yogyakarta

  2. pengangkatan patih Danurejo sebagai wali tunggal Sultan

  3. pembakaran padepokan Tegalrejo warisan dari Ratu Ageng

  4. serangan terhadap pos-pos pertahanan pasukan Belanda di Yogya

  5. pembuatan jalan yang melintasi makam leluhur Pangeran Diponegoro

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

06

:

20

:

02

Klaim

Iklan

E. Mar'Atus

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Adapun sebab-sebab umum terjadinya perlawanan Diponegoro antara lain sebagai berikut: Wilayah Kesultanan Mataram semakin sempit dan para raja sebagai penguasa pribumi mulai kehilangan kedaulatan. Belanda ikut campur tangan dalam urusan intern kesultanan, misalnya soal pergantian raja dan pengangkatan patih. Timbulnya kekecewaan di kalangan para ulama, karena masuknya budaya barat yang tidak sesuai dengan Islam. Sebagian bangsawan merasa kecewa karena Belanda tidak mau mengikuti adat istiadat kraton Sebagian bangsawan kecewa terhadap Belanda karena telah menghapus sistem penyewaan tanah oleh para, bangsawan kepada petani (mulai tahun 1824). Kehidupan rakyat yang semakin menderita di samping harus kerja paksa masih harus ditambah beban membayar berbagai macam pajak. Sebab Khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari kalangan elit kekuasaan karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih untuk mengasingkan diri ke Tegalrejo. Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yang menerobos makam leluhur dari Pangeran Diponegoro. Berikut yang merupakan masalah utama yang mendorong Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan terhadap kolonialisme Belanda adalah pembuatan jalan yang melintasi makam leluhur Pangeran Diponegoro.

Adapun sebab-sebab umum terjadinya perlawanan Diponegoro antara lain sebagai berikut:

  1. Wilayah Kesultanan Mataram semakin sempit dan para raja sebagai penguasa pribumi mulai kehilangan kedaulatan.
  2. Belanda ikut campur tangan dalam urusan intern kesultanan, misalnya soal pergantian raja dan pengangkatan patih.
  3. Timbulnya kekecewaan di kalangan para ulama, karena masuknya budaya barat yang tidak sesuai dengan Islam.
  4. Sebagian bangsawan merasa kecewa karena Belanda tidak mau mengikuti adat istiadat kraton
  5. Sebagian bangsawan kecewa terhadap Belanda karena telah menghapus sistem penyewaan tanah oleh para, bangsawan kepada petani (mulai tahun 1824).
  6. Kehidupan rakyat yang semakin menderita di samping harus kerja paksa masih harus ditambah beban membayar berbagai macam pajak.

Sebab Khusus

  1. Pangeran Diponegoro tersingkir dari kalangan elit kekuasaan karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih untuk mengasingkan diri ke Tegalrejo.
  2. Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yang menerobos makam leluhur dari Pangeran Diponegoro.

Berikut yang merupakan masalah utama yang mendorong Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan terhadap kolonialisme Belanda adalah pembuatan jalan yang melintasi makam leluhur Pangeran Diponegoro.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebutkan 6 perbdedaan/ciri-ciri pola perjuangan sebelum dan sesudah tahun 1908?

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia