Roboguru

Berikut ini merupakan cara berpikir sejarah, kecuali ...

Pertanyaan

Berikut ini merupakan cara berpikir sejarah, kecuali ...

  1. Diakronik

  2. Sinkronik

  3. Kausalitas

  4. Sosiologis

  5. Kronologis

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Pada umumnya penerapan kerangka pikir dalam memahami peristiwa sejarah, dikenal ada 2 yaitu:

(1) Diakronik merupakan pemahaman terhadap peristiwa sejarah dengan lebih mementingkan pada garis waktu, namun sempit dalam ruang                                                                                                                                                                                                       

(2) Sinkronik, yakni kebalikan diakronik, lebih meluaskan ruang namun memendek dalam waktu, dalam arti memahami secara mendalam tentang satu peristiwa sejarah yang dibatasi waktu tertentu.

Meski demikian, pengembangan dalam dua kerangka pikir tersebut memunculkan konsep-konsep lain seperti:

a).kronologis, yakni upaya pemahaman peristiwa sejarah dengan mengurutkan berdasar waktu kejadiannya.                            b).periodisasi,satu upaya untuk mengklasifikasi atau memberikan pembabakan zaman terhadap ragam peristiwa sejarah yang banyak, c).kausalitas, dipahami sebagai sebab akibat, bahwa peristiwa sejarah yang satu merupakan sebab untuk peristiwa sejarah yang lain.

Dengan begitu, dipahami bahwa cara berpikir baik diakronik, sinkronik, kausalitas, periodisasi dan kronologis, adalah upaya-upaya cara berpikir agar pemahaman terhadap peristiwa sejarah menjadi lebih utuh dan menyeluruh (holistik).

Jadi, opsi jawaban benar adalah D. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 16 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Dalam mempelajari sejarah, kita memerlukan konsep berpikir yang tepat. Berikut ini yang termasuk konsep berpikir dalam sejarah adalah ....

Pembahasan Soal:

Dalam mempelajari sejarah, kita memerlukan konsep berpikir yang tepat. Terdapat dua konsep dalam berpikir sejarah, yakni sinkronik dan diakronik. Sinkronik merupakan konsep berpikir yang mempelajari sejarah dengan berbagai aspeknya pada waktu atau kurun waktu yang terbatas sehingga meneliti gejala-gejala secara meluas dalam ruang tetapi dalam kurun waktu yang terbatas. Sedangkan diakronik merupakan konsep berpikir yang menguraikan proses dan urutan kejadian suatu peristiwa sejarah secara kronologis.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.

0

Roboguru

Perbedaan antara konsep sinkronis dengan diakronik terletak pada....

Pembahasan Soal:

Perbedaan diakronik dan sinkronik bisa dilihat dari sifatnya yang berbeda. Sejarah dapat dipastikan bersifat diakronik, artinya pembahasannya memanjang dalam waktu. Sejarah akan membicarakan suatu peristiwa dengan kronologis. Sifat diakronik dalam sejarah mengutamakan memanjangnya gambaran peristiwa dalam dimensi waktu tetapi dalam ruang yang terbatas. Berbeda dengan sinkronik, ketika sejarah bersentuhan dengan ilmu sosial, seperti sosiologi, geografi, dan ekonomi, maka sejarah sekarang menjadi ilmu yang bersifat sinkronik. Cara sinkronik ini akan memberikan gambaran tentang peristiwa sejarah  secara luas. Kita dapat menggali informasi sebanyak-banyaknya dalam satu peristiwa tersebut Dengan demikian, peristiwa tersebut bisa kita jelaskan secara lengkap. Cara berpikir sinkronik bisa membantu kita untuk mengetahui hal-hal detail yang terjadi pada peristiwa sejarah sehingga tidak hanya mengetahui peristiwa sejarah secara kronologis saja. Perbedaan diakronik dan sinkronik terletak pada sifat dari masing-masing cara bepikir tersebut. Walaupun diakronik dan sinkronik itu berbeda, tetapi dalam mengkaji peristiwa sejarah, kedua cara berpikir ini bisa sama-sama digunakan. Hal ini menjadi penting karena pada dasarnya cara berpikir sejarah baik diakronik maupun sinkronik saling melengkapi. Penggabungan cara berpikir sinkronik dan diakronik dapat menghasilkan pemahaman bukan hanya tentang apa yang terjadi pada peristiwa sejarah , melainkan juga mengapa peristiwa sejarah itu bisa terjadi. Itulah pentingnya cara berpikir diakronik dan sinkronik dalam pembelajaran sejarah ysng membuat kita bisa memahami apa yang terjadi dan mengapa peristiwa itu bisa terjadi.

Dengan demikian, perbedaan dari diakronik dan sinkronik terletak pada sifat dari masing-masing cara bepikir tersebut.

6

Roboguru

Jelaskan apa yang dimaksud dengan konsep berpikir sinkronik dalam sejarah. Berikan contohnya.

Pembahasan Soal:

Konsep berpikir sinkronik dalam sejarah adalah memperlajari peristiwa sejarah dengan berbagai aspeknya pada waktu yang terbatas sehingga meneliti gejala-gejala secara meluas dalam ruang tetapi dalam kurun waktu yang terbatas. Menurut Kuntowijoyo, ciri berpikir sinkronik adalah menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif, menjelaskan stuktur dan fungsi dari masing-masing unit dalam kondisi statis, menggunakan pendekatan ilmu sosial, mengamati kehidupan sosial secara meluas berdimensi ruang, dan memandang kehidupan masyarakat sebagai sebuah sistem yang terstruktur dan saling berkaitan satu sama lain. Salah satu contoh penerapan konsep berpikir sinkronik dalam sejarah adalah karya Aiko Kurasawa yang berjudul Mobilitas dan Kontrol: Studi tentang Perubahan Sosial di Pedesaan Jawa 1942-1945.

Dengan demikian, konsep berpikir sinkronik adalah  memperlajari peristiwa sejarah dengan berbagai aspeknya pada waktu yang terbatas sehingga meneliti gejala-gejala secara meluas dalam ruang. Contoh penerapan konsep berpikir sinkronik dalam sejarah adalah karya Aiko Kurasawa yang berjudul Mobilitas dan Kontrol: Studi tentang Perubahan Sosial di Pedesaan Jawa 1942-1945.

1

Roboguru

Akhir-akhir ini dalam melakukan penulisan sejarah, sejarawan tidak hanya menerapkan konsep berfikir diakronik melainkan juga mengembangkan dan menerapkan konsep berfikir sinkronik. Penerapan konsep be...

Pembahasan Soal:

Pola berpikir sinkronik ditandai dengan kemampuan untuk menyusun pemahaman secara sistematis dan terstruktur. Kajian yang dibahas dengan sistem sinkronik hanya mengkhususkan pada suatu kurun waktu tertentu, namun melebar dalam berbagai aspek yang dibahas. 
Dengan demikian, pola berpikir sinkronik dapat dilakukan dengan cara berpikir sistematis dan menyempitkan rentang waktu dalam topik yang dikaji.undefined

2

Roboguru

Ciri-ciri:  mengkaji peristiwa sejarah pada masa tertentu saja, bersifat horizontal, berlaku konsep perbandingan,  kajian sistematis, dan sifat kajian sederhana. Ciri sinkronik sejarah ada pa...

Pembahasan Soal:

Berpikir sinkronik dalam konteks sejarah, yaitu berpikir meluas dalam ruang tetapi terbatas dalam waktu. Pendekatan berpikir dengan sinkronis biasa digunakan oleh ilmu sosial non sejarah, seperti sosiologi dan antropologi. Dengan kata lain, memahami peristiwa sejarah secara sinkronis berarti mempelajari peristiwa sejarah dengan segala aspeknya (sosial, ekonomi, politik, pemerintahan, dampak) pada masa tertentu yang dibatasi tetapi secara lebih mendalam. 
Adapun beberapa ciri dalam penerapan cara berpikir sinkronik: (1) mengkaji peristiwa sejarah pada tertentu yang dibatasi, (2) bersifat horizontal, (3) tidak ada konsep perbandingan, (4) cakupan lebih sempit secara waktu tapi kajiannya sistematis. 

Jadi, opsi jawaban benar adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved