Iklan

Pertanyaan

Berikut ini adalah fase-fase dari daur Fasciola hepatica : 1) Mirasidium 2) Telur 3) Sporokista 4) Redia 5) Cacingdewasa 6) Metaserkaria 7) Serkaria Urutan daur Fasciola hepatica adalah . . . .

Berikut ini adalah fase-fase dari daur Fasciola hepatica:

1) Mirasidium

2) Telur

3) Sporokista

4) Redia

5) Cacingdewasa

6) Metaserkaria

7) Serkaria

Urutan daur Fasciola hepatica adalah . . . .

  1. 2,1, 3, 7, 6, 4, 5

  2. 2,1, 4,7, 6, 3,5

  3. 2,1, 3, 4, 7, 6, 5

  4. 2,1, 4, 3,7, 6, 5

  5. 2, 3, 4, 5,7, 3, 5

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

28

:

01

Klaim

Iklan

B. Hindarto

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Daur cacing Fasciola hepatica antara lain : 1. Cacing dewasa hidup sebagai parasit di hati hewan ternak (manusia), kemudian bereproduksi secara seksual dan menghasilkan telur. Melalui aliran darah, telur berpindah ke empedu dan usus, kemudian keluar bersama feses (tinja). 2. Telur menetas menjadi larva bersilia mirasidium. 3. Mirasidium menginfeksi siput air Lymnaea. 4. Di dalam tubuh siput, mirasidium menjadi sporosista. 5. Sporosista berkembang menjadi redia. 6. Redia berkembang menjadi serkaria bersilia, kemudian keluar dari tubuh siput dan menempel pada tumbuhan air atau rumput. 7. Serkaria menjadi sista metaserkaria. Jika sista metaserkaria yang menempel pada rumput termakan hewan ternak, sista metaserkaria akan tumbuh menjadi cacing baru di usus ternak, kemudian melalui aliran darah masuk ke hati hingga menjadi cacing dewasa.

Daur cacing Fasciola hepatica antara lain :
1.    Cacing dewasa hidup sebagai parasit di hati hewan ternak (manusia), kemudian bereproduksi secara seksual dan menghasilkan telur. Melalui aliran darah, telur berpindah ke empedu dan usus, kemudian keluar bersama feses (tinja).
2.    Telur menetas menjadi larva bersilia mirasidium.
3.    Mirasidium menginfeksi siput air Lymnaea.
4.    Di dalam tubuh siput, mirasidium menjadi sporosista.
5.    Sporosista berkembang menjadi redia.
6.    Redia berkembang menjadi serkaria bersilia, kemudian keluar dari tubuh siput dan menempel pada tumbuhan air atau rumput.
7.    Serkaria menjadi sista metaserkaria. Jika sista metaserkaria yang menempel pada rumput termakan hewan ternak, sista metaserkaria akan tumbuh menjadi cacing baru di usus ternak, kemudian melalui aliran darah masuk ke hati hingga menjadi cacing dewasa.

 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Laras Zulaikha

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

Faisa Ariqah Azmi

Ini yang aku cari!

Aninda Belta Shakira

Pembahasan terpotong Pembahasan tidak lengkap

Andik 21-22 _Rahmalia Nafidatun Rizky

Pembahasan tidak menjawab soal

Yumii Chan

Pembahasan tidak lengkap

Iklan

Pertanyaan serupa

Cacing yang dalam daur hidupnya memiliki hospes perantara siput Lymnaea adalah ... (1) Lumbricus terestris (2) Trichinella spiralis (3) Taenia saginata (4) Fasciola hepatica

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia