Iklan

Pertanyaan

Berikan beberapa alasanmengapabangsa Indonesia sangat mudah diancam/diganggu oleh bangsa Sekutu meskipun sudah merdeka!

Berikan beberapa alasan mengapa bangsa Indonesia sangat mudah diancam/diganggu oleh bangsa Sekutu meskipun sudah merdeka!

  1. ...

  2. ...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

36

:

03

Klaim

Iklan

F. Freelancer2

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

meskipun sudah merdeka, namunbangsa Indonesia sangat mudah diancam/diganggu oleh bangsa Sekutu hal ini terjadi karena: sebagai negara yang baru saja merdeka stabilitas politik belum stabil, Sekutu bersama dengan NICA ingin menanamkan pengaruh kekuasaanya di Indonesia menggantikan Jepang, danpada saat awal kemerdekaan,Indonesia belum mendapat pengakuan dari negara lain sehingga hal tersebut dianggap oleh Sekutu merupakan suatu kelemahan bagi bangsa Indonesia dan dengan mudahnya mereka memberikan ancaman/ultimatum di berbagai daerah di Indonesia.

meskipun sudah merdeka, namun bangsa Indonesia sangat mudah diancam/diganggu oleh bangsa Sekutu hal ini terjadi karena: sebagai negara yang baru saja merdeka stabilitas politik belum stabil, Sekutu bersama dengan NICA ingin menanamkan pengaruh kekuasaanya di Indonesia menggantikan Jepang, dan pada saat awal kemerdekaan, Indonesia belum mendapat pengakuan dari negara lain sehingga hal tersebut dianggap oleh Sekutu merupakan suatu kelemahan bagi bangsa Indonesia dan dengan mudahnya mereka memberikan ancaman/ultimatum di berbagai daerah di Indonesia.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Kedatangan Sekutu dan Belanda ke Indonesia terjadi setelah Sekutu memenangkan Perang Dunia II dan Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu.Artinya sebagai pemenang Perang Dunia II, Sekutu memiliki hak atas kekuasaan Jepang di berbagai wilayah yang pernah dikuasai Jepang. Terutama wilayah yang sebelumnya jajahan negara-negara yang masuk kelompok Sekutu, termasuk Belanda yang pernah menguasai Indonesia. Sekutu masuk ke Indonesia diboncengi Netherlands Indies Civil Administration (NICA) yang mewakili pemerintah Belanda. Mereka masuk melalui beberapa pintu wilayah Indonesia. Terutama daerah yang merupakan pusat pemerintahan pendudukan Jepang seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya.Bagi Sekutu dan Belanda, Indonesia dalam masa kekosongan kekuasaan (vacuum of power).Proklamasi dilakukan oleh Soekarno dan Moh Hatta atas nama rakyat Indonesia di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Kondisi ini bertolak belakang dengan sudut pandang Belanda dan Sekutu. Terlebih Jepang, sebagai pihak yang kalah perang, diminta Sekutu agar tetap menjaga Indonesia dalam keadaan status quo. Akibatnya terjadi pertentangan (konflik) antara Indonesia dengan Sekutu dan Belanda. Salah satu syarat negara merdeka adalah mendapatkan pegakuan dari negara lain. Pengakuan negara lain tersebut penting untuk suatu negara bisa mendapatkan haknya di dunia internasional, namun pada saat awal kemerdekaan, Indonesia belum mendapat pengakuan dari negara lain. Dengan demikian, meskipun sudah merdeka, namunbangsa Indonesia sangat mudah diancam/diganggu oleh bangsa Sekutu hal ini terjadi karena: sebagai negara yang baru saja merdeka stabilitas politik belum stabil, Sekutu bersama dengan NICA ingin menanamkan pengaruh kekuasaanya di Indonesia menggantikan Jepang, danpada saat awal kemerdekaan,Indonesia belum mendapat pengakuan dari negara lain sehingga hal tersebut dianggap oleh Sekutu merupakan suatu kelemahan bagi bangsa Indonesia dan dengan mudahnya mereka memberikan ancaman/ultimatum di berbagai daerah di Indonesia.

Kedatangan Sekutu dan Belanda ke Indonesia terjadi setelah Sekutu memenangkan Perang Dunia II dan Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu. Artinya sebagai pemenang Perang Dunia II, Sekutu memiliki hak atas kekuasaan Jepang di berbagai wilayah yang pernah dikuasai Jepang. Terutama wilayah yang sebelumnya jajahan negara-negara yang masuk kelompok Sekutu, termasuk Belanda yang pernah menguasai Indonesia. Sekutu masuk ke Indonesia diboncengi Netherlands Indies Civil Administration (NICA) yang mewakili pemerintah Belanda. Mereka masuk melalui beberapa pintu wilayah Indonesia. Terutama daerah yang merupakan pusat pemerintahan pendudukan Jepang seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya. Bagi Sekutu dan Belanda, Indonesia dalam masa kekosongan kekuasaan (vacuum of power). Proklamasi dilakukan oleh Soekarno dan Moh Hatta atas nama rakyat Indonesia di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Kondisi ini bertolak belakang dengan sudut pandang Belanda dan Sekutu. Terlebih Jepang, sebagai pihak yang kalah perang, diminta Sekutu agar tetap menjaga Indonesia dalam keadaan status quo. Akibatnya terjadi pertentangan (konflik) antara Indonesia dengan Sekutu dan Belanda. Salah satu syarat negara merdeka adalah mendapatkan pegakuan dari negara lain. Pengakuan negara lain tersebut penting untuk suatu negara bisa mendapatkan haknya di dunia internasional, namun pada saat awal kemerdekaan, Indonesia belum mendapat pengakuan dari negara lain.

Dengan demikian, meskipun sudah merdeka, namun bangsa Indonesia sangat mudah diancam/diganggu oleh bangsa Sekutu hal ini terjadi karena: sebagai negara yang baru saja merdeka stabilitas politik belum stabil, Sekutu bersama dengan NICA ingin menanamkan pengaruh kekuasaanya di Indonesia menggantikan Jepang, dan pada saat awal kemerdekaan, Indonesia belum mendapat pengakuan dari negara lain sehingga hal tersebut dianggap oleh Sekutu merupakan suatu kelemahan bagi bangsa Indonesia dan dengan mudahnya mereka memberikan ancaman/ultimatum di berbagai daerah di Indonesia.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Insiden ini bermula dari ultimatum Sekutu meminta senjata yang diperoleh dari tentara Jepang untuk diserahkan pada sekutu. Namun, rakyat menolaknya. Bahkan rakyat membakar kota agar tidak dikuasai sek...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia