Roboguru

Beberapa sektor industri di negara berkembang seperti Indonesia didirikan oleh pihak asing. Jenis industri tersebut bersifat padat karya dan hasilnya berorientasi ekspor. Faktor penentu pemilihan lokasi sektor industri didasarkan pada orientasi industri di negara berkembang yaitu....

Pertanyaan

Beberapa sektor industri di negara berkembang seperti Indonesia didirikan oleh pihak asing. Jenis industri tersebut bersifat padat karya dan hasilnya berorientasi ekspor. Faktor penentu pemilihan lokasi sektor industri didasarkan pada orientasi industri di negara berkembang yaitu....

  1. pasar

  2. transportasi

  3. aksesibilitas

  4. bahan baku

  5. tenaga kerja

Pembahasan Soal:

Faktor penentu pemilihan lokasi sektor industri didasarkan pada orientasi industri di negara berkembang yaitu tenaga kerja. Banyak investor dari negara asing memilih Indonesia sebagai tempat industri mereka sebab tersedia banyak tenaga kerja serta upah dari tenaga kerja tersebut murah. Dengan hal itu, investor dapat menekan pengeluaran dari sektor upah atau gaji.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Bryando

Mahasiswa/Alumni Universitas Siliwangi

Terakhir diupdate 03 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Suatu wilayah memiliki jumlah penduduk sebanyak 17.351 jiwa. Produk regional bruto wilayah tersebut atas dasar harga berlaku sebesar Rp10.284.550.000. Sementara itu, produksi domestik regional bruto w...

Pembahasan Soal:

Diketahui :   PDRBtot/ Prociuk Domestik Regional Bruto (Rp) = Rp7.525.750.000

                     JP (Jumlah penduduk) = 17.351 jiwa

                     K/ Konsumsi penduduk per kapita = Rp485.300

Ditanya  Daya Dukung Ekonomi Wilayah (DOE) adalah kemampuan perekonomian suatu

                  wilayah dalam  mendukung konsumsi penduduk di wilayah tersebut.

1. Jika nilai DDE > 1 , maka potensi ekonomi wilayah mampu mendukung kebutuhan dan konsumsi penduduk. 2) Jika nilai DDE= 1, maka potensi ekonomi wilayah seimbang dengan kebutuhan dan konsumsi penduduk. 3) Jika nilai DDE < 1, maka potensi ekonomi wilayah tidak mampu mendukung kebutuhan dan konsumsi penduduk.

Jawab : Untuk menghitung DDE dengan menggunakan cara sebagai berikut : 

    

 

                  begin mathsize 12px style bold DDE bold space bold equals bold space fraction numerator bold PDRBtot over denominator bold JP bold space bold x bold space bold K end fraction DDE space equals space fraction numerator Rp 7.525.750.000 over denominator 17.351 space straight x space Rp 485.300 end fraction DDE space equals space fraction numerator 7.525.750.000 over denominator 8.420.440.300 end fraction bold DDE bold space bold equals bold space bold 0 bold comma bold space bold 89 end style

Jadi, dapat disimpulkan bahwa wilayah tidak mampu mendukung kebutuhan dan konsumsi penduduk. Hal ini dikarenakan hasil perhitungan DDE mendapat hasil kurang dari satu yaitu 0,89. 

0

Roboguru

Dalam fenomena polarisasi ekonomi yang terjadi di suatu wilayah, ada hal-hal tertentu yang memusat pada wilayah tersebut, yaitu ….

Pembahasan Soal:

Dalam teori Polarisasi Ekonomi, Gunnar Myrdal menyatakan bahwa bahwa pemusatan tenaga kerja, modal, barang, dan pelayanan pada wilayah tertentu akan menyisakan keterbelakangan pada area rural dan menyebabkan kesenjangan wilayah. Hal ini berarti dengan adanya polarisasi atau pemusatan tenaga kerja, modal, barang, dan pelayanan pada suatu wilayah, maka wilayah tersebut akan berkembang pesat dan menjadi pusat pertumbuhan, sedangkan wilayah sekitar pusat pertumbuhan dapat mengalami kehilangan berbagai modal pertumbuhan, seperti tenaga kerja, modal, barang, dan pelayanan. Kekurangan tenaga kerja dapat berdampak pada terbengkalainya lahan di wilayah-wilayah tersebut karena tidak ada penduduk yang mengelolanya. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Pemusatan tenaga kerja, modal, barang, dan pelayanan pada wilayah tertentu akan menyebabkan kesenjangan dengan wilayah lainnya. Hal tersebut merupakan asumsi dari teori ....

Pembahasan Soal:

Asumsi utama teori polarisasi ekonomi, yaitu sebagai berikut.

  • Pemusatan tenaga kerja, modal, barang, dan pelayanan pada wilayah tertentu akan menyebabkan keterbelakangan pada area rural dan kesenjangan wilayah.
  • Pertumbuhan pada wilayah yang berkembang dengan baik akan memengaruhi pertumbuhan wilayah yang kurang berkembang melalui dua efek, yaitu efek sebar dan efek serap.space 

Jadi, jawaban yang tepat adalah A. 

0

Roboguru

Perhatikan gamabar berikut   Fenomena tersebut merupakan efek negatif terjadinya polarisasi ekonomi yang disebabkan oleh...

Pembahasan Soal:

Menurut Gunnar Myrdal, polarisasi ekonomi bisa terjadi ketika ada daerah yang menjadi pusat pertumbuhan dan menjadi daya tarik masuknya modal, tenaga kerja, dan barang dagang. Masuknya komponen-komponen ke pusat pertumbuhan tersebut secara terus menerus menjadikannya berkembang makin pesat. Hal ini kemudian bisa menyebabkan masyarakat dari daerah lain tertarik untuk tinggal dan bekerja di pusat pertumbuhan. Akibatnya adalah tingginya jumlah dan kepadatan penduduk di pusat pertumbuhan yang bisa mengakibatkan fenomena kemacetan seperti gambar di atas.

Dari penjelasan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa penumpukan modal dan sumber daya ekonomi di pusat pertumbuhan bisa memicu perpindahan penduduk ke sana hingga bisa menyebabkan masalah kemacetan. 
Jadi, jawaban yang tepat untuk soal ini adalah A.

0

Roboguru

Penentuan pusat pertumbuhan di Indonesia diharapkan mampu memberikan trickle down effect. Apa yang terjadi jika tujuan yang diharapkan tersebut tidak tercapai ?

Pembahasan Soal:

Pada Teori Polarisasi Ekonomi diharapkan bahwa setiap pusat pertumbuhan memunculkan spread effect Iebih besar daripada backwash effect. Tujuannya yaitu pengaruh positif pusat pertumbuhan mampu tersebar ke daerah sekitarnya sehingga muncul efek 'tetesan ke bawah' (trickle down effect). Namun jika tujuan tersebut tidak tercapai, maka daerah di sekitar pusat pertumbuhan justru mengalami banyak masalah pembangunan. Kegiatan ekonomi hanya berpusat di satu titik dan kurang mampu menyebar ke daerah pinggiran. Kondisi tersebut menyebabkan makin besarnya kesenjangan pembangunan di Indonesia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved