Roboguru

Bau apakah yang timbul dari hasil proses metabolisme ....

Pertanyaan

Bau apakah yang timbul dari hasil proses metabolisme ....space

Pembahasan Soal:

Hasil proses metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi akan dibuang melalui sistem ekskresi. Urin merupakan salah satu hasil metabolisme yang memiliki bau. Zat yang terkandung dalam urin yaitu H2O, garam-garam mineral dan sampah metabolisme yang mengandung nitrogen (urea, amoniak, dan  asam urat). Jika dibiarkan beberapa lama, urine akan berbau pesing karena terbentuk amonia (NH3) dari urea atau dari ion-ion amonium.space

 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

D. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Terakhir diupdate 05 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Warna urine yang mengandung protein pada uji laboratorium adalah ....

Pembahasan Soal:

Urine memiliki sifat fisik antara lain:

  1. Volume urine yang dihasilkan orang dewasa sehat berkisar 800 - 2.500 mL/hari.
  2. Urine berwarna kuning pucat hingga kuning tua. Urine yang masih segar tampak jernih, tetapi jika sudah didiamkan pada ruangan terbuka warnanya menjadi keruh. Hal ini karena terjadi perubahan urea menjadi amonia. 
  3. Berat jenis urine berkisar 1,003 - 1,035 begin mathsize 14px style straight g divided by cm cubed end style dengan pH rata-rata 6, atau sekitar 4,7 - 8.
  4. Berbau khas, cenderung berbau amonia setelah didiamkan (dipengaruhi oleh jenis makanannya).

Berikut tabel warna urine beserta keterangannya. 

Urine individu yang sehat berwarna kuning jernih. Urine yang berbusa menunjukkan tingginya kandungan protein. Dan saat diuji di laboratorium, maka urine yang mengandung protein akan menunjukkan warna ungu setelah diuji dengan larutan biuret.space space 

0

Roboguru

Perhatikan gambar berikut! Berdasarkan gambar tersebut, lengkapilah tabel berikut! Berilah tanda ( V ) jika bagian yang ditunjukkan mengandung zat tersebut dan tanda ( - ) jika bagian yang ditunjuk...

Pembahasan Soal:

Glukosa merupakan bahan bakar kimiawi sel yang ditranspor oleh plasma darah. Karena masih dapat digunakan oleh tubuh dan tidak termasuk zat sisa yang harus disekskresikan, maka glukosa tidak dikeluarkan bersama urin. Berikut tabel yang menunjukkan keberadaan glukosa di bagian-bagian nefron ginjal:

No Zat Terdapat di Bagian
I II III IV
2) Glukosa V V - -

Glukosa dapat lolos filtrasi di badan Malphigi, namun kembali diserap ke plasma darah pada tubulus proksimal.undefined 

0

Roboguru

Urine normal mengandung ....

Pembahasan Soal:

Kandungan urine normal adalah :

  • Zat buangan nitrogen, misalnya urea (hasil deaminasi protein), asam urat (hasil katabolisme asam nukleat), dan kreatinin (hasil penguraian kreatin fosfat dalam jaringan otot).
  • Benda keton (hasil metabolisme lemak).
  • Asam hipurat dari pencernaan sayuran dan buah.
  • Toksin, zat kimia asing, pigmen (urobilin/urokrom, hematoporfirin), enzim, vitamin, dan hormon. Hormon chorionic gonadotropin (HCG) terdapat pada urine wanita hamil.
  • Elektrolit, meliputi ion natrium, klorin, kalium, amonium, sulfat, fosfat, kalsium, magnesium

0

Roboguru

Bila hasil tes urin pada seseorang dengan Reagen Benedict dan memberikan hasil warna hijau muda, maka bagian ginjal yang diduga mengalami kelainan adalah ....

Pembahasan Soal:

Uji Benedict dapat digunakan untuk mendeteksi adanya gula dalam urin. Hasil positif ditunjukkan dengan perubahan warna larutan menjadi hijau, kuning, oranye, atau merah bata dan muncul endapan hijau, kuning, oranye atau merah bata.

Apabila urin diuji dengan reagen Benedict menunjukkan hasil positif dapat menjadi pertanda adanya glukosa pada urinnya. Glukosa seharusnya tidak ada pada kandungan urin sesungguhnya, karena glukosa mengalami reabsopsi (penyerapan kembali) pada bagian tubulus kontortus proksimal. Jadi, jika di urin terdapat glukosa maka bagian ginjal yang mengalami kelainan adalah tubulus kontortus proksimal.space

0

Roboguru

Sering mengonsumsi makanan cepat saji merupakan kebiasaan buruk yang dapat mengakibatkan gangguan pada organ ekskresi. Benarkah pernyataan tersebut? Jelaskan!

Pembahasan Soal:

Sering mengonsumsi makanan cepat saji merupakan kebiasaan buruk yang dapat mengakibatkan gangguan pada organ ekskresi. Pernyataan tersebut memang benar karena makanan cepat saji memiliki nilai karbohidrat yang tinggi, namun serat yang terdapat pada makanan tersebut sangat rendah. Karbohidrat akan dicerna oleh tubuh kita untuk menjadi glukosa dengan sangat mudah, akibatnya hal tersebut dapat menyebabkan peningkatan gula darah. Kondisi tersebut tentunya dapat menganggu kinerja insulin. Bila insulin sudah tidak mampu bekerja secara normal, maka akibatnya akan berisiko terkena diabetes melitus. Tingginya kadar gula darah pada penderita diabetes juga dapat memicu terjadinya luka parut pada sel-sel penyaring di ginjal. Hal itu dapat menyebabkan semakin menurunnya fungsi ginjal secara perlahan selama bertahun-tahun. Jika tidak segera ditangani, proses tersebut akan terus berlanjut hingga menyebabkan gagal ginjal.undefined 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved