Iklan

Pertanyaan

Bagaimanakah tahapan-tahapan pembentukan urine?

Bagaimanakah tahapan-tahapan pembentukan urine?space space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

24

:

47

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Di dalam ginjal terjadi serangkaian proses pembentukan urine, yaitu penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorpsi), dan pengeluaran zat yang tidak diperlukan dan tidak dapat disimpan dalam tubuh (augmentasi). Penyaringan (filtrasi) di bagian glomerulus. Darah yang telah disaring akan diikat oleh jaringan-jaringan tubuh, sedangkan zat seperti air, garam, gula, dan urea yang terlarut dalam darah yang masuk ke glomerulus disaring oleh kapsul Bowman. Zat hasil penyaringan ini disebut urine primer (filtrat glomerulus). Penyerapan kembali (reabsorpsi) di tubulus kontortus proksimal dan lengkung henle.Di titik kapiler yang melingkupi tubulus, diserap glukosa dan asam amino serta ion Na + .Pada lengkung Henle terjadi penyerapan garam NaCI dan air. Zat hasil penyaringan ini disebut urine sekuder Penambahan zat yang tak lagi dibutuhkan tubuh (augmentasi) di tubulus kontortus distal dan tubulus kolektivus.Di tubulus kontortus distal, zat sisa seperti sisa obat atau kelebihan senyawa kimia lain dari tubuh, penambahan zat warna urine berupa urobilin ditambahkan ke dalam urine sekunder dan menghasilkan urine sebenarnya. Di dalamtubulus kolektivus terjadi proses penyerapan kembali air, garam NaCl dan urea sehingga terbentuk urine sesunggihnya yang harus dibuang dari tubuh. Dari tubulus pengumpul, urine memasuki pelvis renalis, kemudian mengalir menuju ureter menuju kandung kemih (vesika urinaria) . Ketika kandung kemih penuh, orang akan merasakan keinginan untuk buang air kecil.

Di dalam ginjal terjadi serangkaian proses pembentukan urine, yaitu penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorpsi), dan pengeluaran zat yang tidak diperlukan dan tidak dapat disimpan dalam tubuh (augmentasi).

  1. Penyaringan (filtrasi) di bagian glomerulus. Darah yang telah disaring akan diikat oleh jaringan-jaringan tubuh, sedangkan zat seperti air, garam, gula, dan urea yang terlarut dalam darah yang masuk ke glomerulus disaring oleh kapsul Bowman. Zat hasil penyaringan ini disebut urine primer (filtrat glomerulus).
  2. Penyerapan kembali (reabsorpsi) di tubulus kontortus proksimal dan lengkung henle. Di titik kapiler yang melingkupi tubulus, diserap glukosa dan asam amino serta ion Na. Pada lengkung Henle terjadi penyerapan garam NaCI dan air. Zat hasil penyaringan ini disebut urine sekuder
  3. Penambahan zat yang tak lagi dibutuhkan tubuh (augmentasi) di tubulus kontortus distal dan tubulus kolektivus. Di tubulus kontortus distal, zat sisa seperti sisa obat atau kelebihan senyawa kimia lain dari tubuh, penambahan zat warna urine berupa urobilin ditambahkan ke dalam urine sekunder dan menghasilkan urine sebenarnya. Di dalam tubulus kolektivus terjadi proses penyerapan kembali air, garam NaCl dan urea sehingga terbentuk urine sesunggihnya yang harus dibuang dari tubuh.
  4. Dari tubulus pengumpul, urine memasuki pelvis renalis, kemudian mengalir menuju ureter menuju kandung kemih (vesika urinaria). Ketika kandung kemih penuh, orang akan merasakan keinginan untuk buang air kecil.space space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

ELFIRA DWI ARIYANI

Pembahasan lengkap banget Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan urine.

24

4.7

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia