Iklan

Pertanyaan

Bagaimana pengaruh Islam terhadap masyarakat Indonesia?

Bagaimana pengaruh Islam terhadap masyarakat Indonesia?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

05

:

47

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pengaruh di bidang Agama dapat dilihat dengan banyaknya pemeluk agama islam diIndonesia. Oleh sebab itu Indonesia disebut negara bermayoritas agama Islam. Adat Istiadat dan seni kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya Islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan dan lain-lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan shalawat. Kita juga melihat pengaruh di bidang seni arsitektur rumah peribadatan atau masjid di Indonesia yang banayak dipengaruhi oleh arsitektur masjid yang ada di wilayah Timur Tengah, pengaruh dalam bidang politik dapat dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia seperti konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan seperti Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore,dibidang sosial. Islam tidak menerapkan aturan kasta seperti kebudayaan Hindu.

pengaruh di bidang Agama dapat dilihat dengan banyaknya pemeluk agama islam diIndonesia. Oleh sebab itu Indonesia disebut negara bermayoritas agama Islam. Adat Istiadat dan seni kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya Islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan dan lain-lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan shalawat. Kita juga melihat pengaruh di bidang seni arsitektur rumah peribadatan atau masjid di Indonesia yang banayak dipengaruhi oleh arsitektur masjid yang ada di wilayah Timur Tengah, pengaruh dalam bidang politik dapat dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia seperti  konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan seperti Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore, dibidang sosial. Islam tidak menerapkan aturan kasta seperti kebudayaan Hindu.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Masuknya kebudayaan Islam Pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Perpaduan kebudayaan lokal dan islam menghasilkan akulturasi dalam berbagai bidang kehidupan di Indonesia. Pengaruh kebudayaan islam pada masyarakat tercermin pada bidang, antar lain sebagai berikut. Bidang Agama. Pada masa islam, sebagian besar masyarakat di Indonesia menganut agama islam. Meskipun demikian, masih terdapat masyarakat yang menganut agama Hindhu, Budha, atau menganut kepercayaan terhadap roh halus. Hingga saat ini, sebagian besar masyarakat di Indonesia menganut agama islam. Bidang Politk. Dalam bidang politik masuknya budaya islam, kerajaan yang bercorak Hindhu Budha mulai runtuh dan perananya mulai digantikan oleh kerajaan kerajaan yang bercorak islam. Dalam sistem ini pemerintahan rajanya bergelar Sultan atau Sunan. Nama raja juga disesuaikan dengan nama islam. Dalam ajaran islam memyebutkan bahwa manusia merupakan wakil tuhan didunia. Bidang Sosial. Dalam ajaran islam tidak menerapkan sistem kasta seperti agama Hindhu. Hal ini yang menyebabkan pengaruh islam berkembang pesat dan mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama islam. Begitu pula dengan sistem penanggalan pada awalnya masyarakat Indonesia mengenal kalender saka yang merupakan kalender Hindhu. Dalam kalender saka terdapat nama hari pasaran seperti Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi. Seiring perkembangan islam, sultan Agung dari kerajaan Mataram menciptakan kalender Jawa. Kalender tersebut menggunakan perhitungan seperti Hijriah (islam). Sultan Agung mengganti nama seperti Muharram menjadi Syuro, Ramadan menjadi Pasa. Bidang Pendidikan. Pada awal awal masuk Islam di Indonesia, mulanya pendidikan agama dilaksanakan di Masjid,langgar,atau Surau. Pelajaran yang diberikan adalah membaca Al Quran, tata cara beribadah,akhlak dan keimanan. Seiring berjalannya waktu, kemudian muncul pesantren yang merupakan pengadopsian dari agama Hindhu. Pesantren dalam bahasa Jawa memiliki makna seseorang yang mengikuti aktivitas gurunya. Bidang Kebudayaan. Adat istiadat dan kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan, dan lain lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan shalawat. Dengan demikian, pengaruh di bidang Agama dapat dilihat dengan banyaknya pemeluk agama islam diIndonesia. Oleh sebab itu Indonesia disebut negara bermayoritas agama Islam. Adat Istiadat dan seni kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya Islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan dan lain-lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan shalawat. Kita juga melihat pengaruh di bidang seni arsitektur rumah peribadatan atau masjid di Indonesia yang banayak dipengaruhi oleh arsitektur masjid yang ada di wilayah Timur Tengah, pengaruh dalam bidang politik dapat dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia seperti konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan seperti Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore,dibidang sosial. Islam tidak menerapkan aturan kasta seperti kebudayaan Hindu.

Masuknya kebudayaan Islam Pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Perpaduan kebudayaan lokal dan islam menghasilkan akulturasi dalam berbagai bidang kehidupan di Indonesia. Pengaruh kebudayaan islam pada masyarakat tercermin pada bidang, antar lain sebagai berikut.

  1. Bidang Agama. Pada masa islam, sebagian besar masyarakat di Indonesia menganut agama islam. Meskipun demikian, masih terdapat masyarakat yang menganut agama Hindhu, Budha, atau menganut kepercayaan terhadap roh halus. Hingga saat ini, sebagian besar masyarakat di Indonesia menganut agama islam.
  2. Bidang Politk. Dalam bidang politik masuknya budaya islam, kerajaan yang bercorak Hindhu Budha mulai runtuh dan perananya mulai digantikan oleh kerajaan kerajaan yang bercorak islam. Dalam sistem ini pemerintahan rajanya bergelar Sultan atau Sunan. Nama raja juga disesuaikan dengan nama islam. Dalam ajaran islam memyebutkan bahwa manusia merupakan wakil tuhan didunia.
  3. Bidang Sosial. Dalam ajaran islam tidak menerapkan sistem kasta seperti agama Hindhu. Hal ini yang menyebabkan pengaruh islam berkembang pesat dan mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama islam. Begitu pula dengan sistem penanggalan pada awalnya masyarakat Indonesia mengenal kalender saka yang merupakan kalender Hindhu. Dalam kalender saka terdapat nama hari pasaran seperti Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi. Seiring perkembangan islam, sultan Agung dari kerajaan Mataram menciptakan kalender Jawa. Kalender tersebut menggunakan perhitungan seperti Hijriah (islam). Sultan Agung mengganti nama seperti Muharram menjadi Syuro, Ramadan menjadi Pasa.
  4. Bidang Pendidikan. Pada awal awal masuk Islam di Indonesia, mulanya pendidikan agama dilaksanakan di Masjid,langgar,atau Surau. Pelajaran yang diberikan adalah membaca Al Quran, tata cara beribadah,akhlak dan keimanan. Seiring berjalannya waktu, kemudian muncul pesantren yang merupakan pengadopsian dari agama Hindhu. Pesantren dalam bahasa Jawa memiliki makna seseorang yang mengikuti aktivitas gurunya.
  5. Bidang Kebudayaan. Adat istiadat dan kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan, dan lain lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan shalawat.

Dengan demikian, pengaruh di bidang Agama dapat dilihat dengan banyaknya pemeluk agama islam diIndonesia. Oleh sebab itu Indonesia disebut negara bermayoritas agama Islam. Adat Istiadat dan seni kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya Islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan dan lain-lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan shalawat. Kita juga melihat pengaruh di bidang seni arsitektur rumah peribadatan atau masjid di Indonesia yang banayak dipengaruhi oleh arsitektur masjid yang ada di wilayah Timur Tengah, pengaruh dalam bidang politik dapat dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia seperti  konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan seperti Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore, dibidang sosial. Islam tidak menerapkan aturan kasta seperti kebudayaan Hindu.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

haffi

Makasih ❤️

Bryan Rizky

Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Makasih ❤️

Muri Jati

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Jelaskan menurut pendapat kalian mengenai dampak apa yang kalian rasakan dengan berkembangnya agama Islam di Indonesia !

3

2.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia