Iklan

Pertanyaan

Bagaimana caranya mencegahkorosi besi dengan prinsip sel elektrokimia?

Bagaimana caranya mencegah korosi besi dengan prinsip sel elektrokimia?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

47

:

54

Klaim

Iklan

G. Suprobo

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban sesuai dengan uraian di atas.

jawaban sesuai dengan uraian di atas.

Pembahasan

Berikut adalah cara pencegahan korosi besi dengan prinsip sel elektrokimia: Galvanisasi Galvanisasi yaitu melapisi logam dengan seng contohnya atap seng. Lapisan seng (Zn) dapat mencegah kontak langsung logam dengan oksigen dan air. Disamping itu, Zn yang teroksidasi menjadi dapat bereaksi lebih lanjut dengan di udara membentuk lapisan oksida yang sangat kuat. Apabila lapisan Zn tergores, Zn masih dapat melindungi besi karena Zn (E°= -0,76 V) lebih mudah teroksidasi dibanding Fe (E°= -0,44 V). Contoh cara mencegah korosi dengan teknik ini adalah pada besi penopang untuk konstruksi bangunan dan jembatan. Elektroplating Elektroplating adalah pelapisan logam dengan logam lain menggunakan metode elektrolisis. Sebagai contoh, pelapisan dengan logam nikel (veernikel), krom (contohnya: kran air), timah (misalnya kaleng makanan), dan timbal (contohnya pipa air minum). Pelapisan Krom (Cr) Lapisan Cr mencegah kontak langsung logam dengan oksigen dan air. Di samping itu, Cr teroksidasi membentuk lapisan oksida yang sangat kuat sehingga dapat melindungi logam Fedi bawahnya.Apabila tergores, lapisan Cr masih dapat melindungi besi karena Cr (E°= -0,74V) lebih mudah teroksidasidibanding Fe (E°= -0,44 V). Pelapisan Timah (Sn) Lapisan Sn dapat mencegah kontak langsung logamdengan oksigen dan air. Akan tetapi, Sn (E ° = -0,14 V) kurang reaktif dibanding Fe (E ° = -0,44 V). Jadi, apabila lapisan Sn tergores, maka besi di bawahnya mulai korosi. Perlindungan katodik Perlindungan katodik dilakukan dengan cara menghubungkan logam yang akan dilindungi dengan logam lain yang mempunyai potensial elektrode yang sangat rendah (biasanya Mg).Ketika terjadi oksidasi, logam yang dilindungi akan segera menarik elektron dari logam pelindungsehingga oksidasi akan berlangsung pada logam pelindung tersebut. Oleh karena logam pelindung teroksidasi, maka lama-kelamaan dapat habis dan harus selalu diganti dengan yang baru secara periodik. Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.

Berikut adalah cara pencegahan korosi besi dengan prinsip sel elektrokimia:

Galvanisasi

Galvanisasi yaitu melapisi logam dengan seng contohnya atap seng. Lapisan seng (Zn) dapat mencegah kontak langsung logam dengan oksigen dan air. Disamping itu, Zn yang teroksidasi menjadi Zn open parentheses O H close parentheses subscript 2dapat bereaksi lebih lanjut dengan C O subscript 2 spacedi udara membentuk lapisan oksida Zn open parentheses O H close parentheses subscript 2 point xZnCO subscript 3 spaceyang sangat kuat. Apabila lapisan Zn tergores, Zn masih dapat melindungi besi karena Zn (E°= -0,76 V) lebih mudah teroksidasi dibanding Fe (E°= -0,44 V). Contoh cara mencegah korosi dengan teknik ini adalah pada besi penopang untuk konstruksi bangunan dan jembatan.

Elektroplating

Elektroplating adalah pelapisan logam dengan logam lain menggunakan metode elektrolisis. Sebagai contoh, pelapisan dengan logam nikel (veernikel), krom (contohnya: kran air), timah (misalnya kaleng makanan), dan timbal (contohnya pipa air minum).

Pelapisan Krom (Cr)

Lapisan Cr mencegah kontak langsung logam dengan oksigen dan air. Di samping itu, Cr teroksidasi membentuk lapisan oksida Cr subscript 2 O subscript 3 yang sangat kuat sehingga dapat melindungi logam Fedi bawahnya. Apabila tergores, lapisan Cr masih dapat melindungi besi karena Cr (E°= -0,74V) lebih mudah teroksidasi dibanding Fe (E°= -0,44 V).

Pelapisan Timah (Sn)

Lapisan Sn dapat mencegah kontak langsung logamdengan oksigen dan air. Akan tetapi, Sn (E°= -0,14 V) kurang reaktif dibanding Fe (E°= -0,44 V). Jadi, apabila lapisan Sn tergores, maka besi di bawahnya mulai korosi.

Perlindungan katodik

Perlindungan katodik dilakukan dengan cara menghubungkan logam yang akan dilindungi dengan logam lain yang mempunyai potensial elektrode yang sangat rendah (biasanya Mg). Ketika terjadi oksidasi, logam yang dilindungi akan segera menarik elektron dari logam pelindung sehingga oksidasi akan berlangsung pada logam pelindung tersebut. Oleh karena logam pelindung teroksidasi, maka lama-kelamaan dapat habis dan harus selalu diganti dengan yang baru secara periodik.

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Soal terdiri atas 3 bagian, yaitu PERNYATAAN; kata SEBAB; dan ALASAN yang disusun berurutan. Untuk melindungi besi dari korosi, besi dihubungkan dengan logam tembaga. SEBAB Tembaga akan menj...

2

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia