Iklan

Iklan

Pertanyaan

Bagaimana agama Hindu, Buddha, Islam bisa masuk ke Indonesia?

Bagaimana agama Hindu, Buddha, Islam bisa masuk ke Indonesia?

Iklan

I. Agung

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Masuknya agama Hindu, Buddha dan Islam ke Indonesia tentu memiliki perbedaan. Untuk agama Hindu-Buddha cara masuk dan proses penyebaran agama Hindu-Budha di Indonesia terbagi menjadi 2, yaitu. Masyarakat Nusantara berperan pasif, maksudnya adalah masyarakat Nusantara mempelajari agama Hindu dan Buddha melalui masyarakat India dan China yang datang ke Nusantara. Masyarakat Nusantara berperan aktif, masyarakat Nusantara belajar langsung ke India dan China untuk mempelajari agama tersebut secara mendalam kemudian kembali ke Nusantara sebagai penyebar agama tersebut. Dari 2 cara tersebut, muncul 5 teori tentang masuknya agama Hindu-Buddha. Untuk yang berperan pasif terdapat 3 teori yaitu : teori brahmana, teori waisya dan teori ksatria. Sementara untuk yang berperan aktif tedapat dua teori yakni teori arus balik dan teori sudra. Agama Islam pertama kali lahir di Mekkah, Arab Saudi. Para pemeluknya menyebarkan agama Islam lewat berbagai jalur. Salah satu teori menyebutkan bahwa agama Islam di Indonesia masuk lewat jalur perdagangan. Ketika Islam menyebarkan agama dan kebudayaannya ke Indonesia, prosesnya cenderung berjalan dengan damai. Karena itu, raja hingga rakyat biasa menerimanya dengan hangat. Selain perdagangan, ada saluran lain yang menyebabkan agama Islam dapat masuk dan berkembang di Indonesia. Saluran tersebut di antaranya adalah saluran perkawinan, pendidikan, dan seni budaya. Ada teori-teori yang menyebutkan tentang asal penyebar Islam di Indonesia, yaitu teori Gujarat, teori Arab, dan teori Persia. Dengan demikian, agama Hindu-Buddha masuk ke Indonesia dengan 2 cara yakni. Aktif, masyarakat Nusantara mempelajari agama Hindu dan Buddha melalui masyarakat India dan China yang datang ke Nusantara, cara ini melahirkan teori yaitu teori Brahmana, teori Waisya dan teori Ksatria. Pasif, masyarakat Nusantara belajar langsung ke India dan China untuk mempelajari agama tersebut secara mendalam kemudian kembali ke Nusantara sebagai penyebar agama tersebut, cara ini melahirkan teori yaitu teori Arus Balik dan teori Sudra. Sementara itu, agama Islam masuk ke Indonesia melalui berbagai saluran yaituperkawinan, pendidikan, dan seni budaya. Adapula teori-teori yang menyebutkan tentang asal penyebar Islam di Indonesia, yaitu teori Gujarat, teori Arab, dan teori Persia.

Masuknya agama Hindu, Buddha dan Islam ke Indonesia tentu memiliki perbedaan. Untuk agama Hindu-Buddha cara masuk dan proses penyebaran agama Hindu-Budha di Indonesia terbagi menjadi 2, yaitu.

  1. Masyarakat Nusantara berperan pasif, maksudnya adalah masyarakat Nusantara mempelajari agama Hindu dan Buddha melalui masyarakat India dan China yang datang ke Nusantara.
  2. Masyarakat Nusantara berperan aktif, masyarakat Nusantara belajar langsung ke India dan China untuk mempelajari agama tersebut secara mendalam kemudian kembali ke Nusantara sebagai penyebar agama tersebut.

Dari 2 cara tersebut, muncul 5 teori tentang masuknya agama Hindu-Buddha.  Untuk yang berperan pasif terdapat 3 teori yaitu : teori brahmana, teori waisya dan teori ksatria. Sementara untuk yang berperan aktif tedapat dua teori yakni teori arus balik dan teori sudra.

Agama Islam pertama kali lahir di Mekkah, Arab Saudi. Para pemeluknya menyebarkan agama Islam lewat berbagai jalur. Salah satu teori menyebutkan bahwa agama Islam di Indonesia masuk lewat jalur perdagangan. Ketika Islam menyebarkan agama dan kebudayaannya ke Indonesia, prosesnya cenderung berjalan dengan damai. Karena itu, raja hingga rakyat biasa menerimanya dengan hangat. Selain perdagangan, ada saluran lain yang menyebabkan agama Islam dapat masuk dan berkembang di Indonesia. Saluran tersebut di antaranya adalah saluran perkawinan, pendidikan, dan seni budaya. Ada teori-teori yang menyebutkan tentang asal penyebar Islam di Indonesia, yaitu teori Gujarat, teori Arab, dan teori Persia.

Dengan demikian, agama Hindu-Buddha masuk ke Indonesia dengan 2 cara yakni.

  1. Aktif, masyarakat Nusantara mempelajari agama Hindu dan Buddha melalui masyarakat India dan China yang datang ke Nusantara, cara ini melahirkan teori yaitu  teori Brahmana, teori Waisya dan teori Ksatria.
  2. Pasif, masyarakat Nusantara belajar langsung ke India dan China untuk mempelajari agama tersebut secara mendalam kemudian kembali ke Nusantara sebagai penyebar agama tersebut, cara ini melahirkan teori yaitu teori Arus Balik dan teori Sudra.

Sementara itu, agama Islam masuk ke Indonesia melalui berbagai saluran yaitu perkawinan, pendidikan, dan seni budaya. Adapula teori-teori yang menyebutkan tentang asal penyebar Islam di Indonesia, yaitu teori Gujarat, teori Arab, dan teori Persia.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

11

Alya Fitria amanda

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Mengapakah Revolusi Amerika tercetus pada tahun 1776?

8

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia