Iklan

Pertanyaan

Bacalah teks ini untuk menjawab soal berikut! Hatta maka beberapa lamanya baginda itu di atas tahta kerajaannya maka tiada/ juga baginda itu beroleh anak. Syahdan, maka pikir baginda itu,/ “Jikalau aku kedatangan insya Allah maka tiadalah menggantikan kerajaanku.”/ Setelah itu, maka baginda pun menyuruh memanggil Mangkubumi. Maka ia pun/ datang lalu sujud menyembah kepalanya lalu ke tanah. Maka titah baginda kepadanya,/ “Hai Mangkubumi, adapun aku sudah memanggil engkau ini karena aku// hendak menyuruh orang membaca doa kunut pada segala sembahyang lima waktu./ Tiap-tiap doa kunut dan suruh mintakan doa supaya aku beroleh anak, dan lagi bersedekah segala fakir.” Dan sebermula, adapun pikir baginda itu, “Jikalau aku/ kedatangan insya Allah tiadalah yang menggantikan kerajaanku ini.” Maka sembah Mangkubumi,/ “Mana-mana titah Tuanku, patik junjung di atas batu kepala patik.” Setelah itu maka ia/ pun menyembah lalu bermohon kembali ke rumahnya. Syahdan, maka dikerjakannyalah/ seperti titah baginda itu, menyuruhkan orang membawa kunut dan memberi sedekah pada/ segala fakir dan miskin dan menyuruh memintakan doa supaya baginda itu beroleh/ anak. Setelah beberapa lamanya itu, maka dengan takdir Allah subhanahu wa ta’ala maka Tuan Putri/ Siti Kendi pun hamillah. Arkian, maka baginda pun terlalu suka citanya dan sangat/ ia kasihi akan adinda tuan putri setiakanda. Maka dikerjakannya oleh baginda dan/ betapa adat segala raja-raja yang besar-besar dan beberapa lamanya umur anakanda baginda itu/ adalah kira-kira sembilan bulan sepuluh hari. Maka tuan putri pun sakitlah. Setelah/ sampailah ketikanya itu. Kalakian. Maka tuan putri pun beranaklah seorang laki-laki dan/ lagi seorang. Sebermula, adapun yang tua keluarnya ia dengan panah dan yang muda itu/ keluarnya dengan pedang. Setelah itu maka baginda pun terlalu amat suka citanya melihat ananda/ keduanya itu. Maka ia pun dinamai yang tua Sahperi dan yang muda dinamai Indra Bangsawan. ( Hikayat Indra Bangsawan ) Masalah yang terjadi dalam hikayat tersebut adalah….

Bacalah teks ini untuk menjawab soal berikut!

Hatta maka beberapa lamanya baginda itu di atas tahta kerajaannya maka tiada/ juga baginda itu beroleh anak. Syahdan, maka pikir baginda itu,/ “Jikalau aku kedatangan insya Allah maka tiadalah menggantikan kerajaanku.”/ Setelah itu, maka baginda pun menyuruh memanggil Mangkubumi. Maka ia pun/ datang lalu sujud menyembah kepalanya lalu ke tanah. Maka titah baginda kepadanya,/ “Hai Mangkubumi, adapun aku sudah memanggil engkau ini karena aku// hendak menyuruh orang membaca doa kunut pada segala sembahyang lima waktu./ Tiap-tiap doa kunut dan suruh mintakan doa supaya aku beroleh anak, dan lagi bersedekah segala fakir.” Dan sebermula, adapun pikir baginda itu, “Jikalau aku/ kedatangan insya Allah tiadalah yang menggantikan kerajaanku ini.” Maka sembah Mangkubumi,/ “Mana-mana titah Tuanku, patik junjung di atas batu kepala patik.” Setelah itu maka ia/ pun menyembah lalu bermohon kembali ke rumahnya.

Syahdan, maka dikerjakannyalah/ seperti titah baginda itu, menyuruhkan orang membawa kunut dan memberi sedekah pada/ segala fakir dan miskin dan menyuruh memintakan doa supaya baginda itu beroleh/ anak. Setelah beberapa lamanya itu, maka dengan takdir Allah subhanahu wa ta’ala maka Tuan Putri/ Siti Kendi pun hamillah. Arkian, maka baginda pun terlalu suka citanya dan sangat/ ia kasihi akan adinda tuan putri setiakanda. Maka dikerjakannya oleh baginda dan/ betapa adat segala raja-raja yang besar-besar dan beberapa lamanya umur anakanda baginda itu/ adalah kira-kira sembilan bulan sepuluh hari. Maka tuan putri pun sakitlah. Setelah/ sampailah ketikanya itu. Kalakian. Maka tuan putri pun beranaklah seorang laki-laki dan/ lagi seorang. Sebermula, adapun yang tua keluarnya ia dengan panah dan yang muda itu/ keluarnya dengan pedang. Setelah itu maka baginda pun terlalu amat suka citanya melihat ananda/ keduanya itu. Maka ia pun dinamai yang tua Sahperi dan yang muda dinamai Indra Bangsawan. (Hikayat Indra Bangsawan)

Masalah yang terjadi dalam hikayat tersebut adalah….

  1. sepasang suami-istri yang tidak setia kepada suami

  2. seorang raja yang mengharapkan keturunan dari istrinya

  3. seorang raja yang mengharapkan belas kasihan dari rakyatnya

  4. seorang raja yang dibenci oleh rakyatnya karena mengharap belas kasih

  5. seorang pemimpin kerajaan yang kejam

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

20

:

39

Klaim

Iklan

D. Zharva

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah B.

jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan

Masalah di atas adalah seorang raja yang belum diberikan keturunan dan berharap dapat keturunan dari istrinya. Hal ini ditunjukkan dengan kalimat, “Tiap-tiap doa kunut dan suruh mintakan doa supaya aku beroleh anak”. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Masalah di atas adalah seorang raja yang belum diberikan keturunan dan berharap dapat keturunan dari istrinya. Hal ini ditunjukkan dengan kalimat, “Tiap-tiap doa kunut dan suruh mintakan doa supaya aku beroleh anak”. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 21—23. Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga bero...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia