Iklan

Pertanyaan

Bacalah teks cerita legenda berikut! Teks 1 Suatu hari, ibunya meminta anak gadisnya menemaninya ke pasar. “Boleh saja, tapi aku tak mau berjalan bersama-sama dengan Ibu. Ibu harus berjalan di belakangku,” katanya. Walaupun sedih, ibunya mengiyakan. Maka berjalanlah mereka berdua menuruni bukit beriringan. Walaupun mereka ibu dan anak, mereka kelihatan berbeda. Seolah-olah mereka bukan berasal dari keluarga yang sama. Bagaimana tidak? Anaknya yang cantik berpakaian sangat bagus. Sedang ibunya kelihatan tua dan berpakaian sangat sederhana. Di perjalanan, ada orang menyapa mereka. “Hai gadis cantik, apakah orang yang di belakangmu ibumu?” tanya orang itu. “Tentu saja bukan. Dia adalah pembantuku,” kata gadis itu. Betapa sedihnya ibunya mendengarnya. Tapi dia hanya diam. Hatinya menangis. Begitulah terus-menerus. Setiap ada orang yang menyapa dan menanyakan siapa wanita tua yang bersamanya, si gadis selalu menjawab itu pembantunya. Teks 2 Ketika tiba di kapal, seorang anak kapal melarang mereka naik. Seketika kemudian, Si Tanggang muncul dengan istrinya. “Siapakah kedua orang tua ini?” Tanya Si Tanggang kepada krunya. “Mereka mengaku sebagai orang tua tuan,” jawab anak kapal itu. “Betulkah mereka ini orang tua kanda?” Tanya istri Si Tanggang. Si Tanggang malu untuk mengaku orang tua itu orangtuanya. Kesusahan dan kemiskinan membuat Si Talang dan Si Deruma terlihat begitu lemah dan daif sekali. “Orangtua kanda? Oh, tidak! Kanda tidak memiliki orang tua lagi. Mereka bukan orang tua kanda. Jangan biarkan kedua pengemis ini naik ke kapal! “Hardik Si Tanggang. Mukanya merah padam karena malu dan marah. “Oh, anakku, Si Tanggang! Aku ibumu. Ibu ada bawakan pisang salai kegemaranmu, nak “kata Si Deruma. “Pergi! “Teriak Si Tanggang. Dia memukul jari ibunya yang bergayut pada bagian tepi kapal. Pisang salai yang dibawa ibunya, dibuang ke laut. Si Talang dan Si Deruma merasa terlalu sedih dan kecewa. Sungguh tidak disangka anak kesayangan mereka telah berubah. Mereka pun mendayung ke tepi. Persamaan permasalahan kedua teks tersebut adalah ....

Bacalah teks cerita legenda berikut!

Teks 1

           Suatu hari, ibunya meminta anak gadisnya menemaninya ke pasar. “Boleh saja, tapi aku tak mau berjalan bersama-sama dengan Ibu. Ibu harus berjalan di belakangku,” katanya. Walaupun sedih, ibunya mengiyakan. Maka berjalanlah mereka berdua menuruni bukit beriringan. Walaupun mereka ibu dan anak, mereka kelihatan berbeda. Seolah-olah mereka bukan berasal dari keluarga yang sama. Bagaimana tidak?

          Anaknya yang cantik berpakaian sangat bagus. Sedang ibunya kelihatan tua dan berpakaian sangat sederhana. Di perjalanan, ada orang menyapa mereka. “Hai gadis cantik, apakah orang yang di belakangmu ibumu?” tanya orang itu. “Tentu saja bukan. Dia adalah pembantuku,” kata gadis itu. Betapa sedihnya ibunya mendengarnya. Tapi dia hanya diam. Hatinya menangis. Begitulah terus-menerus. Setiap ada orang yang menyapa dan menanyakan siapa wanita tua yang bersamanya, si gadis selalu menjawab itu pembantunya.

Teks 2

          Ketika tiba di kapal, seorang anak kapal melarang mereka naik. Seketika kemudian, Si Tanggang muncul dengan istrinya.

         “Siapakah kedua orang tua ini?” Tanya Si Tanggang kepada krunya.

         “Mereka mengaku sebagai orang tua tuan,” jawab anak kapal itu.

         “Betulkah mereka ini orang tua kanda?” Tanya istri Si Tanggang.

         Si Tanggang malu untuk mengaku orang tua itu orangtuanya. Kesusahan dan kemiskinan membuat Si Talang dan Si Deruma terlihat begitu lemah dan daif sekali.

         “Orangtua kanda? Oh, tidak! Kanda tidak memiliki orang tua lagi. Mereka bukan orang tua kanda. Jangan biarkan kedua pengemis ini naik ke kapal! “Hardik Si Tanggang. Mukanya merah padam karena malu dan marah.

         “Oh, anakku, Si Tanggang! Aku ibumu. Ibu ada bawakan pisang salai kegemaranmu, nak “kata Si Deruma.

         “Pergi! “Teriak Si Tanggang. Dia memukul jari ibunya yang bergayut pada bagian tepi kapal. Pisang salai yang dibawa ibunya, dibuang ke laut. Si Talang dan Si Deruma merasa terlalu sedih dan kecewa. Sungguh tidak disangka anak kesayangan mereka telah berubah. Mereka pun mendayung ke tepi.

Persamaan permasalahan kedua teks tersebut adalah ....

  1. Orang tua yang terlalu sayang dengan anaknya.

  2. Perubahan perangai karena kesuksesannya.

  3. Orang tua yang bahagia karena anaknya sukses.

  4. Anak yang durhaka kepada orang tuanya.

  5. Anak yang berbakti kepada orang tuanya.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

15

:

40

Klaim

Iklan

R. Trihandayani

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

persamaan permasalahan kedua teks tersebut terdapat pada pilihan D.

persamaan permasalahan kedua teks tersebut terdapat pada pilihan D.

Pembahasan

Pembahasan Teks 1, anak durhaka menganggap ibunya sebagai pembantu. teks 2, anak durhaka tidak mengakui orang tuanya. Dengan demikian, persamaan permasalahan kedua teks tersebut terdapat pada pilihan D.

Pembahasan Teks 1, anak durhaka menganggap ibunya sebagai pembantu. teks 2, anak durhaka tidak mengakui orang tuanya. Dengan demikian, persamaan permasalahan kedua teks tersebut terdapat pada pilihan D.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan cerita berikut! Di sebuah rawa, tinggallah Kroko buaya dan istrinya. Kroko buaya ingin sekali mencoba makan pisang. Kebetulan, ada sebatang pohon pisang yang tumbuh di seberang rawa...

29

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia