Iklan

Pertanyaan

Bacalah teks cerita fabel berikut ! Suatu hari, seekor babi yang masih muda dan ukurannya cukup besar akan dijual. Namun ia sulit saat hendak ditangkap. Namun, para pekerja akhirnya berhasil menangkap dan mengikat dua pasang kaki babi tersebut. Babi muda tersebut berteriak dan meronta. Melihat hal itu, kawanan domba pun berteriak. “Dasar penakut” Kemudian salah satu dari kawanan domba menambahkan “mengapa kamu menangis dan teriak dengan gaduh?” Padahal temanmu yang lain jarang melakukan sesuatu yang sama. Mereka pasrah dengan nasib sekalipun harus disembelih” Mendengar hal tersebut, salah satu babi dewasa berkata, “Hai domba sok bijak, kamu bisa berkata begitu karena tidak mengalami apa yang kami alami. Kamu hanya dicukur bulunya tanpa harus disembelih. Namun, lihat kami, kami diambil dan tak lama lagi nyawa kami hilang. Hidup kami tentulah tidak senikmat hidup kalian. Begitu tegakah engkau mengejek anak babi yang sedang di ujung kematian?” Sejak saat itu, kandang domba menjadi sunyi dan senyap. Mereka merenungkan apa yang sudah disampaikan oleh salah satu babi tersebut. Dan akhirnya mereka pun sadar bahwa mereka lebih beruntung daripada babi. Lalu mereka pun meminta maaf kepada babi dewasa yang tadi. Permasalahan dalam kutipan teks tersebut adalah ....

Bacalah teks cerita fabel berikut!

             Suatu hari, seekor babi yang masih muda dan ukurannya cukup besar akan dijual. Namun ia sulit saat hendak ditangkap. Namun, para pekerja akhirnya berhasil menangkap dan mengikat dua pasang kaki babi tersebut.

             Babi muda tersebut berteriak dan meronta. Melihat hal itu, kawanan domba pun berteriak.

           “Dasar penakut”

             Kemudian salah satu dari kawanan domba menambahkan “mengapa kamu menangis dan teriak dengan gaduh?” Padahal temanmu yang lain jarang melakukan sesuatu yang sama. Mereka pasrah dengan nasib sekalipun harus disembelih”

            Mendengar hal tersebut, salah satu babi dewasa berkata, “Hai domba sok bijak, kamu bisa berkata begitu karena tidak mengalami apa yang kami alami. Kamu hanya dicukur bulunya tanpa harus disembelih. Namun, lihat kami, kami diambil dan tak lama lagi nyawa kami hilang. Hidup kami tentulah tidak senikmat hidup kalian. Begitu tegakah engkau mengejek anak babi yang sedang di ujung kematian?”

       Sejak saat itu, kandang domba menjadi sunyi dan senyap. Mereka merenungkan apa yang sudah disampaikan oleh salah satu babi tersebut. Dan akhirnya mereka pun sadar bahwa mereka lebih beruntung daripada babi. Lalu mereka pun meminta maaf kepada babi dewasa yang tadi.

 

Permasalahan dalam kutipan teks tersebut adalah ....

  1. Babi dewasa yang ketakutan ketika akan dibawa pedagang ternak.

  2. Domba mengejek babi muda yang ketakutan saat akan dibawa pedagang.

  3. Domba muda berteriak ketakutan pada saat diikat kakinya.

  4. Domba meminta maaf kepada babi karena telah mengejeknya.

  5. Babi dan domba telah siap dan pasrah apabila akan disembelih.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

15

:

41

Klaim

Iklan

R. Trihandayani

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah B.

jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan

Permasalahan dalam teks tersebut adalah sikap domba yang mengejek babi muda yang berteriak ketakutan. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

Permasalahan dalam teks tersebut adalah sikap domba yang mengejek babi muda yang berteriak ketakutan. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan cerita berikut! Di sebuah rawa, tinggallah Kroko buaya dan istrinya. Kroko buaya ingin sekali mencoba makan pisang. Kebetulan, ada sebatang pohon pisang yang tumbuh di seberang rawa...

29

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia