Iklan

Pertanyaan

Bacalah teks berikut ini! Teks 1 Genre sastra sejarah pada umumnya mempunyai komposisi yang sama, baik pada karya sastra sejarah klasik maupun modern. Kesamaan itu terdiri atas dua hal. Pertama, terdapat bagian fiksi yang bisa terdiri atas mitos, dongeng, atau cerita hasil dari imajinasi penulis yang membangun keseluruhan isi cerita. Bagian kedua merupakan bagian yang mengandung aspek sejarah (Sutrisno, 2009: 210). Struktur isinya memuat unsur sejarahnya berupa penyebutan pelaku-pelaku serta kejadian-kejadian yang dialami pemegang peranan dalam konteks alam pikiran, kehidupankebudayaan, susunan tata pemerintahan, kebiasaan adat-istiadat, keadaan kemasyarakatan, dan hal ihwal semasa. Bahan bakunya adalah peristiwa sejarah, situasi, kejadian, atau perbuatan yang tidak perlu dipertanggungjawabkan terlebih dahulu. Teks 2 Aku akan bercerita pada kalian. Bercerita tentang sebuah jembatan. Namanya adalah Jembatan Tak Kembali. Mengapa diberi nama demikian? Karena, setiap yang menyeberang di jembatan itu, tak akan kembali. Disergap oleh batas yang ada di seberang sana. Seberang yang berkabut. Dan berisi kesempurnaan. Dan sebagai jembatan, maka Jembatan Tak Kembali adalah jembatan yang begitu indah. Kerangkanya berwarna merah. Punggungnya kuning keemasan. Sedangkan pagar pembatas samping kiri-kanannya seakan-akan selalu berputar pelan. Seperti berputarnya jarum jam yang bunyinya begitu halus. Deg-deg-deg surrr. Tapi, meski tak kembali, selalu saja, hampir tiap saat ada yang menyeberangi jembatan itu. Dan si penyeberangnya berasal dari sekian kalangan yang berbeda. Baik berbeda umur, status, atau kepandaian. Dan rata-rata, mereka selalu menampakkan wajah yang ceria. Penuh harap. Dan gelora. (“Jembatan Tak Kembali”, Mardi Luhung) Perbedaan kedua teks di atas adalah….

Bacalah teks berikut ini!

Teks 1

Genre sastra sejarah pada umumnya mempunyai komposisi yang sama, baik pada karya sastra sejarah klasik maupun modern. Kesamaan itu terdiri atas dua hal. Pertama, terdapat bagian fiksi yang bisa terdiri atas mitos, dongeng, atau cerita hasil dari imajinasi penulis yang membangun keseluruhan isi cerita. Bagian kedua merupakan bagian yang mengandung aspek sejarah (Sutrisno, 2009: 210). Struktur isinya memuat unsur sejarahnya berupa penyebutan pelaku-pelaku serta kejadian-kejadian yang dialami pemegang peranan dalam konteks alam pikiran, kehidupankebudayaan, susunan tata pemerintahan, kebiasaan adat-istiadat, keadaan kemasyarakatan, dan hal ihwal semasa. Bahan bakunya adalah peristiwa sejarah, situasi, kejadian, atau perbuatan yang tidak perlu dipertanggungjawabkan terlebih dahulu.

Teks 2

Aku akan bercerita pada kalian. Bercerita tentang sebuah jembatan. Namanya adalah Jembatan Tak Kembali. Mengapa diberi nama demikian? Karena, setiap yang menyeberang di jembatan itu, tak akan kembali. Disergap oleh batas yang ada di seberang sana. Seberang yang berkabut. Dan berisi kesempurnaan.

Dan sebagai jembatan, maka Jembatan Tak Kembali adalah jembatan yang begitu indah. Kerangkanya berwarna merah. Punggungnya kuning keemasan. Sedangkan pagar pembatas samping kiri-kanannya seakan-akan selalu berputar pelan. Seperti berputarnya jarum jam yang bunyinya begitu halus. Deg-deg-deg surrr.

Tapi, meski tak kembali, selalu saja, hampir tiap saat ada yang menyeberangi jembatan itu. Dan si penyeberangnya berasal dari sekian kalangan yang berbeda. Baik berbeda umur, status, atau kepandaian. Dan rata-rata, mereka selalu menampakkan wajah yang ceria. Penuh harap. Dan gelora. (“Jembatan Tak Kembali”, Mardi Luhung)

 

Perbedaan kedua teks di atas adalah….

 

  1. teks 1 mengandung berbagai pengetahuan tentang sastra sejarah; teks 2 berisi cerita

  2. teks 1 menggunakan bahasa Indonesia modern; teks 2 menggunakan bahasa Indonesia klasik

  3. teks 1 tokohnya abstrak; teks 2 jelas tokohnya

  4. teks 1 alurnya maju; teks 2 alurnya maju-mundur

  5. teks 1 tidak jelas latar tempatnya; teks 2 jelas

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

46

:

41

Klaim

Iklan

M. Ayu

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Teks 1 adalah sebuah petikan dari buku nonfiksi yang membicarakan sastra sejarah, sedangkan teks 2 merupakan cerpen yang berjudul “Jembatan Tak Kembali”.

Teks 1 adalah sebuah petikan dari buku nonfiksi yang membicarakan sastra sejarah, sedangkan teks 2 merupakan cerpen yang berjudul “Jembatan Tak Kembali”.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan kutipan teks berikut ini! Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memperkirakan 400 ribu pengunjung akan hadir menjelang tahun baru 2015. Perkiraan ini dirasa tidak berlebihan mengin...

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia