Iklan
Pertanyaan
Bacalah penggalan teks drama di bawah ini untuk soal nomor 29, 30, dan 31!
(1) Di bawah pohon waru, Saidah menggelar dagangannya, nasi pecel. Jakun Karyamin turun naik. Ususnya terasa terpilin.
(2) “Masih pagi kok mau pulang, Min?” tanya Saidah. “Sakit?”
(3) Karyamin menggeleng dan tersenyum. Saidah memperhatikan bibirnya yang membiru dan kedua telapak tangannya yang pucat. Setelah dekat, Saidah mendengar suara keruyuk dari perut Karyamin.
(4) “Makan, Min?”
(5) “Tidak. Beri aku minum saja. Daganganmu sudah ciut seperti itu. Aku tak ingin
menambah utang”
(6) “Iya, Min, iya. Tetapi kamu lapar. Kan?” Karyamin hanya tersenyum sambil menerima segelas air yang disodorkan oleh Saidah. Ada kehangatan menyapu kerongkongan Karyamin terus ke lambungnya.
(7) “Makan, ya Min? Aku tak tahan melihat orang lapar. Tak usah bayar dulu. Aku sabar menunggu tengkulak datang. Batumu juga belum dibayarkan, kan?
Konflik yang terjadi dalam kutipan drama tersebut adalah….
Saidah tidak tega melihat Karyamin kelaparan.
Karyamin tidak punya uang untuk makan.
Saidah menjual nasi pecel.
Karyamin terlilit hutang.
Saidah hampir gulung tikar.
Iklan
R. Trihandayani
Master Teacher
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia