Iklan

Pertanyaan

Bacalah kutipan teks editorial berikut! Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan masih mengguyur provinsi Lampung pada bulan Februari ini. Kondisi ini membuat sejumlah wilayah berpotensi banjir termasuk sejumlah wilayah di kota Bandar Lampung. Salah satu penyebab banjir di Kota Tapis Berseri adalah drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga aliran air tersendat dan tidak mengalir lancar. Bahkan lumpur tanah serta sampah pun masih terlihat di drainase yang bisa menyumbat air. Apabila hujan turun dengan deras, drainase yang ada tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis. Jika drainase tersebut sempit, bisa mengakibatkan meluapnya air dengan cepat. (Disadur dari: https://www.lampost.co/berita-drainase-dan-banjir.html , diunduh 11 Maret 2020) Tentukan kata-kata populer dalam kutipan teks tersebut!

Bacalah kutipan teks editorial berikut!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan masih mengguyur provinsi Lampung pada bulan Februari ini. Kondisi ini membuat sejumlah wilayah berpotensi banjir termasuk sejumlah wilayah di kota Bandar Lampung. Salah satu penyebab banjir di Kota Tapis Berseri adalah drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga aliran air tersendat dan tidak mengalir lancar. Bahkan lumpur tanah serta sampah pun masih terlihat di drainase yang bisa menyumbat air. Apabila hujan turun dengan deras, drainase yang ada tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis. Jika drainase tersebut sempit, bisa mengakibatkan meluapnya air dengan cepat.

(Disadur dari: https://www.lampost.co/berita-drainase-dan-banjir.html, diunduh 11 Maret 2020) 

 

Tentukan kata-kata populer dalam kutipan teks tersebut!

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

09

:

38

:

10

Klaim

Iklan

A. Pusporini

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dapat disimpulkan bahwa kata-kata populer dalam teks di atas di antaranya:mengguyur,tersendat,menyumbat,menampung, sempit, meluap.

dapat disimpulkan bahwa kata-kata populer dalam teks di atas di antaranya: mengguyur, tersendat, menyumbat, menampung, sempit, meluap.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Teks editorial atau tajuk rencana merupakan artikel utama yang ditulis oleh redaktur koran berupa pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa (berita) yang aktual, fenomenal, dan kontroversial. Kaidah kebahasaan yang dimiliki teks editorial, yaitu kalimat retoris, kata penunjuk, kata populer, dan konjungsi kausalitas. Kata populer merupakan salah satu kaidah kebahasaan dalam teks editorial. Penggunaan kata-kata populer bertujuan untuk memudahkan pembaca mernahami isi teks editorial. Tujuan pemakaian kata-kata populer adalah agar pembaca merasa relaks meskipun membaca masalah yang serius dipenuhi dengan tanggapan kritis. Teks editorial tersebut berbicara mengenai banjir di Provinsi Lampung, maka kata populer yang ada tidak jauh dari hujan, penyumbatan, dan drainase. Kata populer yang ditemukan dapat dirinci sebagai berikut. Kata mengguyur, istilah untuk hujan turun Kata tersendat, istilah air yang tidak lancar Kata menyumbat,istilah drainase yang tidak lancar Kata menampung, untuk menjelaskan bagaimana mewadahi debit air Kata sempit,untuk menjelaskan drainase yang tidak luas Kata meluap, istilah air yang tidak bisa tertampung dalam drainase Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata-kata populer dalam teks di atas di antaranya:mengguyur,tersendat,menyumbat,menampung, sempit, meluap.

Teks editorial atau tajuk rencana merupakan artikel utama yang ditulis oleh redaktur koran berupa pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa (berita) yang aktual, fenomenal, dan kontroversial.

Kaidah kebahasaan yang dimiliki teks editorial, yaitu kalimat retoris, kata penunjuk, kata populer, dan konjungsi kausalitas.

Kata populer merupakan salah satu kaidah kebahasaan dalam teks editorial. Penggunaan kata-kata populer bertujuan untuk memudahkan pembaca mernahami isi teks editorial. Tujuan pemakaian kata-kata populer adalah agar pembaca merasa relaks meskipun membaca masalah yang serius dipenuhi dengan tanggapan kritis. Teks editorial tersebut berbicara mengenai banjir di Provinsi Lampung, maka kata populer yang ada tidak jauh dari hujan, penyumbatan, dan drainase.

Kata populer yang ditemukan dapat dirinci sebagai berikut.

  1. Kata mengguyur, istilah untuk hujan turun
  2. Kata tersendat, istilah air yang tidak lancar
  3. Kata menyumbat, istilah drainase yang tidak lancar
  4. Kata menampung, untuk menjelaskan bagaimana mewadahi debit air
  5. Kata sempit, untuk menjelaskan drainase yang tidak luas
  6. Kata meluap, istilah air yang tidak bisa tertampung dalam drainase

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata-kata populer dalam teks di atas di antaranya: mengguyur, tersendat, menyumbat, menampung, sempit, meluap.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Iklan

Pertanyaan serupa

(1) Badan Pertanahan Nasional menyatakan ada 73 juta hectare lahan terlantar. (2) Lahan jutaan hektare tersebut selayaknya tidak dibiarkan terlantar. (3) Undang-Undang Agraria menyebutkan semua hak at...

4

4.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia