Iklan

Pertanyaan

Bacalah kutipan drama berikut! ED: Entah apa mau mereka. Kalian tidak apa-apa? Bagaimana kondisimu, Yo? YO: Aku tidak apa-apa. Hanya memar sedikit. ED: Kita terjebak di sini. Tak ada yang bakal menolong untuk mengeluarkan mobil kita yang terperosok begitu dalam. Mobil-mobil tak bakal ada yang mau berhenti di tengah hutan ini. Kita terpaksa menunggu sampai fajar. RE: Kita bisa mati kedinginan. ED: Tidak mungkin, bukan mati kedinginan, tapi kamu akan mati ketakutan Re. (tertawa kecil) YO: Sudahlah Ed, jangan memulai. Bagaimana kuliah senimu, Re? RE: Baik. Semua dalam kendali yang sempurna jika diperbandingkan dengan keadaan mobil kita sekarang. Benar, bukan? ED: Kau benar. Aku tak bisa membayangkan reaksi Ayah ketika melihat lekukan-lekukan tak Iazim di mobil kesayangannya yang seksi ini. RE: Belum lagi goresan-goresan yang artistik di sana. Wow, pffuuihh .... Tapi tak usah khawatir, semua dapat kita serahkan pada calon ahli bedah kita. ED: Ya, untung saja ada dia. Paling tidak, ada seseorang yang dapat ditertawakan. Kau tahu kenapa, Re? Karena aku sudah membayangkan, sebagai calon dokter, dia sangat beruntung tidak menjadi calondokter bedah pertama yang menjadipasien di ruang operasi. (Tertawa bersama Re) YO: Hahaha, terima kasih atas cemoohannya kalian berdua. Lagi pula, Re, apa yang kau lakukan ketika kakakmu ini digebukin orang. RE: Hei, masih untung aku memapahmu. Lagi pula ada Tuan Jenderal yang bertugas. Sudah menjadi kebiasaan di kesatuan. Bukankah begitu, Ed? ED: Ya, selalu siap melayani Anda. Dikutip dari: http://teaterkitablog.wordpress.com/2015/11/06/ kumpulan-naskah-teater. Diunduh 20 Juli 2017. Pesan yang tersirat dalam kutipan drama tersebut adalah ...

Bacalah kutipan drama berikut! 


ED: Entah apa mau mereka. Kalian tidak apa-apa? Bagaimana kondisimu, Yo? 

YO: Aku tidak apa-apa. Hanya memar sedikit. 

ED: Kita terjebak di sini. Tak ada yang bakal menolong untuk mengeluarkan mobil kita yang terperosok begitu dalam. Mobil-mobil tak bakal ada yang mau berhenti di tengah hutan ini. Kita terpaksa menunggu sampai fajar. 

RE: Kita bisa mati kedinginan. 

ED: Tidak mungkin, bukan mati kedinginan, tapi kamu akan mati ketakutan Re. (tertawa kecil)

YO: Sudahlah Ed, jangan memulai. Bagaimana kuliah senimu, Re? 

RE: Baik. Semua dalam kendali yang sempurna jika diperbandingkan dengan keadaan mobil kita sekarang. Benar, bukan? 

ED: Kau benar. Aku tak bisa membayangkan reaksi Ayah ketika melihat lekukan-lekukan tak Iazim di mobil kesayangannya yang seksi ini.

RE: Belum lagi goresan-goresan yang artistik di sana. Wow, pffuuihh .... Tapi tak usah khawatir, semua dapat kita serahkan pada calon ahli bedah kita.

ED: Ya, untung saja ada dia. Paling tidak, ada seseorang yang dapat ditertawakan. Kau tahu kenapa, Re? Karena aku sudah membayangkan, sebagai calon dokter, dia sangat beruntung tidak menjadi calon dokter bedah pertama yang menjadi pasien di ruang operasi. (Tertawa bersama Re) 

YO: Hahaha, terima kasih atas cemoohannya kalian berdua. Lagi pula, Re, apa yang kau lakukan ketika kakakmu ini digebukin orang. 

RE: Hei, masih untung aku memapahmu. Lagi pula ada Tuan Jenderal yang bertugas. Sudah menjadi kebiasaan di kesatuan. Bukankah begitu, Ed? 

ED: Ya, selalu siap melayani Anda. 


Dikutip dari: http://teaterkitablog.wordpress.com/2015/11/06/ kumpulan-naskah-teater. Diunduh 20 Juli 2017.


Pesan yang tersirat dalam kutipan drama tersebut adalah ... 

  1. Menghargai dan menghormati saudara yang lebih tuaundefined 

  2. Hidup rukun dan tolong-menolong dengan saudaraundefined 

  3. Mendukung keinginan saudara menggapai cita-citanyaundefined 

  4. Melayani saudara paling tua dengan sepenuh hatiundefined 

  5. Saudara yang lebih tua menasihati saudara yang lebih muda

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

37

:

27

Klaim

Iklan

N. Novitasari

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah B.

jawaban yang tepat adalah B.undefined 

Pembahasan

Pesan yang tersirat dalam kutipan drama tersebut adalah hidup rukun dan tolong-menolong dengan saudara. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Pesan yang tersirat dalam kutipan drama tersebut adalah hidup rukun dan tolong-menolong dengan saudara.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.undefined 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Harsono : Aku datang hendak menebus dosaku terhadap anakku dan Citra. Sutopo : Kau berani betul rupanya menyebut nama istriku. Harsono : ( kaget ) Apa? Istri Mas? Citra jadi istri Mas? Sutopo...

1

4.1

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia