Iklan
Pertanyaan
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama!
Setiap sore memang selalu ada kereta api ke jurusan Negeri Senja yang datang. Tetapi tidak pernah ada kereta api datang dari Negeri Senja.
“Mereka yang pergi ke Negeri Senja, tidak pernah kembali,” kata penjaga loket.
Jadi, mereka yang membeli tiket ke Negeri Senja pasti sudah siap untuk tidak kembali.
Aku heran, bagaimana semua ini mungkin?
Tapi orang-orang di Stasiun Tugu sudah terbiasa dengan kenyataan itu. Aku baru tahu sekarang, karena selama ini aku kalau mondar-mandir Jakarta—Yogya selalu menggunakan pesawat terbang.
Setiap sore selalu muncul kereta api ke Jurusan Negeri Senja. Kereta api berwarna perak itu muncul begitu saja dari arah Kali Code dengan pancaran cahayanya yang gilang gemilang, seolah-olah seperti sebuah kereta kerajaan entah dari mana. Kereta api ini bukan kereta api diesel, melainkan lokomotif biasa yang selalu mendengus-dengus, tapi kereta api ini memang sangat menawan. Gerbong-gerbongnya bagaikan dibuat di negeri dongeng. Bukan hanya karena mengkilap keperakan, tapi juga karena dari jendela kita bisa melihat sebuah dunia yang tidak mungkin.
Negeri Senja, Seno Gumira Ajidarma
Ciri surealisme dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….
menceritakan kehidupan nyata.
keseharian yang diangkat menjadi cerita.
menceritakan hal yang tidak masuk akal.
memaparkan pengalaman hidup.
cerita berdasarkan kisah nyata.
Iklan
A. Pusporini
Master Teacher
1
5.0 (1 rating)
Apung Kafi
Makasih ❤️
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia