Iklan

Pertanyaan

Bacalah kedua cerpen berikut! Cerpen 1 Sesungguhnya Karyamin tidak tahu betul mengapa dia harus pulang. Di rumahnya tak ada sesuatu buat mengusir suara keruyuk dari lambungnya. Istrinya juga tak perlu dikhawatirkan. Oh ya, Karyamin ingat bahwa istrinya memang layak dijadikan alasan buat pulang. Semalaman tadi istrinya tak bisa tidur lantaran bisul di puncak pantatnya. "Oleh karena itu, apa salahnya bila aku pulang buat menemani istriku yang meriang." Karyamin mencoba berjalan lebih cepat meskipun kadang secara tiba-tiba banyak kunang-kunang menyerbu ke dalam rongga matanya. Setelah melintasi titian Karyamin melihat sebutir buah jambu yang masak. Dia ingin memungutnya, tetapi urung karena pada buah itu terlihat bekas gigitan kampret. Senyum Karyamin , Ahmad Tohari Cerpen 2 “Berapa harga tiket ke sana?” “Oh, tidak perlu bayar.” “Jadi?” “Mereka yang datang ke loket ini cuma perlu tanda tangan.” “Tanda tangan apa?” “Artinya mereka setuju untuk tidak kembali.” “Kalau mereka berubah pikiran, dan ingin kembali dari sana?” “Tidak mungkin, dan tidak pernah terjadi.” “Seperti apa Negeri Senja itu?” “Tidak ada yang pernah tahu.” “Lho, waktu membangun rel itu, sampai ke mana?” “Wah, rel itu sudah ada sejak stasiun ini belum berdiri. Tidak ada catatan apa-apa tentang hal itu, dan memang tidak pernah ada yang tahu.” “Aneh sekali.” “Ah, orang sini sudah biasa. Adik saja yang sibuk bertanya-tanya.” “Aneh, orang tidak kembali kok biasa.” “Apanya yang aneh? Ini kan cuma seperti kematian. Apa yang aneh dengan kematian?” Tujuan: Negeri senja , Seno Gumira Ajidarma Perbedaan dari kedua cerpen tersebut adalah ....

Bacalah kedua cerpen berikut! 

Cerpen 1

           Sesungguhnya Karyamin tidak tahu betul mengapa dia harus pulang. Di rumahnya tak ada sesuatu buat mengusir suara keruyuk dari lambungnya. Istrinya juga tak perlu dikhawatirkan. Oh ya, Karyamin ingat bahwa istrinya memang layak dijadikan alasan buat pulang. Semalaman tadi istrinya tak bisa tidur lantaran bisul di puncak pantatnya. "Oleh karena itu, apa salahnya bila aku pulang buat menemani istriku yang meriang."

           Karyamin mencoba berjalan lebih cepat meskipun kadang secara tiba-tiba banyak kunang-kunang menyerbu ke dalam rongga matanya. Setelah melintasi titian Karyamin melihat sebutir buah jambu yang masak. Dia ingin memungutnya, tetapi urung karena pada buah itu terlihat bekas gigitan kampret.

 

Senyum Karyamin, Ahmad Tohari

 

Cerpen 2

“Berapa harga tiket ke sana?”

“Oh, tidak perlu bayar.”

“Jadi?”

“Mereka yang datang ke loket ini cuma perlu tanda tangan.”

“Tanda tangan apa?”

“Artinya mereka setuju untuk tidak kembali.”

“Kalau mereka berubah pikiran, dan ingin kembali dari sana?”

“Tidak mungkin, dan tidak pernah terjadi.”

“Seperti apa Negeri Senja itu?”

“Tidak ada yang pernah tahu.”

“Lho, waktu membangun rel itu, sampai ke mana?”

“Wah, rel itu sudah ada sejak stasiun ini belum berdiri. Tidak ada catatan apa-apa

tentang hal itu, dan memang tidak pernah ada yang tahu.”

“Aneh sekali.”

“Ah, orang sini sudah biasa. Adik saja yang sibuk bertanya-tanya.”

“Aneh, orang tidak kembali kok biasa.”

“Apanya yang aneh? Ini kan cuma seperti kematian. Apa yang aneh dengan

kematian?”

 

Tujuan: Negeri senja, Seno Gumira Ajidarma

 

Perbedaan dari kedua cerpen tersebut adalah ....

  1. Cerpen 1

    Cerpen 2

    realis

    surealisme

     

  2. Cerpen 1

    Cerpen 2

    tidak masuk akal

    masuk akal

     

  3. Cerpen 1

    Cerpen 2

    cerita khayal

    kenyataan hidup

     

  4. Cerpen 1

    Cerpen 2

    agamis

    romantis

     

  5. Cerpen 1

    Cerpen 2

    sosial politik

    percintaan

     

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

04

:

53

Klaim

Iklan

A. Pusporini

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Cerpen “Senyum Karyamin” bercerita tentang kehidupan sehari-hari yang dapat dijumpai dalam masyarakat sedangkan cerpen “Tujuan: Negeri Senja” bercerita tentang hal-hal yang tidak masuk akal.

Cerpen “Senyum Karyamin” bercerita tentang kehidupan sehari-hari yang dapat dijumpai dalam masyarakat sedangkan cerpen “Tujuan: Negeri Senja” bercerita tentang hal-hal yang tidak masuk akal.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama! Setiap sore memang selalu ada kereta api ke jurusan Negeri Senja yang datang. Tetapi tidak pernah ada kereta api datang dari Negeri Senja. “Mere...

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia