Roboguru

Atom Cl memiliki 7 elektron terluar. Atom Cl ini memiliki sifat mudah menangkap elektron 1 sehingga membentuk ion Cl−.  Mengapa atom Cl cenderung membentuk ion Cl−?  Bagaimana keadaan yang menyebabkan atom Cl membentuk ion Cl−?  Prediksikan apa yang akan terjadi jika r atom Cl membentuk ion Cl2−.

Pertanyaan

Atom Cl memiliki 7 elektron terluar. Atom Cl ini memiliki sifat mudah menangkap elektron 1 sehingga membentuk ion Cl

  1. Mengapa atom Cl cenderung membentuk ion Cl
  2. Bagaimana keadaan yang menyebabkan atom Cl membentuk ion Cl
  3. Prediksikan apa yang akan terjadi jika r atom Cl membentuk ion Cl2.

Pembahasan Soal:

Konfigurasi elektron stabil dimiliki oleh golongan gas mulia dengan elektron valensi 8 (oktet)  kecuali unsur He dengan elektron valensi 2 (duplet). Unsur-unsur yang tidak stabil akan berusaha mencapai kestabilan seperti unsur-unsur gas mulia. Secara umum, ada tiga cara unsur-unsur tersebut mencapai kestabilan baik dengan cara melepas elektron, menerima elektron ataupun menggunakan elektron bersama sehingga terbentuk ikatan kimia.

  1. Atom Cl cenderung membentuk ion Cl atau dengan kata lain atom Cl menangkap 1 elektron. Hal ini dikarenakan atom Cl mempunyai elektron valensi 7, dimana dia hanya butuh 1 elektron lagi menyamai elektron valensi gas mulia agar stabil. 
  2. Keeadaan yang menyebabkan atom Cl membentuk Cl yaitu karena elektron valensi dari atom Cl adalah 7 sehingga dia cenderung bersifat elektronegatif atau menangkap 1 elektron untuk mencapai oktet. 
  3. Apabila atom Cl membentuk ion Cl2, artinya atom Cl menangkap 2 elektron untuk menempati kulit terluarnya. Hal ini tidak akan terjadi karena atom Cl hanya menyediakan tempat untuk 1 elektron pada subkulit 3p. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

B. Subaryanto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Unsur dengan konfigurasi elektron 2 8 8 2, jika akan mengikat unsur lain untuk membentuk senyawa maka langkah terbaik dengan ....

Pembahasan Soal:

Atom-atom unsur yang memiliki elektron valensi dalam jumlah sedikit, seperti unsur-unsur golongan lA (kecuali atom H), IIA, dan IlIA, memiliki kecenderungan mengikuti kaidah oktet dengan melepaskan elektron jika akan berikatan membentuk senyawa yang stabil. Unsur-unsur tersebut melepaskan elektron valensi untuk membentuk ion positif. 

Unsur dengan konfigurasi 2 8 8 2 akan cenderung melepaskan 2 elektron pada kulit terluarnya sehingga didapat konfigurasi yang lebih stabil yaitu 2 8 8. Sehingga unsur tersebut akan bermuatan positif dengan muatan +2. 

Jadi, unsur tersebut akan melepaskan 2 elektron pada kulit terluar sehingga bermuatan +2 

0

Roboguru

Konfigurasi elektron suatu unsur adalah . Kecenderungan unsur tersebut jika akan berikatan dengan unsur lain adalah ...

Pembahasan Soal:

Kestabilan suatu atom unsur didasarkan pada susunan elektron-elektron atau konfigurasi elektron. Suatu atom akan stabil jika elektron valensinya (elektron pada kulit terluarnya) dua (duplet) atau delapan (oktet) sesuai dengan konfigurasi elektron unsur-unsur gas mulia. Untuk mencapai kestabilan, suatu atom unsur dapat bergabung dengan atom-atom lain (atom yang sama atau atom yang berbeda). Atom-atom tersebut bergabung melalui suatu ikatan kimia. Untuk mencapai kestabilan seperti gas mulia, atom-atom akan membentuk konfigurasi elektron seperti gas mulia dengan cara membentuk ion atau menggunakan pasangan elektron bersama. lon adalah partikel yang bermuatan positif (kation) atau negatif (anion). Kation dapat terjadi karena suatu atom melepaskan elektronnya, sedangkan anion dapat terjadi karena suatu atom menangkap elektron.space

Pada soal di atas, diketahui unsur dengan konfigurasi elektron 1 italic s squared space 2 italic s squared space 2 italic p to the power of 4 memiliki elektron valensi atau elektron terluar yaitu 4 italic s squared dan 4 italic p to the power of 4. Elektron valensi tersebut menunjukkan bahwa terdapat 6 buah elektron pada kulit terluar unsur tersebut. Jumlah elektron tersebut didapatkan dari penjumlahan antara elektron pada orbital 4s dan 4p, yaitu 2 plus 4 equals 6. Jika unsur tersebut akan berikatan dengan unsur lain, maka unsur tersebut akan mengikat atau menyerap dua buah elektron agar memiliki total 8 elektron di kulit terluarnya (aturan oktet). Karena unsur tersebut mengikat 2 buah elektron, maka akan membentuk ion negatif (anion) yang bermuatan -2.space

Dengan demikian, kecenderungan unsur tersebut jika akan berikatan dengan unsur lain adalah dengan cara menyerap 2 elektron sehingga bermuatan -2.space

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Unsur kalsium mempunyai konfigurasi elektron . Untuk mencapai kondisi yang stabil seperti golongn gas mulia, maka yang terjadi pada kalsium adalah ...

Pembahasan Soal:

Unsur kalsium dengan konfigurasi elektron 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 6 space 3 s squared space 3 p to the power of 6 space 4 s squared akan stabil mengikut aturan oktet yakni memiliki elektron valensi 8. Untuk itu kalsium harus melepaskan 2 buah elektron terluarnya sehingga bermuatan +2 untuk mencapai konfigurasi gas mulia yang stabil. 

Jadi, jawaban yang benar adalah B. 

0

Roboguru

Unsur yang mengikat dua elektron untuk mendapatkan konfigurasi elektron yang stabil adalah ...

Pembahasan Soal:

Atom-atom akan stabil bila konfigurasi elektron terluarnya (elektron valensinya) berjumlah dua (duplet) atau delapan (oktet) seperti konfigurasi elektron atom-atom gas mulia yang stabil.

Atom-atom unsur yang memiliki elektron valensi dalam jumlah sedikit, seperti unsur-unsur golongan lA (kecuali atom H), IIA, dan IlIA, memiliki kecenderungan mengikuti kaidah oktet dengan melepas elektron membentuk ion positif.

Sedangkan atom-atom unsur yang memiliki elektron valensi dalam jumlah banyak, seperti unsur-unsur golongan IVA, VA, VIA, dan VIlA, memiliki kecenderungan mengikuti kaidah oktet dengan cara menerima elektron untuk membentuk ion negatif

Kita jabarkan konfigurasi elektron masing-masing unsur untuk mengetahui kecederungannya mencapai kestabilan.

  • Na presubscript 11 colon space space 2 space space 8 space space 1 
    Atom Na cenderung melepas 1 elektron membentuk ion Na to the power of plus sign agar mencapai kestabilan.
     
  • Si presubscript 14 colon space space 2 space space 8 space space 4 
    Atom Si cenderung menerima 4 elektron membentuk ion Si to the power of 4 minus sign agar stabil.
     
  • S presubscript 16 colon space space 2 space space 8 space space 6 
    Atom S cenderung menerima 2 elektron membentuk ion S to the power of 2 minus sign agar stabil.
     
  • K presubscript 19 colon space space 2 space space 8 space space 8 space space 1 
    Atom K cenderung melepas 1 elektron membentuk ion K to the power of plus sign agar stabil.
     
  •  Ca presubscript 20 colon space space 2 space space 8 space space 8 space space 2
    Atom Ca cenderung melepas 2 elektron membentuk ion Ca to the power of 2 plus sign agar stabil.


Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space space space

0

Roboguru

Jika unsur dengan konfigurasi elektron  akan mengikat unsur lain sehingga membentuk ikatan, langkah yang terbaik adalah dengan ...

Pembahasan Soal:

Kestabilan suatu atom didasarkan pada susunan elektron-elektron atau konfigurasi elektron. Suatu atom akan stabil jika elektron valensinya (elektron pada kulit terluarnya) dua (duplet) atau delapan (oktet) sesuai dengan konfigurasi elektron gas mulia.spaceUnsur-unsur lain dapat mencapai konfigurasi oktet dengan membentuk ikatan agar dapat menyamakan konfigurasi elektronnya dengan konfigurasi elektron gas mulia terdekat. Kecenderungan ini disebut aturan oktet.

Konfigurasi oktet (konfigurasi stabil gas mulia) dapat dicapai dengan melepas, menangkap, atau memasangkan elektron. Untuk mencapai kestabilan seperti gas mulia, atom-atom akan membentuk konfigurasi elektron seperti gas mulia dengan cara membentuk ion atau pasangan elektron bersama. lon adalah partikel yang bermuatan positif (kation) atau negatif (anion). Kation dapat terjadi karena suatu atom melepaskan elektronnya, sedangkan anion dapat terjadi karena suatu atom menangkap elektron.space

Pada soal di atas, diketahui unsur dengan konfigurasi elektron open square brackets Ar close square brackets space 4 s squared space 3 d to the power of 10 memiliki elektron valensi atau elektron terluar yaitu 4 italic s squared. Elektron valensi tersebut menunjukkan bahwa terdapat 2 elektron pada kulit terluar unsur tersebut. Agar unsur tersebut dapat mencapai konfigurasi gas mulia (aturan oktet), maka dapat dilakukan dengan cara melepaskan kedua elektron  pada kulit terluarnya dan membentuk ion positif (kation) yang bermuatan +2.space

Dengan demikian, langkah yang terbaik yang dapat dilakukan unsur tersebut jika akan mengikat unsur lain sehingga membentuk ikatan adalah dengan cara melepaskan 2 elektron sehingga bermuatan +2.space

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.space

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved