Roboguru

Arti penting Surat Perintah Sebelas Maret 1966 yang kemudian disebut Supersemar merupakan...

Pertanyaan

Arti penting Surat Perintah Sebelas Maret 1966 yang kemudian disebut Supersemar merupakan...

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Supersemar adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966. Surat ini berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu. Surat Perintah Sebelas Maret ini adalah versi yang dikeluarkan dari Markas Besar Angkatan Darat (AD) yang juga tercatat dalam buku-buku sejarah. Sebagian kalangan sejarawan Indonesia mengatakan bahwa terdapat berbagai versi Supersemar sehingga masih ditelusuri naskah supersemar yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor.

Dengan demikian, berikut ini arti penting Surat Perintah Sebelas Maret , yaitu:

  1. Menjadi tonggak lahirnya orde baru.
  2. Dengan Supersemar, Lenjend. Soeharto mengambil beberapa tindakan untuk menjamin kestabilan jalannya pemerintahan dan revolusi Indonesia.
  3. Lahirnya Supersemar menjadi awal penataan kehidupan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Setelah menerima Supersemar, langkah pertama yang diambil Letjen Soeharto adalah .*..

Pembahasan Soal:

Penunjukan Letjen Soeharto sebagai pemegang mandat Supersemar mendorong dirinya membubarkan dan melarang PKI beserta organisasi massanya. Selain itu, Letjen Soeharto menyerukan mahasiswa dan pelajar untuk kembali ke kampus dan sekolah. Upaya-upaya tersebut merupakan Iangkah pertama Letjen Soeharto untuk menertibkan situasi di kalangan masyarakat. Dengan demikian setelah menerima Supersemar, langkah pertama yang diambil Letjen Soeharto adalah melarang dan membubarkan PKI serta menyerukan mahasiswa untuk kembali ke kampus.

Roboguru

Dampak dari dikeluarkannya supersemar adalah....

Pembahasan Soal:

Latar belakang Supersemar yakni situasi negara secara umum dalam keadaan kacau dan genting, untuk mengatasi situasi yang tidak menentu akibat pemberontakan G30S, untuk menyelamatkan NKRI, serta memulihkan keadaan dan wibawa pemerintah. Supersemar pada intinya merupakan pemberian mandat kepada Letjen Soeharto selaku Menteri Panglima Angkatan Darat dan Pangkopkatib untuk memulihan keadaan dan kewibawaan pemerintah. Supersemar memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam menentukan kebijakan dalam dan luar negeri, diantaranya adalah

  • Posisi Letjen Soeharto semakin menguat sedangkan posisi Presiden Soekarno semakin melemah 
  • Pembubaran PKI
  • Soeharto menangkap menteri-menteri  yang dianggap mendukung Soekarno dan terlibat G30S
  • Penetapan Supersemar sebagai Ketetapan MPRS
  • Status Presiden Soekarno yang menjabat pesiden selama seumur hidup akhirnya dicabut oleh MPRS
  • MPRS menolak pidato pertanggungjawaban Presiden Soekarno (Pidato Nawaksara)

Dengan demikian, dampak positif dari supersemar adalah memberantas anggota PKI dan keturunannya. Sementara itu, dampak negatif dari supersemar adalah adanya dualisme kepemimpinan (Soekarno sebagai pemimpin pemerintahan, sedangkan Soeharto sebagai pelaksana pemerintahan).

Roboguru

Setelah terdesak akibat gelombang demonstrasi dan gejolak politik yang terus memanas, Presiden Sukarno mengeluarkan Surat Perintah 11 Maret 1966. Dampak serius keluarnya Supersemar adalah .…

Pembahasan Soal:

Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) adalah surat mandat Presiden Sukarno kepada Letjen Suharto yang salah satu isinya adalah untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk terjaminnya keamanan dan ketenangan serta kestabilan jalannya pemerintahan. Namun keluarnya Supersemar justru bedampak serius pada melemahnya legitimasi Presiden Sukarno. Dengan Supersemar, Suharto mengambil alih komando pemerintahan, ia membubarkan PKI, menangkapi orang-orang yang dicurigai terlibat G30S/PKI, termasuk menteri-menteri yang loyal kepada Presiden Sukarno. Saat Presiden Sukarno protes, Suharto terus bergerak, pasukan pengawal presiden Tjakrabirawa juga ia bubarkan. Imbasnya, kekuasaan Sukarno meredup karena pada 7 Maret 1967 dalam Sidang Istimewa MPRS menolak pidato pertanggungjawaban Presiden Sukarno yang berjudul Nawaksara dan menghasilkan ketetapan seperti dituangkan dalam TAP MPR No. XXXIII/MPRS/1967, yang berisi hal-hal sebagai berikut: Mencabut kekuasaan pemerintahan dari tangan Presiden Sukarno. Menarik kembali mandat MPRS dari Presiden Soekarno dengan segala kekuasaannya sesuai UUD 1945. Mengangkat pengemban Tap Nomor IX/MPRS/1966 tentang Supersemar sebagai pejabat presiden hingga terpilihnya presiden menurut hasil pemilihan umum. Pada akhir Sidang Istimewa MPRS, 12 Maret 1967, Jenderal Soeharto dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua MPRS Jenderal TNI Abdul Haris Nasution.undefined 

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.undefined

Roboguru

Sebagai pemegang mandat Supersemar, Suharto langsung mengambil tindakan cepat. Langkah pertama yang diambil pengemban Supersemar dalam memelihara keamanan dan ketertiban di negara kita adalah ...

Pembahasan Soal:

Sebagai pemegang mandat Supersemar, Suharto dituntut untuk segera merealisasikan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) yang disuarakan oleh mahasiswa dalam aksi demonstrasinya menjatuhkan pemerintahan Orde Lama. Tiga Tuntutan Rakyat tersebut mewakili masalah dan sebagai pernyataan sikap tegas atas kinerja pemerintah kala itu. Adapun isi Tritura tersebut, yakniL

  1. pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) beserta ormas-ormasnya,
  2. perombakan Kabinet Dwikora, dan
  3. penurunan harga.

Sehingga, langkah pertama yang diambil Suharto mencerminkan realisasi dari Tritura pertama, yakni pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Dalam hal pembagian kekuasaan, perbedaan di antara Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin adalah .…

Pembahasan Soal:

Pembagian kekuasaan pada Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin berbeda satu sama lain. Pada Demokrasi Liberal kekuasaan DPR (legislatif) lebih kuat jika dibandingkan dengan kekuasaan pemerintah/kabinet (eksekutif). DPR pada masa Demokrasi Liberal dapat memberhentikan pemerintah/kabinet. Sementara itu kedudukan presiden hanya sebagai kepala negara. Sedangkan pada Demokrasi Terpimpin kekuasaan presiden (eksekutif) menjadi sangat dominan. Di samping itu jabatan presiden ditetapkan berlaku seumur hidup sehingga tidak dapat diberhentikan oleh MPRS.undefined  

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.undefined  

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved