Roboguru

Apakah yang dimaksud dengan polimeri?

Pertanyaan

Apakah yang dimaksud dengan polimeri?space 

  1. ....space 

  2. ....space 

Pembahasan Soal:

Polimeri merupakan peristiwa beberapa pasang gen yang bukan sealel mempengaruhi sifat tertentu. Contoh polimeri terdapat pada warna biji gandum. Warna merah pada biji gandum ditentukan oleh gen M1 dan M2, sedangkan alelnya m1 dan m2 menyebabkan biji gandum tidak berwarna atau berwarna putih. Makin banyak jumlah gen penghasil warna (gen M), warna biji gandum makin merah. Sebaliknya makin sedikit gen M, makln berkurang warna merah pada biji gandum.space space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Hasil persilangan dihibrid, kategori penyimpangan Mendel dengan per-bandingan fenotipe 15 : 1, terdapat pada peristiwa ....

Pembahasan Soal:

Penyimpangan semu ada bermacam-macam, yaitu interaksi gen, kriptomeri, epistasis-hipostasis, polimeri, gen-gen komplementer, gen dominan rangkap, dan gen penghambat. Salah satunya adalah polimeri. Polimeri adalah gen dengan banyak sifat beda yang berdiri sendiri-sendiri, tetapi mempengaruhi bagian yang sama dari suatu organisme. Untuk memahami peristiwa itu, Nilson-Ehle mengadakan percobaan persilangan suatu jenis gandum, yaitu gandum bersekam merah dengan gandum bersekam putih. Peristiwa ini mirip dengan persilangan dihibrid semidominan yang menghasilkan warna peralihan seperti merah muda. Namun, warna yang dihasilkan ini tidak hanya dikontrol oleh satu pasang gen saja, melainkan oleh  dua  gen  yang  berbeda  lokus,  sehingga  masih  memengaruhi  terhadap sifat yang sama. Perbandingan Fenotip yang diperoleh yaitu gandum bersekam merah : gandum bersekam putih = 15: 1.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E.space 

0

Roboguru

Perhatikan diagram di bawah ini!   Dari hasil persilangan sesama keturunan , persentase munculnya warna putih pada keturunan  adalah....

Pembahasan Soal:

Persilangan tersebut termasuk ke dalam peristiwa penyimpangan Hukum  Mendel yaitu Polimeri. Gen yang terdapat pada peristiwa tersebut berupa gen straight M subscript 1 dan straight M subscript 2 yang bersifat dominan, apabila salah satu atau keduanya muncul bersama-sama akan memunculkan sifat warna merah. Sedangkan gen straight m subscript 1 dan straight m subscript 2 yang bersifat resesif, apabila muncul bersama-sama akan memunculkan sifat warna putih.

Sehingga apabila individu straight F subscript 1 (straight M subscript 1 straight m subscript 1 straight M subscript 2 straight m subscript 2) yang bersifat merah disilangkan sesamanya maka: 

Berdasarkan hasil persilangan tersebut, maka persentase peluang munculnya keturunan individu berwarna putih adalah 1 over 16 cross times 100 percent sign equals 6.25 percent sign.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E.space  

0

Roboguru

Buktikan dan jelaskan bahwa peristiwa epistasis, hipostasis, gen-gen komplementer, polimeri, kriptomeri, dan atavisme merupakan penyimpangan semu hukum Mendel!

Pembahasan Soal:

Peristiwa epistasis, hipostasis, gen-gen komplementer, polimeri, kriptomeri, dan atavisme merupakan penyimpangan semu hukum Mendel karena terjadinya suatu kerja sama berbagai sifat yang memberikan fenotipe berlainan tetapi masih mengikuti hukum-hukum perbandingan genotipe dari Mendel. Persilangan penyimpangan semu menghasilkan rasio fenotif yang berbeda dengan dasar dihibrid menurut hukum Mendel. Atavisme memiliki rasio fenotip 9:3:3:1 (gen yang berinteraksi berbeda dengan persilangan dihibrid), gen komplementer 9:7, polimeri 15:1 dan epistasis-hipostasis serta kriptomeri  9:3:4.space 

0

Roboguru

Peristiwa penyimpangan semu hukum Mendel muncul dalam bentuk ...

Pembahasan Soal:

Pada kondisi normal, persilangan monohibrid (penerapan Hukum I Mendel) menghasilkan rasio fenotip 3 : 1 atau 1 : 2 : 1 dan persilangan dihibrid (penerapan Hukum II Mendel) menghasilkan rasio fenotip 9 : 3 : 3 : 1. Namun pada kenyataannya, tidak semua persilangan menghasilkan rasio fenotip yang sesuai dengan Hukum Mendel. Terdapat beberapa kasus menghasilkan rasio fenotip yang menyimpang dari Hukum tersebut, disebabkan oleh beberapa gen yang saling memengaruhi pada saat pembentukan fenotip (keturunan). Meskipun demikian, rasio fenotip ini masih mengikuti aturan Hukum Mendel, sehingga hasil rasio fenotipnya dapat dikatakan sebagai penyimpangan semu Hukum Mendel. Penyimpangan semu ini terdiri dari beberapa macam, yaitu:

  1. Atavisme (interaksi beberapa pasangan gen), adalah interaksi antar gen yang menghasilkan filia atau keturunan dengan fenotip yang berbeda dari induknya. Contoh: kasus jengger ayam (misalnya persilangan antara ayam berpial rose dengan ayam berpial pea)
  2. Kriptomeri, adalah peristiwa tersembunyinya gen dominan jika tidak berpasangan dengan gen dominan lainnya. Dengan kata lain, jika gen dominan tersebut berdiri sendiri, maka sifatnya akan tersembunyi (kriptos). Contoh: persilangan bunga Linaria maroccana berwarna merah dengan berwarna putih.
  3. Polimeri, adalah interaksi antar gen yang bersifat kumulatif (saling menambah) dimana gen-gen tersebut saling berinteraksi untuk memengaruhi dan menghasilkan keturunan yang sama. Dengan kata lain, polimeri terjadi akibat gen ganda yang bekerja secara kumulatif menumbuhkan sifat tertentu. Contoh: persilangan antara gandum berbiji merah dengan gandum berbiji putih, dimana gandum berbiji merah memiliki dua gen yaitu M1 dan M2 yang jika kedua gen ini bertemu maka ekspresi warna akan semakin kuat.
  4. Epistasis-Hipostasis, adalah peristiwa ketika gen yang bersifat dominan akan menutupi pengaruh gen dominan lain  yang bukan alelnya. Gen yang menutupi disebut epistasis, sedangkan gen yang ditutupi disebut hipostasis. Contoh: persilangan labu (misalnya antara labu putih dengan labu kuning).
  5. Komplementer, adalah interaksi antar gen dominan dengan sifat yang berbeda yang saling melengkapi, sehingga memunculkan fenotip tertentu. Apabila salah satu gen tidak muncul, maka sifat yang dimaksud tidak akan muncul atau pemunculan suatu karakter akan terhalang. Contoh: kasus persilangan bunga Lathyrus odoratus.

Dengan demikian, peristiwa penyimpangan semu hukum Mendel muncul dalam bentuk atavisme, kriptomeri, polimeri, epistasis-hipostasis, dan komplementer.

0

Roboguru

Pada suatu tanaman kacang-kacangan, gen C dan P sangat diperlukan untuk pembentukan warna ungu. Apabila salah satu. dari gen itu atau kedua-duanya absen, bunga akan berwarna putih. Bagaimanakah perban...

Pembahasan Soal:

Tabel persilangan CcPp x CcPp yaitu:

space 

C_P_ = ungu 
C_pp = putih
ccP_ = putih
ccpp =putih 
Perbandingan fenotip F2nya yaitu ungu : putih = 10:6 space 
 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved