Iklan

Pertanyaan

Apakah hubungan kerajaan, perdagangan terhadap perkembangan keilmuan Islam di Nusantara?

Apakah hubungan kerajaan, perdagangan terhadap perkembangan keilmuan Islam di Nusantara? space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

10

:

04

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

kerajaan dan perdagangan berhubungan terhadap perkembangan keilmuan Islam di Nusantara. Hal ini dikarenakan para pedagang muslim dari mancanegara banyak berdagang sembari menyebarkan agama Islam di Nusantara. Agama Islam pun meluas di Nusantara sehingga mengakibatkan banyak kerajaan Islam yang berdiri. Kerajaan-kerajaan Islam tersebut mendukung perkembangan keilmuan Islam di Nusantara diantaranya dengan mengundang para ulama, membangun pesantren, mendirikan perpustakaan keraton, dan lain-lain.

kerajaan dan perdagangan berhubungan terhadap perkembangan keilmuan Islam di Nusantara. Hal ini dikarenakan para pedagang muslim dari mancanegara banyak berdagang sembari menyebarkan agama Islam di Nusantara. Agama Islam pun meluas di Nusantara sehingga mengakibatkan banyak kerajaan Islam yang berdiri. Kerajaan-kerajaan Islam tersebut mendukung perkembangan keilmuan Islam di Nusantara diantaranya dengan mengundang para ulama, membangun pesantren, mendirikan perpustakaan keraton, dan lain-lain. space

Pembahasan

Pembahasan
lock

Hadirnya kerajaan Islam dan perdagangan di Nusantara berdampak pada perkembangan keilmuan Islam. Hal ini dapat dilihat dari letak wilayah laut Indonesia yang terkenal strategis sehingga mengundang banyak pedagang-pedagang muslim yang berasal dari Arab, India, Persia, dan Cina datang untuk menjual komoditas mereka serta membeli rempah-rempah. Hadirnya para pedagang muslim ini berpengaruhpada timbulnya sebuah interaksi dengan masyarakat pribumi sehingga berkembang agama Islam yang dibawa oleh para pedagang tersebut. Beberapa daerah yang menjadi pusat penyebaran agama Islam seperti pesisir Jawa, Sumatera, Kaliamntan, Sulawesi, dan Maluku. Hadirnya para pedagang muslim dan banyaknya masyarakat pribumi yang mulai memeluk agama Islam berakibatpada lahirnya berbagai kerajaan Islam, seperti Samudera Pasai, Demak, Pajang, Mataram Islam, dan lain-lain. Agar dapat semakin menyebarkan agama Islam, sultan-sultan yang memerintah berbagai kerajaan Islam tersebut banyak mengundang para ulama pribumi dari kerajaan yang berbeda maupun ulama mancanegara terutama yang berasal dari Timur Tengah. Para sultan dan pejabat tinggi kerajaan banyak mempelajari ilmu Islam dari para ulama. Ilmu Islam tersebut jugaakan disebarkan kembali pada masyarakat biasa dalam lembaga pendidikan seperti pesantren. Dalam rangka memperdalam ilmu agama untuk masyarakat, dibangunlah berbagai perpustakaan keraton seperti di Kerajaan Palembang. Jadi, kerajaan dan perdagangan berhubungan terhadap perkembangan keilmuan Islam di Nusantara. Hal ini dikarenakan para pedagang muslim dari mancanegara banyak berdagang sembari menyebarkan agama Islam di Nusantara. Agama Islam pun meluas di Nusantara sehingga mengakibatkan banyak kerajaan Islam yang berdiri. Kerajaan-kerajaan Islam tersebut mendukung perkembangan keilmuan Islam di Nusantara diantaranya dengan mengundang para ulama, membangun pesantren, mendirikan perpustakaan keraton, dan lain-lain.

Hadirnya kerajaan Islam dan perdagangan di Nusantara berdampak pada perkembangan keilmuan Islam. Hal ini dapat dilihat dari letak wilayah laut Indonesia yang terkenal strategis sehingga mengundang banyak pedagang-pedagang muslim yang berasal dari Arab, India, Persia, dan Cina datang untuk menjual komoditas mereka serta membeli rempah-rempah. Hadirnya para pedagang muslim ini berpengaruh pada timbulnya sebuah interaksi dengan masyarakat pribumi sehingga berkembang agama Islam yang dibawa oleh para pedagang tersebut. Beberapa daerah yang menjadi pusat penyebaran agama Islam seperti pesisir Jawa, Sumatera, Kaliamntan, Sulawesi, dan Maluku. Hadirnya para pedagang muslim dan banyaknya masyarakat pribumi yang mulai memeluk agama Islam berakibat pada lahirnya berbagai kerajaan Islam, seperti Samudera Pasai, Demak, Pajang, Mataram Islam, dan lain-lain.

Agar dapat semakin menyebarkan agama Islam, sultan-sultan yang memerintah berbagai kerajaan Islam tersebut banyak mengundang para ulama pribumi dari kerajaan yang berbeda maupun ulama mancanegara terutama yang berasal dari Timur Tengah. Para sultan dan pejabat tinggi kerajaan banyak mempelajari ilmu Islam dari para ulama. Ilmu Islam tersebut juga akan disebarkan kembali pada masyarakat biasa dalam lembaga pendidikan seperti pesantren. Dalam rangka memperdalam ilmu agama untuk masyarakat, dibangunlah berbagai perpustakaan keraton seperti di Kerajaan Palembang.

Jadi, kerajaan dan perdagangan berhubungan terhadap perkembangan keilmuan Islam di Nusantara. Hal ini dikarenakan para pedagang muslim dari mancanegara banyak berdagang sembari menyebarkan agama Islam di Nusantara. Agama Islam pun meluas di Nusantara sehingga mengakibatkan banyak kerajaan Islam yang berdiri. Kerajaan-kerajaan Islam tersebut mendukung perkembangan keilmuan Islam di Nusantara diantaranya dengan mengundang para ulama, membangun pesantren, mendirikan perpustakaan keraton, dan lain-lain. space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Hasil budaya pada masa Masuknya Agama Islam ke Nusantara yaitu adanya seni bangunan makam, masjid dan keraton. Bagaimanakah ciri-ciri dari masjid pada masa itu! (sebutkan 6).

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia