Iklan

Pertanyaan

Bacalah kutipan berikut ini untuk menjawab soal nomor 16-19!


    Ontowiryo memang belum pernah melihat BeIanda datang ke rumah neneknya. Tempat tinggal sang nenek jauh dari keraton, pusat kebudayaan, pusat kekuasaan. Ratu Ageng memilih tinggal di luar keraton karena alasan-alasan yang saling bertautan lahir dan batin. Dan, arkian di tempat seperti itulah Ontowiryo diasuh untuk menjadi cerdik dan cendekia serta menjadi satria dan jatmika.

    Di usianya yang sekarang, Ontowiryo dituntun untuk memahami Qur'an, menguasai bacaan-bacaan kebudayaan Jawa, primbon, dan suluk, serta kitab-kitab kawruh, tapi sekaligus dilatih untuk mahir lempar lembing, menganggar keris, dan berpacu dengan kuda. Di mata Ratu Ageng, semua kepandaian itu berurusan dengan kewiraan, dan menjadi sisik-meliknya kepemimpinan ketika kelak Ontowiryo menjadi hulubalang yang mengomando perang melawan Belanda.space 

Novel Pangeran Diponegoro: Menggagas Ratu Adil, Remy Sylado

Apabila dilihat dari karakteristiknya, kutipan novel ini didominasi unsur ....

Apabila dilihat dari karakteristiknya, kutipan novel ini didominasi unsur ....space 

  1. latarspace 

  2. temaspace 

  3. amanatspace 

  4. penokohanspace 

  5. sudut pandangspace 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

23

:

42

:

31

Klaim

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat ialah pilihan A.

jawaban yang tepat ialah pilihan A.space 

Pembahasan

Novel sejarah merupakan sebuah novel yang ditulis dengan mengambil sumber-sumber yang memiliki nilai-nilai sejarah ataufakta-fakta sosial yang terjadi dalam masyarakat. Nilai-nilai sejarah itu biasanya diangkat melalui penokohan, tempat, dan kejadian.. Unsur Instrinsik Novel Sejarah: Tema Tema merupakan ide yang mendasari sebuah cerita sehingga berperan juga sebagai pangkal tokoh pengarang dalam memaparkan karya yang diciptakannya. Tema sebagai makna pokok dari sebuah karya fiksi merupakan makna keseluruhan yang didukung oleh cerita. Tema bersifat objektif, artinya para pembaca novelakan memiliki penafsiran yang relatif sama terhadap sebuah novel. Penokohan Penokohan dalam novel secara garis besar dapat dibagi menjadi tokoh utama, yaitu tokoh yang terus-menerus muncul serta tokoh tambahan, yaitu tokoh yang hanya sesekali muncul. Latar Latar/ setting merupakan lingkungan terjadinya peristiwa, termasuk di dalamnyatempat, waktu dan latar kehidupan sosial dalam cerita. Sudut pandang Sudut pandang dalam karya sastra adalah strategi, teknik, siasat, yang secara sengaja dipilih pengarang untuk mengemukakan gagasan dan ceritanya. Sudut pandang merupakan masalah teknis yang digunakan pengarang untuk menyampaikan makna, karya, artistiknya untuk sampai dan berhubungan dengan pembaca. Amanat Amanat merupakan suatu pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang. Berikut analisis unsur instrinsik pada kutipan novel di atas: Ontowiryo memang belum pernah melihat BeIanda datang ke rumah neneknya. Tempat tinggal sang nenek jauh dari keraton, pusat kebudayaan, pusat kekuasaan. Ratu Ageng memilih tinggal di luar keraton karena alasan-alasan yang saling bertautan lahir dan batin. Dan, arkian di tempat seperti itulah Ontowiryo diasuh untuk menjadi cerdik dan cendekia serta menjadi satria dan jatmika. Pada paragraf pertama tersebut tampak didominasi oleh latar tempat . Kutipan tersebut mengungkapkan latar tempat tinggal Nenek Ontowiryo yang jauh dari keraton. Di usianya yang sekarang, Ontowiryo dituntun untuk memahami Qur'an, menguasai bacaan-bacaan kebudayaan Jawa, primbon,dan suluk, serta kitab-kitab kawruh, tapi sekaligus dilatih untuk mahir lempar lembing, menganggar keris, dan berpacu dengan kuda . Di mata Ratu Ageng, semua kepandaian itu berurusan dengan kewiraan, dan menjadi sisik-meliknya kepemimpinan ketika kelak Ontowiryo menjadi hulubalang yang mengomando perang melawan Belanda . Paragraf kedua menunjukkan latar kehidupan sosial Ontowiryo yang hidup di lingkup sosial agamis berbudaya. Lingkungan sosial seperti itu nantinya diharapkan membentuk sosokOntowiryo untuk menjadi hulubalang yang mengomando perang melawan Belanda. Oleh karena itu, kutipan novel tersebut didominasi unsur latar . Dengan demikian, jawaban yang tepat ialah pilihan A.

Novel sejarah merupakan sebuah novel yang ditulis dengan mengambil sumber-sumber yang memiliki nilai-nilai sejarah atau fakta-fakta sosial yang terjadi dalam masyarakat. Nilai-nilai sejarah itu biasanya diangkat melalui penokohan, tempat, dan kejadian..

Unsur Instrinsik Novel Sejarah:

  1. Tema
    Tema merupakan ide yang mendasari sebuah cerita sehingga berperan juga sebagai pangkal tokoh pengarang dalam memaparkan karya yang diciptakannya. Tema sebagai makna pokok dari sebuah karya fiksi merupakan makna keseluruhan yang didukung oleh cerita. Tema bersifat objektif, artinya para pembaca novel akan memiliki penafsiran yang relatif sama terhadap sebuah novel.
  2. Penokohan
    Penokohan dalam novel secara garis besar dapat dibagi menjadi tokoh utama, yaitu tokoh yang terus-menerus muncul serta tokoh tambahan, yaitu tokoh yang hanya sesekali muncul.
  3. Latar
    Latar/setting merupakan lingkungan terjadinya peristiwa, termasuk di dalamnya tempat, waktu dan latar kehidupan sosial dalam cerita.
  4. Sudut pandang
    Sudut pandang dalam karya sastra adalah strategi, teknik, siasat, yang secara sengaja dipilih pengarang untuk mengemukakan gagasan dan ceritanya. Sudut pandang merupakan masalah teknis yang digunakan pengarang untuk menyampaikan makna, karya, artistiknya untuk sampai dan berhubungan dengan pembaca.
  5. Amanat
    Amanat merupakan suatu pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang.

Berikut analisis unsur instrinsik pada kutipan novel di atas:

    Ontowiryo memang belum pernah melihat BeIanda datang ke rumah neneknya. Tempat tinggal sang nenek jauh dari keraton, pusat kebudayaan, pusat kekuasaan. Ratu Ageng memilih tinggal di luar keraton karena alasan-alasan yang saling bertautan lahir dan batin. Dan, arkian di tempat seperti itulah Ontowiryo diasuh untuk menjadi cerdik dan cendekia serta menjadi satria dan jatmika.

Pada paragraf pertama tersebut tampak didominasi oleh latar tempat. Kutipan tersebut mengungkapkan latar tempat tinggal Nenek Ontowiryo yang jauh dari keraton.

    Di usianya yang sekarang, Ontowiryo dituntun untuk memahami Qur'an, menguasai bacaan-bacaan kebudayaan Jawa, primbon, dan suluk, serta kitab-kitab kawruh, tapi sekaligus dilatih untuk mahir lempar lembing, menganggar keris, dan berpacu dengan kuda. Di mata Ratu Ageng, semua kepandaian itu berurusan dengan kewiraan, dan menjadi sisik-meliknya kepemimpinan ketika kelak Ontowiryo menjadi hulubalang yang mengomando perang melawan Belanda.

Paragraf kedua menunjukkan latar kehidupan sosial Ontowiryo yang hidup di lingkup sosial agamis berbudaya. Lingkungan sosial seperti itu nantinya diharapkan membentuk sosok Ontowiryo untuk menjadi hulubalang yang mengomando perang melawan Belanda.

Oleh karena itu, kutipan novel tersebut didominasi unsur latar.

Dengan demikian, jawaban yang tepat ialah pilihan A.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Sekar sp

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Latar waktu pada kutipan novel tersebut adalah ....

2

3.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia