Iklan

Pertanyaan

Apa saja ciri-ciri demokrasi liberal yang dilaksanakan di Indonesia...

Apa saja ciri-ciri demokrasi liberal yang dilaksanakan di Indonesia...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

06

:

24

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

ciri-ciri demokrasi liberal seperti:kebebasan seluas-luasnya kepada warganya untuk berserikat dan adanya multi partai.

ciri-ciri demokrasi liberal seperti: kebebasan seluas-luasnya kepada warganya untuk berserikat dan adanya multi partai.

Pembahasan

Demokrasi liberal adalah demokrasi yang memberi kebebasan seluas-luasnya kepada warganya untuk berserikat. Dalam hal politik, tidak ada batasan bagi tiap individu atau golongan untuk berserikat. Demokrasi kala ini ditandai dengan banyaknya partai politik. Pada Pemilu 1955, ada 172 partai politik yang bertanding. Kondisi ini menyebabkan partai-partai dengan ideologi yang berbeda saling bersaing untuk menguasai pemerintahan dan menjalankan programnnya. Kabinet terpaksa didukung oleh sejumlah partai berdasarkan hasil usaha pembentukan partai (kabinet formatur). Bila salah satu partai mundur, maka akan terjadi krisis kabinet. Presiden hanya menunjuk seseorang, umumnya ketua partai, untuk membenruk kabinet. Setelah kabinet terbentuk, maka kabinet dilantik oleh presiden. Demokrasi Liberal kerap disebut sebagai sebagai Demokrasi Parlementer. Ini karena kabinet bertanggung jawab pada parlemen. Sehingga jatuh bangun kabinet tergantung dari parlemen. Akibatnya, kabinet sering berganti. Usia kabinet yang pendek menyebabkan program tidak bisa berjalan optimal. Kekacauan politik terjadi karena parlemen memiliki kekuasaan yang sangat besar. Dengan demikian, ciri-ciri demokrasi liberal seperti:kebebasan seluas-luasnya kepada warganya untuk berserikat dan adanya multi partai.

Demokrasi liberal adalah demokrasi yang memberi kebebasan seluas-luasnya kepada warganya untuk berserikat. Dalam hal politik, tidak ada batasan bagi tiap individu atau golongan untuk berserikat. Demokrasi kala ini ditandai dengan banyaknya partai politik. Pada Pemilu 1955, ada 172 partai politik yang bertanding. Kondisi ini menyebabkan partai-partai dengan ideologi yang berbeda saling bersaing untuk menguasai pemerintahan dan menjalankan programnnya. Kabinet terpaksa didukung oleh sejumlah partai berdasarkan hasil usaha pembentukan partai (kabinet formatur). Bila salah satu partai mundur, maka akan terjadi krisis kabinet. Presiden hanya menunjuk seseorang, umumnya ketua partai, untuk membenruk kabinet. Setelah kabinet terbentuk, maka kabinet dilantik oleh presiden. Demokrasi Liberal kerap disebut sebagai sebagai Demokrasi Parlementer. Ini karena kabinet bertanggung jawab pada parlemen. Sehingga jatuh bangun kabinet tergantung dari parlemen. Akibatnya, kabinet sering berganti. Usia kabinet yang pendek menyebabkan program tidak bisa berjalan optimal. Kekacauan politik terjadi karena parlemen memiliki kekuasaan yang sangat besar.

Dengan demikian, ciri-ciri demokrasi liberal seperti: kebebasan seluas-luasnya kepada warganya untuk berserikat dan adanya multi partai.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

24

Olivia Cyntia Deborah Lubis

OKE

Iklan

Pertanyaan serupa

Pecahnya pemberontakan G30S PKI kemudian berdampak serius terhadap ….

4

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia