Iklan

Pertanyaan

Apa latar belakang Eugene Dubois melakukan penelitian di wilayah Indonesia? Tuliskan penemuannya.

Apa latar belakang Eugene Dubois melakukan penelitian di wilayah Indonesia? Tuliskan penemuannya.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

49

:

04

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Eugene Dubois merupakan Paleontologi berkebangsaan Belanda. Paleontologi mencakup studi fosil untuk menentukan evolusi suatu organisme, interaksi, dan lingkungannya. Eugene Dubois melakukan penelitian di Indonesia dikarenakan beberapa hal berikut. Tertarik dengan spesimen yang dilihatnya dari B.D Von Reitschoten yang berupa tengkorak manusia berumur ratusan ribu tahun dari daerah Wajak, Jawa Timur, yang dalam penemuannya disebut dengan Homo wajakensis . Indonesia dinilai sebagai salah satu lokasi penting bagi penyebaran dan perkembangan manusia purba karena dulunya merupakan jalan penghubung antara benua Asia dan Australia pada jaman es, di mana diperkirakan banyak manusia purba dari daratan Asia bermigrasi ke daerah selatan dan banyak menyebar di sana. Bentuk Indonesia yang berupa kepulauan setelah zaman es berakhir diperkirakan mengakibatkan banyak manusia purba hidup di pulau yang berbeda-beda. Dengan keadaan tersebut, maka mereka juga dihadapkan pada keadaan lingkungan yang berbeda, sehingga dinilai memiliki tingkat perkembangan atau evolusi yang berbeda pula. Adapun hasil penemuan Eugene Dubois di wilayah Indonesia, antara lain Homo wajakensis yang ditemukan di Desa Wajak, Tulungagung, Jawa Timur pada tahun 1889 serta Pithecantropus erectus yang itemukan di Trinil, Ngawi, Jawa Timur. pada tahun 1890. Penemuan Pithecanthropus erectus ini menggemparkan dunia dan membuat nama Eugene Dubois terkenal. Hal ini dikarenakan spesies manusia purba Homo erectus ini dianggap menjadi suatu penghubung perubahan evolusi dari sejenis kera menjadi manusia. Dengan demikian, latar belakang penelitian Eugene Dubois di Indonesia, antara lain: Tertarik dengan spesimen yang dilihatnya dari B.D Von Reitschoten, yakni penemuan Homo wajakensis Diperkirakan banyak manusia purba dari daratan Asia bermigrasi ke daerah selatan dan banyak menyebar di Indonesia karena Indonesia menjadi penghubung Asia dan Australia pada zaman es. Bentuk Indonesia yang berupa kepulauan setelah zaman es dengan manusia purba di berbagai daerah berbeda di dalamnya dinilai memiliki tingkat perkembangan atau evolusi yang berbeda pula. Kemudian, hasil temuan Eugene Dubois adalah Homo wajakensis dan Pithecanthropus erectus

Eugene Dubois merupakan Paleontologi berkebangsaan Belanda. Paleontologi mencakup studi fosil untuk menentukan evolusi suatu organisme, interaksi, dan lingkungannya. Eugene Dubois melakukan penelitian di Indonesia dikarenakan beberapa hal berikut.

  1. Tertarik dengan spesimen yang dilihatnya dari B.D Von Reitschoten yang berupa tengkorak manusia berumur ratusan ribu tahun dari daerah Wajak, Jawa Timur, yang dalam penemuannya disebut dengan Homo wajakensis.
  2. Indonesia dinilai sebagai salah satu lokasi penting bagi penyebaran dan perkembangan manusia purba karena dulunya merupakan jalan penghubung antara benua Asia dan Australia pada jaman es, di mana diperkirakan banyak manusia purba dari daratan Asia bermigrasi ke daerah selatan dan banyak menyebar di sana.
  3. Bentuk Indonesia yang berupa kepulauan setelah zaman es berakhir diperkirakan mengakibatkan banyak manusia purba hidup di pulau yang berbeda-beda. Dengan keadaan tersebut, maka mereka juga dihadapkan pada keadaan lingkungan yang berbeda, sehingga dinilai memiliki tingkat perkembangan atau evolusi yang berbeda pula.

Adapun hasil penemuan Eugene Dubois di wilayah Indonesia, antara lain Homo wajakensis yang ditemukan di Desa Wajak, Tulungagung, Jawa Timur pada tahun 1889 serta Pithecantropus erectus
yang itemukan di Trinil, Ngawi, Jawa Timur. pada tahun 1890. Penemuan Pithecanthropus erectus ini menggemparkan dunia dan membuat nama Eugene Dubois terkenal. Hal ini dikarenakan spesies manusia purba Homo erectus ini dianggap menjadi suatu penghubung perubahan evolusi dari sejenis kera menjadi manusia.

Dengan demikian, latar belakang penelitian Eugene Dubois di Indonesia, antara lain:

  1. Tertarik dengan spesimen yang dilihatnya dari B.D Von Reitschoten, yakni penemuan Homo wajakensis
  2. Diperkirakan banyak manusia purba dari daratan Asia bermigrasi ke daerah selatan dan banyak menyebar di Indonesia karena Indonesia menjadi penghubung Asia dan Australia pada zaman es.
  3. Bentuk Indonesia yang berupa kepulauan setelah zaman es dengan manusia purba di berbagai daerah berbeda di dalamnya dinilai memiliki tingkat perkembangan atau evolusi yang berbeda pula.

Kemudian, hasil temuan Eugene Dubois adalah Homo wajakensis dan Pithecanthropus erectus

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan pernyataan berikut! Berakhirnya masa praaksara di Indonesia terjadi sekira abad IV-V Masehi. Menurutmu, benar atau salah pernyataan di atas? Tuliskan pendapatmu!

2

4.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia