Adverbia adalah kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat. Kata-kata yang termasuk kata adverbia yang berfungsi untuk menyatakan sebagai berikut:
- waktu: sudah, telah, sedang, lagi, tengah, akan, belum, masih, baru, pernah, sempat
- sikap batin: ingin, mau, hendak, suka, segan
- perkenan: boleh, wajib, harus, mesti, jangan, dilarang
- kekerapan (frekuensi): jarang, sering, kadang-kadang, sekali, dua kali
- kualitas: amat, sangat, sekali, lebih, paling, kurang, cukup, lumayan
- kuantitas (jumlah): banyak, sedikit, kurang, cukup, beberapa, semua, seluruh, sebagian, separuh, sekitar, kira-kira, kurang lebih
- penyangkalan: tidak, tak, tiada, bukan
- pengakuan: ya, betul, benar
Frasa adverbial ialah kelompok kata yang dibentuk dengan keterangan kata sifat. Frasa ini bersifat modifikasi (mewatasi), misal: sangat baik. Kata “baik” merupakan inti dan kata “sangat” merupakan pewatas. Frasa adverbial bersifat modifikatif dan koordinatif. Frasa yang bersifat modifikasi contohnya ialah agak besar, kurang pandai, hampir baik, begitu kuat, pandai sekali, lebih kuat, dengan bangga, dengan gelisah. Frasa adverbial yang bersifat koordinatif (yang tidak menerangkan), contohnya ialah lebih kurang. Kata lebih tidak menerangkan kurang dan kurang tidak menerangkan lebih.
Kalimat adverbia yang dapat dimodifikasi menjadi frasa adverbial sebagai berikut:
“Anak itu berteriak sekencang-kencangnya.”
Kalimat tersebut menunjukkan adanya penggunaan adverbia kualitas. Apabila dituliskan kembali dengan memodifikasi adverbia kualitas menjadi frasa adverbial, maka kalimat “sekencang-kencangnya” tersebut menjadi “sangat kencang”. Dengan demikian, kalimat yang dapat dituliskan kembali menjadi “Anak itu berteriak sangat kencang”, yakni kata “kencang” merupakan inti dan kata “sangat” merupakan pewatas.
Dengan demikian, jawaban atas intruksi di atas adalah “Anak itu berteriak sangat kencang”.