Iklan

Pertanyaan

Akibat pelaksanaan politik etis dalam pendidikan di Hindia Belanda adalah...

Akibat pelaksanaan politik etis dalam pendidikan di Hindia Belanda adalah...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

49

:

13

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dampakkebijakanpolitik etis di bidangpendidikan adalah perkembangan pendidikan bagi penduduk Hindia Belanda, baik priyayi maupun rakyat biasa. Serta munculnya tokoh intelektual yang menjadi tokoh pergerakan nasional.

 dampak kebijakan politik etis di bidang pendidikan adalah perkembangan pendidikan bagi penduduk Hindia Belanda, baik priyayi maupun rakyat biasa. Serta munculnya tokoh intelektual yang menjadi tokoh pergerakan nasional.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Kondisi kesejahteraan pendudukHindia Belanda yang rendahselama menjadi daerah koloni memicu partai liberal yang ketika itu mendominasi di Parlemen Belanda mengusulkan kebijakan yang dapat memperbaikikondisi penduduk. Selain itu, terdapat pula kritikan terhadap pemerintahmelalui tulisanyang di pelopori wartawan koran De Locomotief , Pieter Broosshooftdan seorang politikus Belanda, Van Deventer. Pada intinya tokoh tersebutmenyatakan agar pemerintahBelandalebih memperhatikan nasib pendudukpribumi di tanah koloni. Kritikan tersebut mempengaruhi lahirnya politik etis yang secara resmi diterapkan pada 17 September 1901 melalui pidato tahunan Ratu Wilhelmina. Kabijakan inidituangkan ke dalam tiga program perbaikan yang dikenal dengan istilahtrias van Deventer, yang meliputi bidang Irigasi, Imigrasi, dan Edukasi. Kebijakan politik etis ini kemudianberdampak terhadap kehidupan penduduk, salah satunya di bidang pendidikan dengan munculnya sekolah-sekolah, baik yang ditujukanuntuk kaum priyayi maupun rakyat biasa.Hal tersebut semakin membuka kesempataan penduduk untuk memperoleh pendidikan dasar. Dampaknya adalah terbentuknya tokoh-tokoh intelektual dari kalangan pribumi yang memiliki kesadaran politik, sehingga tidak sedikit dari mereka yang kemudian membentuk organisasi pergerakan dan menanamkan gagasan dan pemikirannyamelalui kegiatan pers. Selain itu, perkembangan pendidikan di Hindia Belanda juga membuka peluang terjadinya mobilitas sosial di masyarakat. Pendidikan juga mempertemukan penduduk pribumi dari berbaagai etnis sehingga memberikan kesadaran "Nasional" pada diri mereka. Dengan demikian,dampakkebijakanpolitik etis di bidangpendidikan adalah perkembangan pendidikan bagi penduduk Hindia Belanda, baik priyayi maupun rakyat biasa. Serta munculnya tokoh intelektual yang menjadi tokoh pergerakan nasional.

Kondisi kesejahteraan penduduk Hindia Belanda yang rendah selama menjadi daerah koloni memicu partai liberal yang ketika itu mendominasi di Parlemen Belanda mengusulkan kebijakan yang dapat memperbaiki kondisi penduduk. Selain itu, terdapat pula kritikan terhadap pemerintah melalui tulisan yang di pelopori wartawan koran De Locomotief, Pieter Broosshooft dan seorang politikus Belanda, Van Deventer. Pada intinya tokoh tersebut menyatakan agar pemerintah Belanda lebih memperhatikan nasib penduduk pribumi di tanah koloni. Kritikan tersebut mempengaruhi lahirnya politik etis yang secara resmi diterapkan pada 17 September 1901 melalui pidato tahunan Ratu Wilhelmina. Kabijakan ini dituangkan ke dalam tiga program perbaikan yang dikenal dengan istilah trias van Deventer, yang meliputi bidang Irigasi, Imigrasi, dan Edukasi.

Kebijakan politik etis ini kemudian berdampak terhadap kehidupan penduduk, salah satunya di bidang pendidikan dengan munculnya sekolah-sekolah, baik yang ditujukan untuk kaum priyayi maupun rakyat biasa. Hal tersebut semakin membuka kesempataan penduduk untuk memperoleh pendidikan dasar. Dampaknya adalah terbentuknya tokoh-tokoh intelektual dari kalangan pribumi yang memiliki kesadaran politik, sehingga tidak sedikit dari mereka yang kemudian membentuk organisasi pergerakan dan menanamkan gagasan dan pemikirannya melalui kegiatan pers. Selain itu, perkembangan pendidikan di Hindia Belanda juga membuka peluang terjadinya mobilitas sosial di masyarakat. Pendidikan juga mempertemukan penduduk pribumi dari berbaagai etnis sehingga memberikan kesadaran "Nasional" pada diri mereka.


Dengan demikian, dampak kebijakan politik etis di bidang pendidikan adalah perkembangan pendidikan bagi penduduk Hindia Belanda, baik priyayi maupun rakyat biasa. Serta munculnya tokoh intelektual yang menjadi tokoh pergerakan nasional.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Saddam Brooklyn Putra Ksatria

Pembahasan terpotong

Ririn Nafitzah

Pembahasan tidak lengkap

Jeben Mumu Yanto

Pembahasan lengkap banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Sistem pendidikan yang diterapkan Belanda pada awal abad XX membawa perubahan penting bagi bangsa Indonesia. Fakta yang menunjukkan perubahan tersebut adalah ...

12

4.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia