Roboguru

1964 Di manakah akan kuselamatkan Suaraku yang lembut bernama puisi Ketika, seperti Brecht pernah berkata: Bicara tentang pohon pun hampir suatu dosa Di manakah akan kuselamatkan kini Suaraku yang sayup bernama puisi Ketika, seperti kini kita,derita: Bicara tentang kebenaran adalah dosa                                                               (Hartojo Andangdjaja) Puisi tersebut ditulis dalarn keadaan serba sulit hingga orang-orang tidak lagi rnerniliki kebebasan berbicara. Hal itu tampak pada....

Pertanyaan

1964

Di manakah akan kuselamatkan
Suaraku yang lembut bernama puisi
Ketika, seperti Brecht pernah berkata:
Bicara tentang pohon pun hampir suatu
dosa
Di manakah akan kuselamatkan kini
Suaraku yang sayup bernama puisi
Ketika, seperti kini kita,derita:
Bicara tentang kebenaran adalah dosa

                                                              (Hartojo Andangdjaja)

Puisi tersebut ditulis dalarn keadaan serba sulit hingga orang-orang tidak lagi rnerniliki kebebasan berbicara. Hal itu tampak pada....undefined

  1. baris keernpat bait kedua dan baris kedua bait pertarna

  2. baris keernpat bait pertarna dan keduaundefined

  3. baris ketiga bait pertarna dan keduaundefined

  4. baris kedua bait petarna dan keduaundefined

  5. baris pertarna baik pertarna dan keduaundefined

Pembahasan Soal:

Puisi tersebut ditulis dalarn keadaan serba sulit hingga orang-orang tidak lagi rnerniliki kebebasan berbicara. Hal itu tampak pada baris keernpat bait pertarna dan kedua, yakni bicara tentang pohon pun hampir suatu dosa dan bicara tentang kebenaran adalah dosa.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.undefined 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Terakhir diupdate 09 Februari 2021

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved