Iklan

Iklan

Pertanyaan

“Trimaaah!” Suara Ndoro Den Ayu Suryo menggema di rumah itu. Trimah kaget. Dia sedang mengepel lantai dapur. Mungkin terlalu lama karena sambil mengepel dia mengikuti suara gending yang disuarakan oleh Nyi Condrolukito, favoritnya. “Dalam, Ndorooo,” ucap Trimah, dan dia meletakkan lap pel di ember. Lalu dia cepat-cepat menemui Ndoro Den Ayu Suryo. “Kalau sudah selesai mengepel lantai, kamu bersihkan ruang makan, ya?” “Sendiko, Ndoro.” “Cepat ya Nduk.” “Sendiko” Trimah tersenyum. Bibir yang tipis membentuk lubang yang mungil. “Ah, aku dulu digadang Bapak menjadi waranggono. Kalimat berupa kritik yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah …

            “Trimaaah!” Suara Ndoro Den Ayu Suryo menggema di rumah itu. Trimah kaget. Dia sedang mengepel lantai dapur. Mungkin terlalu lama karena sambil mengepel dia mengikuti suara gending yang disuarakan oleh Nyi Condrolukito, favoritnya.

            “Dalam, Ndorooo,” ucap Trimah, dan dia meletakkan lap pel di ember. Lalu dia cepat-cepat menemui Ndoro Den Ayu Suryo.

            “Kalau sudah selesai mengepel lantai, kamu bersihkan ruang makan, ya?”

            “Sendiko, Ndoro.”

            “Cepat ya Nduk.”

            “Sendiko”

            Trimah tersenyum. Bibir yang tipis membentuk lubang yang mungil.

            “Ah, aku dulu digadang Bapak menjadi waranggono.

Kalimat berupa kritik yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah …

  1. Novel ini sangat menarik untuk dibaca karena ceritanya diangkat dari kehidupan nyata.

  2. Pengarang sangat piawai dalam menggambarkan tokoh-tokohnya sehingga terjadi jalinan cerita yang menarik.

  3. Ada beberapa bahasa daerah dalam novel ini sehingga pembaca merasa sulit untuk memahami jalan ceritanya.

  4. Tema cerita mengangkat budaya Jawa sehingga akan menambah wawasan bagi pembaca.

  5. Penulis menggambarkan alur ceritanya sangat baik sehingga pembaca dapat mengikuti alur ceritanya.

Iklan

R. Indriani

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Kritik terhadap sebuah karya sastra (atau dinamakan kritik sastra ), ditujukan untuk menilai dan mempertimbangkan apakah karya tersebut layak digolongkan sebagai karya yang baik dan bernilai di masyarakat. Kritik yang tepat ditujukan untuk cerita tersebut adalah ada beberapa bahasa daerah dalam novel ini sehingga pembaca merasa sulit untuk memahami jalan ceritanya. Dalam cerita tersebut, penulis menggunakan beberapa kosakata bahasa jawa, seperti Dalam, Ndoro, Sendiko, dan Waranggono. Hal ini sesuai dengan pilihan jawaban (C).

Kritik terhadap sebuah karya sastra (atau dinamakan kritik sastra), ditujukan untuk menilai dan mempertimbangkan apakah karya tersebut layak digolongkan sebagai karya yang baik dan bernilai di masyarakat.

Kritik yang tepat ditujukan untuk cerita tersebut adalah ada beberapa bahasa daerah dalam novel ini sehingga pembaca merasa sulit untuk memahami jalan ceritanya. Dalam cerita tersebut, penulis menggunakan beberapa kosakata bahasa jawa, seperti Dalam, Ndoro, Sendiko, dan Waranggono. Hal ini sesuai dengan pilihan jawaban (C).

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan teks berikut! Puisi-Puisi Eko Susanto: Sebuah Kritik Reflektif Kegiatan menulis puisi melihatkan banyak aspek. Aspek tersebut antara lain pengalaman, kedalaman, kejujuran, kecerdasa...

94

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia