Roboguru

"Melalui jalur diplomasi, Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura". Hasil kesepakatan tersebut dicapai saat terjadi ...

Pertanyaan

"Melalui jalur diplomasi, Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura". Hasil kesepakatan tersebut dicapai saat terjadi ...

  1. Perjanjian Renville

  2. Perjanjian Linggajati

  3. Konferensi Meja Bundar

  4. Perundingan Roem-Royen

Pembahasan Soal:

Perjanjian Linggajati merupakan salah satu perjanjian antara Indonesia dengan Belanda, terkait status kemerdekaan Indonesia di Masa Revolusi Nasional yang terjadi antara tahun 1945-1950. Waktu yang disepakati dalam perjanjian Linggajati dilaksanakan dari 12-15 November 1946 di Linggajati, Kuningan, Jawa Barat. Adapun masing-masing pihak dari Indonesia dan Belanda, masing-masing diwakili oleh Sutan Sjahrir dan W. Schermerhorn, hadir sebagai penengah dari Inggris Lord Killearen.
Pada Perjanjian Linggajati, disepakati beberapa hasil, diantaranya :

  1. Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatera, Jawa dan Madura.
  2. Belanda sudah harus meninggalkan daerah de facto paling lambat tanggal 1 Januari 1949.
  3. Republik Indonesia dan Belanda akan bekerja sama dalam membentuk negeri Indonesia Serikat, dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS).
  4. RIS dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia-Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sebutkanlah Waktu, tempat dan isinya (hasilnya) Perundingan Linggarjati

Pembahasan Soal:

Perjanjian Linggarjati merupakan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Republik Indonesia untuk memperoleh pengakuan kedaulatan dari pemerintah Belanda dengan jalan diplomatik. Perjanjian itu melibatkan pihak Indonesia dan Belanda, serta Inggris sebagai penengah. Perjanjian ini dilaksanakan di Desa Linggarjati, perbatasan antara Cirebon dan Kuningan, pada tanggal 11 November 1946. Indonesia diwakili Sutan Syahrir, A.K. Gani, Susanto Tirtoprojo, dan Mohammad Roem. Pihak Belanda diwakuli Schermerhorn, dan penengah dari pihak Inggris diwakili Lord Killearn. Hasil dari perjanjian ini antara lain.

  1. Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura
  2. Belanda harus meninggalkan wilayah Republik Indonesia selambat-lambatnya tanggal 1 Januari 1949
  3. Belanda dan Indonesia sepakat membentuk negara Republik Indonesia Serikat (RIS).
  4. RIS harus bergabung dengan negara-begara persemakmuran di bawah Kerajaan Belanda

 

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah Perjanjian Linggarjati dilaksanakan di Linggarjati pada tanggal 11 November 1946 dengan hasil perjanjiannya salah satunya adalah Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura. 

Roboguru

Berikut adalah salah satu isi kesepakatan Perundingan Linggajati ….

Pembahasan Soal:

Perundingan Linggajati yang ditandatangani Indonesia-Belanda pada 25 Maret 1947 menghasilkan kesepakatan-kesepakatan penting sebagai berikut.

  1. Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu, Sumatra, Jawa, dan Madura.undefined 
  2. Wilayah Indonesia dibagi menjadi tiga zona. Republik Indonesia (Jawa, Sumatra, dan Madura), Kalimantan, dan Indonesia Timur.undefined 
  3. Tentara Belanda harus meninggalkan wilayah Republik Indonesia dengan segera dan secepatnya.undefined 
  4. Indonesia dan Belanda membentuk negara federal yang disebut Republik Indonesia Serikat (RIS).undefined 
  5. Dalam bentuk Republik Indonesia Serikat (RIS), Indonesia harus tergabung dalam negara persemakmuran Indonesia-Belanda, bersama Suriname dan Curaçao dengan dengan ratu Belanda sebagai ketuanya.undefined 

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.undefined 

Roboguru

Dampak positif Perundingan Linggajati secara politik adalah bahwa kedaulatan Indonesia…

Pembahasan Soal:

Hasil Perundingan Linggajati jika dipandang dari sisi politik internasional maka kedudukan Republik Indonesia menjadi lebih kuat. Persetujuan Linggajati memiliki nilai positif bagi Indonesia, karena pasca penandatanganan, pengakuan kedaulatan dari beberapa negara terus mengalir terhadap Indonesia. Praktis, Perundingan Linggajati secara de facto membuat negara-negara lain mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Republik Indonesia. 

Roboguru

Bagaimana dampak politis Perundingan Linggajati terhadap jalannya kabinet pemerintahan Syahrir?

Pembahasan Soal:

Beberapa pihak utamanya kalangan oposisi memandang hasil kesepakatan Perundingan Linggarjati sebagai kegagalan Syahrir dalam mempertahankan kedaulatan negara Indonesia. Imbasnya posisi Syahrir sebagai kepala pemerintahan semakin sulit akibat penolakan pihak oposisi hingga menculik Syahrir pada 26 Juni 1946 di Solo. Bahkan pada tanggal 3 Juli 1946, Mayor Jenderal Sudarsono sebagai pelaku utama kudeta datang menghadap Presiden Soekarno untuk menuntut pemberhentian Kabinet Syahrir. Akan tetapi, Presiden Soekarno tidak menerima tuntutan tersebut dan menangkap Sudarsono. Setelah keadaan kembali normal, Presiden Soekarno kemudian meminta Syahrir untuk kembali menjadi Perdana Menteri. Syahrir kemudian melanjutkan perundingan dengan pihak Belanda. Namun, Akibat tekanan dari berbagai pihak, akhirnya Syahrir kembali mundur dari posisi Perdana Menteri.

Roboguru

Dalam perspektif kaum oposisi pemerintah, hasil Perundingan Linggajati dianggap negatif dan merugikan karena…

Pembahasan Soal:

Berkebalikan dengan kubu yang pro dengan hasil Perundingan Linggajati, pihak oposisi Indonesia menganggap Perundingan Linggajati sebagai sebuah kekalahan, hasil Perundingan Linggajati dianggap merugikan Indonesia. Salah satu poin dalam Perundingan Linggajati yang membuat lemah Indonesia adalah posisi Republik Indonesia menjadi lebih kecil yaitu hanya meliputi Sumatra, Jawa dan Madura. Reaksi keras juga ditunjukkan beberapa partai seperti Partai Rakyat Indonesia, Partai Rakyat Jelata, Partai Masyumi, dan PNI yang memprotes hasil kesepakatan Perundingan Linggajati.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved