Anji V

03 Januari 2022 14:56

Iklan

Anji V

03 Januari 2022 14:56

Pertanyaan

Watak tokoh kakek dalam kutipan cerita tersebut adalah... "Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!" "Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu? Aku bukan kangmasmu!" Bentak kakek-kakek itu lagi. "Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa wajib dingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya. Bersalah Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. "Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?" "Mengapa?" "Pantas kau panggil mbah?" "Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?" "Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!"

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

30

:

28

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Lisa

Mahasiswa/Alumni Universitas Sanata Dharma

04 Januari 2022 08:59

Jawaban terverifikasi

Hai, Anji V. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Watak tokoh kakek dalam kutipan cerita tersebut adalah pemarah. Yuk, kita simak pembahasannya. Cerpen (cerita pendek) adalah teks yang mengangkat persoalan kehidupan manusia secara khusus yang ditandai dengan jumlah karakter yang relatif kecil hanya fokus satu kejadian/peristiwa. Tokoh merupakan salah satu unsur dalam cerpen. Teknik penokohan adalah cara pengarang melukiskan atau mendiskripsikan perwatakan tokoh agar dikenali oleh pembaca. Terdapat dua macam teknik penokohan, yaitu teknik penokohan analitik (langsung) dan teknik penokohan dramatik (tidak langsung). (1) Teknik penokohan analitik atau naratif adalah cara penampilan tokoh secara langsung melalui uraian, deskripsi atau penjelasan oleh sang pengarang. Tokohnya dihadirkan ke hadapan pembaca dengan tidak berbelit-belit (sifat, watak, tingkah laku, ciri fisik). Teknik penokohan ini sangat sederhana dan ekonomis karena tidak membutuhkan banyak deskripsi. Dengan ini, sang pembaca akan lebih memerhatikan kepada cerita dan plot. Namun, sang pengarang harus mempertahankan konsistensi karakter dari tokoh itu. (2) Teknik penokohan dramatik adalah cara penampilan tokoh secara tidak langsung. Pengarang tidak mendeskripsikan secara eksplisit sifat dan serta tingkah laku tokoh. Untuk mengetahui watak tokoh pembaca harus menafsirkan sendiri ucapan, pikiran, perbuatan, bentuk fisik, reaksi, ucapan dan pendapat karakter tersebut. Penampilan tokoh cerita dengan menggunakan teknik dramatik dilakukan secara tidak langsung. Sang pengarang membiarkan para tokoh untuk memperlihatkan karakter-karakternya melalui tingkah laku, peristiwa yang terjadi, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti kejadian-kejadian yang terjadi di sebuah karya fiksi tidak hanya untuk memperkembangkan plot, tetapi menceritakan pendirian masing-masing tokoh. Dalam cerita tersebut, watak tokoh kakek digambarkan menggunakan teknik dramatik. Melalui dialog antar tokoh, tampak bahwa kakek adalah seorang yang pemarah. Hal tersebut dapat dilihat dari dialog "Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!" dan dilanjutkan dengan respon kakek "Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu? Aku bukan kangmasmu!" Bentak kakek-kakek itu lagi. Oleh karena itu, watak tokoh kakek dalam kutipan cerita tersebut adalah pemarah. Semoga membantu.


Iklan

Yhanti Y

10 Januari 2022 14:51

Watak tokoh kakek dalam kutipan cerita tersebut adalah pemarah


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

54

0.0

Jawaban terverifikasi