Anji V

01 Januari 2022 02:04

Iklan

Anji V

01 Januari 2022 02:04

Pertanyaan

Wajah Nasionalisme Pemuda Indonesia, Kini Berbicara soal nasionalisme mungkin tidak akan ada habisnya. Banyak yang mengatakan bahwa nasinalisme bukan untuk diartikan, melainkan hanya untuk diamalkan atau bahasa sederhananya dipraktekkan. Mungkin betul, namun tidak ada salahnya jika kita juga bisa mendefinisikan kata yang cukup berarti bagi kita ini. Nasionalisme merupakan rasa cinta kepada tanah air. Kata cinta di sini memiliki makna yang cukup mendalam. Cinta berarti sayang dengan tulus tanpa pamrih. Mungkin kata yang satu ini dulu menjadi tameng depan untuk menuju suatu perubahan. Sebagai contoh ketika masa transisi orde baru menuju orde reformasi. Pemuda dan mahasiswa bersatu berada di garis depan beraksi atas nama rakyat rela berjuang sampai titik darah penghabisan. Merelakan harta bahkan jiwa dan raga. Tidak sedikit yang harus merelakan masa mudanya untuk memikirkan nasib bangsanya. Tidak sedikit yang mau turun ke jalan. Berorasi dan memperjuangkan nasib rakyat yang sedang koleps waktu itu. Namun, bagaimana dengan pemuda saat ini. Masihkah ada yang berjiwa seperti pemuda di era tumbangnya orde baru? Mungkin masih ada. Namun, sungguh berbeda dengan semangat dan atmosfer aktivis jaman dahulu. Ada seorang teman yang mengatakan bahwa menjadi seorang aktivis sudah bukan jamannya. Ada yang mengatakan bahwa menjadi aktivis saat ini kurang ada gregetnya. Pemuda yang berada digaris depan adalah para pemuda yang siap secara mental dan intelektual . Bukan hanya mengandalkan kekerasan fisik apalagi provokasi . Pemuda- pemuda seperti ini banyak di Indonesia. Sebut saja mahasiswa. Mahasiswa seharusnya sangat memenuhi kriteria ini. Mahasiswa adalah golongan terpelajar pada tingkat tertinggi. Masalah intelektual, tentu mereka nomer satu. Tapi bagaimana kalau bicara masalah mental? Apalagi semangat. Pertanyaan 4. Dukungan dan saran kepada siapakah yang dituju oleh editorial tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

45

:

30

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Alya

Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan

02 Januari 2022 03:24

Jawaban terverifikasi

Halo, Anji V. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya :) Dukungan dan saran yang dituju oleh teks editorial di atas adalah untuk pemuda Indonesia di masa kini. Yuk simak pembahasan berikut. Teks editorial merupakan teks dalam surat kabar yang berisi pendapat atau pandangan redaksi dari media yang bersangkutan mengenai suatu isu atau masalah aktual. Isu yang dibahas merupakan masalah aktual yang dapat berupa politik, sosial, ekonomi, dan sebagainya. Teks editorial di atas membahas isu sosial, yaitu nasionalisme pemuda Indonesia saat ini. Pada teks di atas, berisi pembahasan apa itu nasionalisme, bagaimana pemuda di masa transisi orde baru menuju orde reformasi, serta bagaimana pemuda di masa sekarang. Dukungan dan saran pada teks editorial di atas ditujukan kepada pemuda-pemuda Indonesia di masa kini. Berdasarkan penjelasan tersebut, dukungan dan saran yang dituju oleh teks editorial di atas adalah untuk pemuda Indonesia di masa kini. Hal ini dibuktikan dengan salah satu kutipan berupa saran yang berbunyi "Pemuda yang berada digaris depan adalah para pemuda yang siap secara mental dan intelektual. Bukan hanya mengandalkan kekerasan fisik apalagi provokasi." Dengan demikian, dukungan dan saran yang dituju oleh teks editorial di atas adalah untuk pemuda Indonesia di masa kini. Semoga membantu :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

63

0.0

Jawaban terverifikasi