Hilman H

25 Agustus 2022 06:51

Iklan

Hilman H

25 Agustus 2022 06:51

Pertanyaan

Ubahlah ilustrasi berikut menjadi peribahasa yang sesuai. Aku tidak mengerti alasan mereka selalu berdua. Tidak hanya saat di sekolah, tetapi juga saat bermain dan makan tidak terpisahkan. Setiap kali aku lihat Anita, di situ pula ada Anggi.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

07

:

04

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

02 Oktober 2022 01:01

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah Bagai inai dengan kuku.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Peribahasa merupakan ungkapan atau kalimat ringkas, padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan kutipan "Aku tidak mengerti alasan mereka selalu berdua. Tidak hanya saat di sekolah, tetapi juga saat bermain dan makan tidak terpisahkan." peribahasa yang sesuai adalah <strong>"Bagai inai dengan kuku</strong>" yang memiliki arti sangat karib (tentang orang bersahabat atau orang berkasih-kasihan); tidak dapat terpisahkan.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjelasan di atas, peribahasa yang sesuai dari ilustrasi di atas adalah<strong> Bagai inai dengan kuku.</strong></p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah Bagai inai dengan kuku.</p>

Jawaban yang benar adalah Bagai inai dengan kuku.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Peribahasa merupakan ungkapan atau kalimat ringkas, padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

 

Berdasarkan kutipan "Aku tidak mengerti alasan mereka selalu berdua. Tidak hanya saat di sekolah, tetapi juga saat bermain dan makan tidak terpisahkan." peribahasa yang sesuai adalah "Bagai inai dengan kuku" yang memiliki arti sangat karib (tentang orang bersahabat atau orang berkasih-kasihan); tidak dapat terpisahkan.

 

Berdasarkan penjelasan di atas, peribahasa yang sesuai dari ilustrasi di atas adalah Bagai inai dengan kuku.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah Bagai inai dengan kuku.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

70

0.0

Jawaban terverifikasi