Dyah A

15 Maret 2023 03:44

Iklan

Dyah A

15 Maret 2023 03:44

Pertanyaan

Tunjukkan dan buktikan satu kalimat penjelas yang tidak koheren dalam paragraf berikut! (1) Sejarah politik Indonesia mencatat kasus khusus penggunaan kode x. (2) Tanggal 16 Oktober 1945, Mohammad Hatta mengeluarkan Maklumat Wakil Presiden Nomor X tentang pemberian kekuasaan lembaga legislatif kepada Komite Nasional Pusat. (3) Dalam surat-surat resmi setelahnya, x pada maklumat itu dipahami sebagai angka Romawi yang semakna dengan 10. (4) Namun, menurut Adnan Buyung Nasution, pemahaman itu keliru karena x di situ tak mengacu pada penomoran yang lazim. (5) Adnan Buyung Nasution adalah seorang pengacara. (6) Hal itu berarti huruf x itu khusus atau istimewa.

Tunjukkan dan buktikan satu kalimat penjelas yang tidak koheren dalam paragraf berikut!

(1) Sejarah politik Indonesia mencatat kasus khusus penggunaan kode x. (2) Tanggal 16 Oktober 1945, Mohammad Hatta mengeluarkan Maklumat Wakil Presiden Nomor X tentang pemberian kekuasaan lembaga legislatif kepada Komite Nasional Pusat. (3) Dalam surat-surat resmi setelahnya, x pada maklumat itu dipahami sebagai angka Romawi yang semakna dengan 10. (4) Namun, menurut Adnan Buyung Nasution, pemahaman itu keliru karena x di situ tak mengacu pada penomoran yang lazim. (5) Adnan Buyung Nasution adalah seorang pengacara. (6) Hal itu berarti huruf x itu khusus atau istimewa.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

07

:

18

Klaim

1

1


Iklan

Mercon M

Community

28 April 2024 15:02

<p>Jawabannya adalah kalimat nomor (6)</p><p>&nbsp;</p><p>pembahasa:</p><p>Meskipun paragraf tersebut membahas tentang penggunaan kode "x" dalam sejarah politik Indonesia, kalimat nomor (6) yang menyatakan "Hal itu berarti huruf x itu khusus atau istimewa" tidak koheren dengan konteks kalimat sebelumnya. Kalimat tersebut tidak memberikan penjelasan langsung atau bukti yang relevan terkait dengan kode "x" yang dibahas dalam paragraf.</p>

Jawabannya adalah kalimat nomor (6)

 

pembahasa:

Meskipun paragraf tersebut membahas tentang penggunaan kode "x" dalam sejarah politik Indonesia, kalimat nomor (6) yang menyatakan "Hal itu berarti huruf x itu khusus atau istimewa" tidak koheren dengan konteks kalimat sebelumnya. Kalimat tersebut tidak memberikan penjelasan langsung atau bukti yang relevan terkait dengan kode "x" yang dibahas dalam paragraf.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

70

0.0

Jawaban terverifikasi