Anonim A

28 Mei 2024 13:50

Iklan

Anonim A

28 Mei 2024 13:50

Pertanyaan

tuliskan jenis kalender dalam peradaban sejarah dunia atau dari manusia

tuliskan jenis kalender dalam peradaban sejarah dunia atau dari manusia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

12

:

29

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

28 Mei 2024 14:09

Jawaban terverifikasi

<p>Kalender telah menjadi bagian penting dari peradaban manusia, digunakan untuk mengatur waktu, pertanian, dan berbagai aspek kehidupan sosial dan keagamaan. Berikut adalah beberapa jenis kalender yang terkenal dalam sejarah peradaban dunia:</p><p><strong>Kalender Gregorian</strong>:</p><ul><li>Digunakan secara luas di seluruh dunia saat ini.</li><li>Diperkenalkan oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1582.</li><li>Menggantikan kalender Julian untuk menyesuaikan lebih akurat dengan tahun tropis.</li></ul><p><strong>Kalender Julian</strong>:</p><ul><li>Diperkenalkan oleh Julius Caesar pada tahun 45 SM.</li><li>Mengandalkan siklus 365,25 hari, menyebabkan kesalahan akumulatif yang diperbaiki oleh kalender Gregorian.</li></ul><p><strong>Kalender Hijriyah (Islam)</strong>:</p><ul><li>Berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi.</li><li>Dimulai dari tahun 622 M, tahun ketika Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah.</li><li>Terdiri dari 12 bulan lunar dan tahun Hijriyah lebih pendek sekitar 11 hari dari tahun Gregorian.</li></ul><p><strong>Kalender Yahudi</strong>:</p><ul><li>Kombinasi dari sistem lunar dan solar (lunisolar).</li><li>Digunakan untuk menentukan hari-hari keagamaan dan perayaan Yahudi.</li><li>Tahun baru Yahudi, Rosh Hashanah, jatuh pada musim gugur.</li></ul><p><strong>Kalender Cina</strong>:</p><ul><li>Juga merupakan kalender lunisolar.</li><li>Setiap tahun dikaitkan dengan salah satu dari 12 hewan dalam zodiak Cina.</li><li>Digunakan untuk berbagai festival tradisional seperti Tahun Baru Imlek.</li></ul><p><strong>Kalender Maya</strong>:</p><ul><li>Termasuk Tzolk'in (kalender 260 hari) dan Haab' (kalender solar 365 hari).</li><li>Menggunakan sistem penghitungan panjang untuk mencatat jangka waktu yang lebih panjang.</li><li>Penting untuk upacara keagamaan dan perhitungan astronomi.</li></ul><p><strong>Kalender Hindu</strong>:</p><ul><li>Terdiri dari beberapa variasi regional yang berbeda.</li><li>Menggabungkan siklus bulan dan matahari.</li><li>Digunakan untuk menentukan waktu festival dan upacara keagamaan.</li></ul><p><strong>Kalender Ethiopia</strong>:</p><ul><li>Mirip dengan kalender Koptik.</li><li>Terdiri dari 13 bulan (12 bulan dengan 30 hari dan satu bulan dengan 5 atau 6 hari).</li><li>Tahun baru dimulai pada 11 atau 12 September dalam kalender Gregorian.</li></ul><p><strong>Kalender Jepang</strong>:</p><ul><li>Menggunakan sistem era (nengō), di mana setiap periode kekaisaran memiliki nama era sendiri.</li><li>Sejak 1873, Jepang juga menggunakan kalender Gregorian.</li></ul><p><strong>Kalender Iran (Hijriyah Shamsiyah)</strong>:</p><ul><li>Kalender solar yang digunakan di Iran dan beberapa negara tetangga.</li><li>Tahun baru dimulai pada Nowruz, sekitar tanggal 21 Maret.</li></ul><p>&nbsp;</p>

Kalender telah menjadi bagian penting dari peradaban manusia, digunakan untuk mengatur waktu, pertanian, dan berbagai aspek kehidupan sosial dan keagamaan. Berikut adalah beberapa jenis kalender yang terkenal dalam sejarah peradaban dunia:

Kalender Gregorian:

  • Digunakan secara luas di seluruh dunia saat ini.
  • Diperkenalkan oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1582.
  • Menggantikan kalender Julian untuk menyesuaikan lebih akurat dengan tahun tropis.

Kalender Julian:

  • Diperkenalkan oleh Julius Caesar pada tahun 45 SM.
  • Mengandalkan siklus 365,25 hari, menyebabkan kesalahan akumulatif yang diperbaiki oleh kalender Gregorian.

Kalender Hijriyah (Islam):

  • Berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi.
  • Dimulai dari tahun 622 M, tahun ketika Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah.
  • Terdiri dari 12 bulan lunar dan tahun Hijriyah lebih pendek sekitar 11 hari dari tahun Gregorian.

Kalender Yahudi:

  • Kombinasi dari sistem lunar dan solar (lunisolar).
  • Digunakan untuk menentukan hari-hari keagamaan dan perayaan Yahudi.
  • Tahun baru Yahudi, Rosh Hashanah, jatuh pada musim gugur.

Kalender Cina:

  • Juga merupakan kalender lunisolar.
  • Setiap tahun dikaitkan dengan salah satu dari 12 hewan dalam zodiak Cina.
  • Digunakan untuk berbagai festival tradisional seperti Tahun Baru Imlek.

Kalender Maya:

  • Termasuk Tzolk'in (kalender 260 hari) dan Haab' (kalender solar 365 hari).
  • Menggunakan sistem penghitungan panjang untuk mencatat jangka waktu yang lebih panjang.
  • Penting untuk upacara keagamaan dan perhitungan astronomi.

Kalender Hindu:

  • Terdiri dari beberapa variasi regional yang berbeda.
  • Menggabungkan siklus bulan dan matahari.
  • Digunakan untuk menentukan waktu festival dan upacara keagamaan.

Kalender Ethiopia:

  • Mirip dengan kalender Koptik.
  • Terdiri dari 13 bulan (12 bulan dengan 30 hari dan satu bulan dengan 5 atau 6 hari).
  • Tahun baru dimulai pada 11 atau 12 September dalam kalender Gregorian.

Kalender Jepang:

  • Menggunakan sistem era (nengō), di mana setiap periode kekaisaran memiliki nama era sendiri.
  • Sejak 1873, Jepang juga menggunakan kalender Gregorian.

Kalender Iran (Hijriyah Shamsiyah):

  • Kalender solar yang digunakan di Iran dan beberapa negara tetangga.
  • Tahun baru dimulai pada Nowruz, sekitar tanggal 21 Maret.

 


Iklan

Navniaaa N

28 Mei 2024 23:27

Jawaban terverifikasi

<p>Awal mula adanya Kalender dan sejarah penemuan penghitungan Kalender dimulai sejak pada zaman purba yang mulai mengamati waktu rotasi dn revolusi bulan...hingga menyamakan dengan matahari</p><p>Arkeolog menemukan, lubang telah diatur sedemikian rupa sehingga hari pertengahan musim dingin (saat Matahari berada di 23,5 derajat Lintang Selatan) mampu ditandai dengan sudut pada busur kalender itu. Kalender yang berbasis Bulan memiliki 12 bulan, tetapi jumlah harinya berbeda dengan kalender Matahari. Bila dibandingkan dengan kalender Bulan, maka ada 12,37 bulan dalam kalender Matahari. Temuan pengaturan lubang dalam busur untuk menandai pertengahan musim dingin menunjukkan bahwa manusia zaman itu melakukan kalibrasi sehingga sistem kalender Bulan sesuai dengan sistem kalender Matahari.</p><p>1. Kalender Masehi</p><p>Dengan kalender Masehi ini, kita menghitung 1 tahun terdiri dari 12 bulan atau 365/366 hari.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Kalender Masehi menggunakan dasar pergerakan Matahari, yang merupakan penyempurnaan dari kalender Julian dan Gregorian.</p><p>Tahun Masehi baru dihitung sejak kelahiran Isa Al-Masih dari Nazaret, yang mulai diadopsi di Eropa Barat pada sekitar abad ke-8.</p><p>&nbsp;</p><p>2. Kalender Hijriah</p><p>Kalender Hijriah atau disebut juga kalender Islami berpedoman pada pergerakan bulan, yang setiap tahunnya terdiri dari 12 bulan.&nbsp;</p><p>3. Kalender Tionghoa</p><p>Dengan memadukan perhitungan peredaran Bulan dan Matahari, kalender Tionghoa mulai digunakan sekitar tahun 551 Sebelum Masehi.&nbsp;</p><p>Kalender Tionghoa membagi satu tahun dalam lima fase yang disimbolkan dalam unsur, yakni kayu, api, tanah, logam, dan air.</p><p>Dalam kalender ini, satu tahun terdiri dari 10 bulan atau 360 hari, yang satu bulannya berumur 36 hari.&nbsp;</p><p>Satu bulan dalam kalender Tionghoa dibagi menjadi tiga pekan, sehingga satu pekan sama dengan 12 hari.</p><p>4. Kalender Suku Maya<br>Suku Maya, penduduk asli benua Amerika, memiliki kalender sendiri yang mereka ciptakan sekitar 747 sampai 353 Sebelum Masehi.&nbsp;<br>Kalender ini terdiri dari 260 hari yang terbagi dalam 13 trecena, setiap trecena adalah 20 hari.</p><p><br>5. Kalender Jepang</p><p>Bukan Januari sampai Desember, orang Jepang punya kalender sendiri yang menyebutkan 12 bulan di dalamnya dengan bahasanya sendiri.&nbsp;</p><p>Adapun 12 bulan di kalender Jepang yaitu Ichigatsu, Nigatsu, Sangatsu, Shigatsu, Gogatsu, Rokugatsu, Sichigatsu, Hachigatsu, Kugatsu, Jugatsu, Juichigatsu dan Junigatsu.</p><p>Kalender Jepang diketahui berpedoman pada kalender Gregorian, yang digunakan sejak tahun ke-6 zaman pemerintahan Kaisar Meiji.&nbsp;</p><p>6. Kalender Saka</p><p>Berasal dari India, kalender Saka menggunakan sistem perhitungan menurut Matahari dan Bulan, dimulai dari tahun 78 Masehi.&nbsp;</p><p>Ada enam musim dalam kalender Saka, setiap musimnya berlangsung selama 2 bulan, sehingga ada 12 bulan dalam setahun.&nbsp;</p><p>Kalender Saka juga digunakan oleh teman-teman di Bali, lo. Menurut kalender ini, tahun baru di Bali diperingati sebagai Hari Raya Nyepi.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Awal mula adanya Kalender dan sejarah penemuan penghitungan Kalender dimulai sejak pada zaman purba yang mulai mengamati waktu rotasi dn revolusi bulan...hingga menyamakan dengan matahari

Arkeolog menemukan, lubang telah diatur sedemikian rupa sehingga hari pertengahan musim dingin (saat Matahari berada di 23,5 derajat Lintang Selatan) mampu ditandai dengan sudut pada busur kalender itu. Kalender yang berbasis Bulan memiliki 12 bulan, tetapi jumlah harinya berbeda dengan kalender Matahari. Bila dibandingkan dengan kalender Bulan, maka ada 12,37 bulan dalam kalender Matahari. Temuan pengaturan lubang dalam busur untuk menandai pertengahan musim dingin menunjukkan bahwa manusia zaman itu melakukan kalibrasi sehingga sistem kalender Bulan sesuai dengan sistem kalender Matahari.

1. Kalender Masehi

Dengan kalender Masehi ini, kita menghitung 1 tahun terdiri dari 12 bulan atau 365/366 hari. 

 

Kalender Masehi menggunakan dasar pergerakan Matahari, yang merupakan penyempurnaan dari kalender Julian dan Gregorian.

Tahun Masehi baru dihitung sejak kelahiran Isa Al-Masih dari Nazaret, yang mulai diadopsi di Eropa Barat pada sekitar abad ke-8.

 

2. Kalender Hijriah

Kalender Hijriah atau disebut juga kalender Islami berpedoman pada pergerakan bulan, yang setiap tahunnya terdiri dari 12 bulan. 

3. Kalender Tionghoa

Dengan memadukan perhitungan peredaran Bulan dan Matahari, kalender Tionghoa mulai digunakan sekitar tahun 551 Sebelum Masehi. 

Kalender Tionghoa membagi satu tahun dalam lima fase yang disimbolkan dalam unsur, yakni kayu, api, tanah, logam, dan air.

Dalam kalender ini, satu tahun terdiri dari 10 bulan atau 360 hari, yang satu bulannya berumur 36 hari. 

Satu bulan dalam kalender Tionghoa dibagi menjadi tiga pekan, sehingga satu pekan sama dengan 12 hari.

4. Kalender Suku Maya
Suku Maya, penduduk asli benua Amerika, memiliki kalender sendiri yang mereka ciptakan sekitar 747 sampai 353 Sebelum Masehi. 
Kalender ini terdiri dari 260 hari yang terbagi dalam 13 trecena, setiap trecena adalah 20 hari.


5. Kalender Jepang

Bukan Januari sampai Desember, orang Jepang punya kalender sendiri yang menyebutkan 12 bulan di dalamnya dengan bahasanya sendiri. 

Adapun 12 bulan di kalender Jepang yaitu Ichigatsu, Nigatsu, Sangatsu, Shigatsu, Gogatsu, Rokugatsu, Sichigatsu, Hachigatsu, Kugatsu, Jugatsu, Juichigatsu dan Junigatsu.

Kalender Jepang diketahui berpedoman pada kalender Gregorian, yang digunakan sejak tahun ke-6 zaman pemerintahan Kaisar Meiji. 

6. Kalender Saka

Berasal dari India, kalender Saka menggunakan sistem perhitungan menurut Matahari dan Bulan, dimulai dari tahun 78 Masehi. 

Ada enam musim dalam kalender Saka, setiap musimnya berlangsung selama 2 bulan, sehingga ada 12 bulan dalam setahun. 

Kalender Saka juga digunakan oleh teman-teman di Bali, lo. Menurut kalender ini, tahun baru di Bali diperingati sebagai Hari Raya Nyepi. 

 

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jelaskan Dalam bentuk apa dukungan Vatikan dalam merespon berita proklamasi???

9

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

14

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan