Rini P

04 Januari 2022 04:25

Iklan

Rini P

04 Januari 2022 04:25

Pertanyaan

Tuliskan isi pokok dari Hikayat Putri Kemuning kemudian buatlah sinopsisnya! Hikayat Putri Kemuning Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang putri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Namun, ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka. Kesepuluh putri itu dinamai dengan nama-nama warna. Putri Sulung bernama Putri Jambon. Adik-adiknya dinamai Putri Jingga, Putri Nila, Putri Hijau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, dan Putri Kuning. Baju yang mereka pakai pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Putri Kuning sedikit berbeda, ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya ia selalu riang dan dan tersenyum ramah kepada siapapun. Ia lebih suka berpergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya. Pada suatu hari, raja hendak pergi jauh. Ia mengumpulkan semua putri-putrinya. “Aku hendak pergi jauh dan lama. Oleh-oleh apakah yang kalian inginkan?” tanya raja. “Aku ingin perhiasan yang mahal,” kata Putri Jambon. “Aku mau kain sutra yang berkilau-kilau,” kata Putri Jingga. 9 anak raja meminta hadiah yang mahal – mahal pada ayahanda mereka. Lain halnya dengan Putri Kuning. Ia berpikir sejenak, lalu memegang lengan ayahnya. “Ayah, aku hanya ingin ayah kembali dengan selamat,” katanya. Kakak-kakaknya tertawa dan mencemoohkannya. “Anakku, sungguh baik perkataanmu. Tentu saja aku akan kembali dengan selamat dan kubawakan hadiah indah buatmu,” kata sang raja. Tak lama kemudian, raja pun pergi. Selama sang raja pergi, para putri semakin nakal dan malas. Mereka sering membentak inang pengasuh dan menyuruh pelayan agar menuruti mereka. Karena sibuk menuruti permintaan para putri yang rewel itu, pelayan tak sempat membersihkan taman istana. Putri Kuning sangat sedih melihatnya karena taman adalah tempat kesayangan ayahnya. Tanpa ragu, Putri Kuning mengambil sapu dan mulai membersihkan taman itu. Daun-daun kering dirontokkannya, rumput liar dicabutnya, dan dahan-dahan pohon dipangkasnya hingga rapi. Semula inang pengasuh melarangnya, namun Putri Kuning tetap berkeras mengerjakannya. Kakak-kakak Putri Kuning yang melihat adiknya menyapu, tertawa keras-keras. “Lihat tampaknya kita punya pelayan baru,” kata seorang diantaranya. “Hai pelayan! Masih ada kotoran nih!” ujar seorang yang lain sambil melemparkan sampah. Taman istana yang sudah rapi, kembali acak-acakan. Putri Kuning diam saja dan menyapu sampah-sampah itu. Kejadian tersebut terjadi berulang-ulang sampai Putri Kuning kelelahan. Dalam hati ia bisa merasakan penderitaan para pelayan yang dipaksa mematuhi berbagai perintah kakak-kakaknya. “Kalian ini sungguh keterlaluan. Mestinya ayah tak perlu membawakan apa-apa untuk kalian. Bisanya hanya mengganggu saja!” kata Putri Kuning dengan marah. “Sudah ah, aku bosan. Kita mandi di danau saja!” ajak Putri Nila. Mereka meninggalkan Putri Kuning seorang diri. Begitulah yang terjadi setiap hari, sampai ayah mereka pulang. Ketika Sang Raja tiba di istana, kesembilan putrinya masih bermain di danau, sementara Putri Kuning sedang merangkai bunga di teras istana. Mengetahui hal itu, raja menjadi sangat sedih. “Anakku yang rajin dan baik budi! Ayahmu tak mampu memberi apa-apa selain kalung batu hijau ini, bukannya warna kuning kesayanganmu!” kata sang raja. Raja memang sudah mencari-cari kalung batu kuning di berbagai negeri, namun benda itu tak pernah ditemukannya. “Sudahlah Ayah, tak mengapa. Batu hijau pun cantik! Lihat, serasi benar dengan bajuku yang berwarna kuning,” kata Putri Kuning dengan lemah lembut. “Yang penting, ayah sudah kembali. Akan kubuatkan teh hangat untuk ayah,” ucapnya lagi. Ketika Putri Kuning sedang membuat teh, kakak-kakaknya berdatangan. Mereka ribut mencari hadiah dan saling memamerkannya. Tak ada yang ingat pada Putri Kuning, apalagi menanyakan hadiahnya. Keesokan hari, Putri Hijau melihat Putri Kuning memakai kalung barunya. “Wahai adikku, bagus benar kalungmu! Seharusnya kalung itu menjadi milikku, karena aku adalah Putri Hijau!” katanya dengan perasaan iri. “Ayah memberikannya padaku, bukan kepadamu,” sahut Putri Kuning. Mendengarnya, Putri Hijau menjadi marah. Ia segera mencari saudara-saudaranya dan menghasut mereka. “Kalung itu milikku, namun ia mengambilnya dari saku ayah. Kita harus mengajarinya berbuat baik!” kata Putri Hijau. Mereka lalu sepakat untuk merampas kalung itu. Tak lama kemudian, Putri Kuning muncul. Kakak-kakaknya menangkapnya dan memukul kepalanya. Tak disangka, pukulan tersebut menyebabkan Putri Kuning meninggal. Tentukan nilai apa saja yang terdapat dalam teks hikayat tersebut

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

03

:

27

Klaim

7

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Kretiyanto

Mahasiswa/Alumni STKIP PGRI Ponorogo

05 Januari 2022 01:46

Jawaban terverifikasi

Halo, Rini P. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Nilai-nilai yang terkandung di dalam hikayat tersebut adalah: 1. Nilai sosial: Setiap makhluk harus mengasihi antar sesama, termasuk saudara maupaun orang lain. 2. Nilai budaya: Budaya saling menghormati harus tetap dijunjung. 3. Nilai agama: Pentingnya pendidikan agama sejak dini. 4. Nilai moral: Seorang pemimpin harus bisa bersikap bijaksana kepada siapapun, termasuk kepada anggota keluarganya. Berikut penjelasannya. Hikayat merupakan karya sastra lama berbentuk prosa dari Melayu yang berisi cerita, undang-undang, dan silsilah yang bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan dari sifat-sifat tersebut. Hikayat memiliki nilai-nilai yang bermanfaat untuk kehidupan kita, yaitu: 1. Nilai sosial: Berkaitan dengan hubungan antar manusia. 2. Nilai budaya: Berkaitan dengan adat istiadat di suatu daerah. 3. Nilai agama: Berkaitan dengan kepercayaan tokoh akan keberadaan Tuhan. 4. Nilai moral: Berkaitan dengan akhlak atau sikap baik dan buruk manusia. Nah, berdasarkan penjelasan tersebut, berikut analisis nilai-nilai yang terkandung dalam hikayat di atas. 1. Nilai sosial Nilai sosial yang terkandung di dalam hikayat tersebut adalah setiap makhluk harus mengasihi antar sesama, termasuk saudara maupun orang lain. Hal tersebut terdapat dalam kutipan 'Kakak-kakak Putri Kuning yang melihat adiknya menyapu, tertawa keras-keras. “Lihat tampaknya kita punya pelayan baru,” kata seorang diantaranya'. 2. NIlai budaya Nilai budaya yang terkandung di dalam hikayat tersebut adalah budaya saling menghormati harus tetap dijunjung. Dalam hikayat tersebut, kesembilan putri raja nampak tidak menghormati kepada inang maupun saudara perempuannya. Seperti dalam kutipan, 'Mereka sering membentak inang pengasuh dan menyuruh pelayan agar menuruti mereka'. 3. Nilai agama Nilai agama yang terkandung di dalam hikayat tersebut adalah mengajarkan nilai-nilai agama sejak dini penting dilakukan agar tidak memunculkan sifat-sifat buruk kepada anak-anaknya. Hal tersebut termaktub dalam kutipan 'Namun, ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya'. 4. Nilai moral Nilai moral yang terkandung di dalam hikayat tersebut adalah seorang pemimpin harus bisa bersikap bijaksana kepada siapapun, termasuk kepada anggota keluarganya. Jika tidak, maka akan menimbulkan sebuah perpecahan. Nilai tersebut tersirat dalam kutipan “Wahai adikku, bagus benar kalungmu! Seharusnya kalung itu menjadi milikku, karena aku adalah Putri Hijau!” Seorang ayah, harus mampu memahami masing-masing karakter anak-anaknya. Jangan sampai sesuatu yang diberikan kepada seorang anak, membuat iri anak yang lain. Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalam hikayat tersebut adalah: 1. Nilai sosial: Setiap makhluk harus mengasihi antar sesama, termasuk saudara maupaun orang lain. 2. Nilai budaya: Budaya saling menghormati harus tetap dijunjung. 3. Nilai agama: Pentingnya pendidikan agama sejak dini. 4. Nilai moral: Seorang pemimpin harus bisa bersikap bijaksana kepada siapapun, termasuk kepada anggota keluarganya. Semoga bisa membantu.


Iklan

Sebuah K

30 November 2022 01:02

Putri yang terakhir yaitu bernama Putri Kuning. b. Putri bungsu pernah terlibat pertengkaran kakak-kakaknya. c. Putri Kuning merasa sangat senang ketika melihat taman di lokasi kesayangan kotor. d. Putri hijau menghasut saudara-saudaranya. e. Sudah berbulan-bulan raja tersebut mencari Putri Kuning, tetapi ia tak menemukannya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

353

0.0

Jawaban terverifikasi