Nakula N

16 Agustus 2022 06:20

Iklan

Nakula N

16 Agustus 2022 06:20

Pertanyaan

Toni : "Nggak nyangka ya ternyata mobil mewah itu ….” Agus : "Iya ya ... nggak nyangka." Asri : "Ada apa ini? " Dewi : "ltu .. . tuh ratu kelas kita .. . ternyata ayahnya …!” Asri : "Kenapa? " Dewi : "Baca koran ini!" Asri : (Menyahut koran yang dipegang Dewi.) "Kasihan Shanti!" Guru : "Sudah masuk anak-anak! Segera bersiap!" (Ketua kelas memimpin berdoa.) Guru : "lbu tahu, apa yang kalian ributkan hari ini." Agus : "Iya, Bu ... ! Sekarang kita punya ternan anak seorang koruptor!" Guru : "Tidak boleh begitu, Gus! Kita tidak boleh memvonis apa-apa terhadap Shanti. Anak tidak pernah minta dilahirkan dari orang tua yang bekerja sebagai apa pun." Dewi : "Tapi dia terlalu membangga-banggakan sebagai anak pejabat, Bu Guru." Guru : "Kita jangan pernah memandang anak siapa ternan kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi ternan kita itu." (Mata Bu guru melirik Asri, Asri menunduk.) 2. Bukti bahwa karakter guru yang bijaksana, sesuai kutipan drama terse but adalah ... a. "Kita jangan pernah memandang anak siapa teman kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi ternan kita itu." b. "Sudah masuk anak-anak! Segera bersiap!" c. "lbu tahu, apa yang kalian ributkan hari ini." d. "Anak tidak pernah minta dilahirkan dari orang tua yang bekerja sebagai apa pun." e. "Tapi dia terlalu membangga-banggakan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

14

:

33

:

14

Klaim

18

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Avivah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

27 September 2022 07:50

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah A. "Kita jangan pernah memandang anak siapa teman kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi teman kita itu".</p><p>&nbsp;</p><p>Teks di atas merupakan contoh teks drama yang bercerita tentang sebuah peristiwa dengan didukung dialog antar tokoh. Teks di atas menceritakan suasana kelas di pagi hari, ketika murid-murid membicarakan ayah Shanti yang dituding menjadi koruptor dalam berita di koran. Dalam kelas, Bu Guru yang bijaksana memberikan nasihat kepada para murid untuk bijak dalam membicarakan masalah orang lain dan tidak berkomentar jelek terhadap temannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada sebuah teks drama, terdapat tokoh dan watak yang merupakan unsur intrinsik. Tokoh adalah orang yang memiliki peran dalam cerita drama, sedangkan watak adalah karakter atau sifat yang dimiliki oleh masing-masing tokoh dalam cerita. Pada teks di atas, terdapat tokoh Bu Guru yang memiliki karakter bijaksana. Hal ini sesuai dengan dialog Bu Guru yang berpesan kepada muridnya, yaitu "Kita jangan pernah memandang anak siapa teman kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi teman kita itu".</p><p>&nbsp;</p><p>Maka, dapat disimpulkan bahwa bukti bahwa karakter guru yang bijaksana sesuai dengan kutipan dialog "Kita jangan pernah memandang anak siapa teman kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi teman kita itu".</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, jawaban yang tepat yaitu A.</p>

Jawaban yang benar adalah A. "Kita jangan pernah memandang anak siapa teman kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi teman kita itu".

 

Teks di atas merupakan contoh teks drama yang bercerita tentang sebuah peristiwa dengan didukung dialog antar tokoh. Teks di atas menceritakan suasana kelas di pagi hari, ketika murid-murid membicarakan ayah Shanti yang dituding menjadi koruptor dalam berita di koran. Dalam kelas, Bu Guru yang bijaksana memberikan nasihat kepada para murid untuk bijak dalam membicarakan masalah orang lain dan tidak berkomentar jelek terhadap temannya.

 

Pada sebuah teks drama, terdapat tokoh dan watak yang merupakan unsur intrinsik. Tokoh adalah orang yang memiliki peran dalam cerita drama, sedangkan watak adalah karakter atau sifat yang dimiliki oleh masing-masing tokoh dalam cerita. Pada teks di atas, terdapat tokoh Bu Guru yang memiliki karakter bijaksana. Hal ini sesuai dengan dialog Bu Guru yang berpesan kepada muridnya, yaitu "Kita jangan pernah memandang anak siapa teman kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi teman kita itu".

 

Maka, dapat disimpulkan bahwa bukti bahwa karakter guru yang bijaksana sesuai dengan kutipan dialog "Kita jangan pernah memandang anak siapa teman kita, pandanglah bagaimana perilaku dan prestasi teman kita itu".

 

Jadi, jawaban yang tepat yaitu A.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

54

0.0

Jawaban terverifikasi