Nazwa A

24 Maret 2023 04:24

Iklan

Nazwa A

24 Maret 2023 04:24

Pertanyaan

Tolong dijawab ya kak, terimakasih

Tolong dijawab ya kak, terimakasih

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

08

:

10

Klaim

1

1


Iklan

Rendi R

Community

04 September 2024 03:10

<p>Untuk menghitung Break Even Point (BEP), kita memerlukan informasi tentang <strong>biaya tetap</strong>, <strong>biaya variabel per unit</strong>, dan <strong>harga jual per unit</strong>. Berdasarkan gambar yang Anda berikan, kita sudah memiliki data mengenai biaya tetap dan biaya variabel.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung BEP:</p><p>1. <strong>Total Biaya Tetap</strong></p><p>Total biaya tetap adalah penjumlahan semua biaya yang tetap (tidak berubah dengan volume produksi):</p><ul><li>Sewa gedung: Rp 500.000,00</li><li>Mesin jahit: Rp 7.500.000,00</li><li>Mesin obras: Rp 2.000.000,00</li><li>Mesin bordir: Rp 1.800.000,00</li><li>Meteran: Rp 250.000,00</li><li>Setrika: Rp 750.000,00</li></ul><p><strong>Total Biaya Tetap (TFC)</strong> = Rp 12.800.000,00</p><p>&nbsp;</p><p>2. <strong>Total Biaya Variabel</strong></p><p>Total biaya variabel adalah penjumlahan semua biaya variabel yang tergantung pada volume produksi:</p><ul><li>Kain: Rp 3.000.000,00</li><li>Dakron: Rp 750.000,00</li><li>Benang jahit: Rp 150.000,00</li><li>Benang bordir: Rp 1.000.000,00</li><li>Benang obras: Rp 2.500.000,00</li><li>Jarum: Rp 250.000,00</li><li>Kain perca: Rp 2.500.000,00</li><li>Gaji karyawan: Rp 5.000.000,00</li><li>Listrik: Rp 500.000,00</li><li>Lain-lain: Rp 500.000,00</li></ul><p><strong>Total Biaya Variabel (TVC)</strong> = Rp 16.150.000,00</p><p>&nbsp;</p><p>3. <strong>Menghitung BEP</strong></p><p>Untuk menghitung BEP, kita perlu menggunakan rumus berikut:</p><p>BEP&nbsp;(Unit)=Total&nbsp;Biaya&nbsp;TetapHarga&nbsp;Jual&nbsp;per&nbsp;Unit−Biaya&nbsp;Variabel&nbsp;per&nbsp;Unit\text{BEP (Unit)} = \frac{\text{Total Biaya Tetap}}{\text{Harga Jual per Unit} - \text{Biaya Variabel per Unit}}BEP&nbsp;(Unit)=Harga&nbsp;Jual&nbsp;per&nbsp;Unit−Biaya&nbsp;Variabel&nbsp;per&nbsp;UnitTotal&nbsp;Biaya&nbsp;Tetap​</p><p>Namun, informasi tentang <strong>harga jual per unit</strong> dan <strong>biaya variabel per unit</strong> belum tersedia dalam gambar yang diberikan. Jika informasi ini tersedia, Anda bisa memasukkan nilai tersebut ke dalam rumus di atas untuk mendapatkan BEP dalam unit.</p><p><strong>Asumsi dan Penghitungan Sederhana</strong> (jika diperlukan):</p><p>Jika kita asumsikan biaya variabel adalah total biaya variabel dan kita bisa menentukan harga jual per unit berdasarkan produk yang dibuat, maka kita dapat melanjutkan perhitungan.</p><p>Misalnya:</p><ul><li><strong>Harga Jual per Unit</strong>: Rp X (asumsi)</li><li><strong>Biaya Variabel per Unit</strong>: Total Biaya Variabel / Total unit produk yang dihasilkan.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>Setelah menentukan harga jual, rumus BEP bisa diterapkan.</p>

Untuk menghitung Break Even Point (BEP), kita memerlukan informasi tentang biaya tetap, biaya variabel per unit, dan harga jual per unit. Berdasarkan gambar yang Anda berikan, kita sudah memiliki data mengenai biaya tetap dan biaya variabel. 

 

Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung BEP:

1. Total Biaya Tetap

Total biaya tetap adalah penjumlahan semua biaya yang tetap (tidak berubah dengan volume produksi):

  • Sewa gedung: Rp 500.000,00
  • Mesin jahit: Rp 7.500.000,00
  • Mesin obras: Rp 2.000.000,00
  • Mesin bordir: Rp 1.800.000,00
  • Meteran: Rp 250.000,00
  • Setrika: Rp 750.000,00

Total Biaya Tetap (TFC) = Rp 12.800.000,00

 

2. Total Biaya Variabel

Total biaya variabel adalah penjumlahan semua biaya variabel yang tergantung pada volume produksi:

  • Kain: Rp 3.000.000,00
  • Dakron: Rp 750.000,00
  • Benang jahit: Rp 150.000,00
  • Benang bordir: Rp 1.000.000,00
  • Benang obras: Rp 2.500.000,00
  • Jarum: Rp 250.000,00
  • Kain perca: Rp 2.500.000,00
  • Gaji karyawan: Rp 5.000.000,00
  • Listrik: Rp 500.000,00
  • Lain-lain: Rp 500.000,00

Total Biaya Variabel (TVC) = Rp 16.150.000,00

 

3. Menghitung BEP

Untuk menghitung BEP, kita perlu menggunakan rumus berikut:

BEP (Unit)=Total Biaya TetapHarga Jual per Unit−Biaya Variabel per Unit\text{BEP (Unit)} = \frac{\text{Total Biaya Tetap}}{\text{Harga Jual per Unit} - \text{Biaya Variabel per Unit}}BEP (Unit)=Harga Jual per Unit−Biaya Variabel per UnitTotal Biaya Tetap​

Namun, informasi tentang harga jual per unit dan biaya variabel per unit belum tersedia dalam gambar yang diberikan. Jika informasi ini tersedia, Anda bisa memasukkan nilai tersebut ke dalam rumus di atas untuk mendapatkan BEP dalam unit.

Asumsi dan Penghitungan Sederhana (jika diperlukan):

Jika kita asumsikan biaya variabel adalah total biaya variabel dan kita bisa menentukan harga jual per unit berdasarkan produk yang dibuat, maka kita dapat melanjutkan perhitungan.

Misalnya:

  • Harga Jual per Unit: Rp X (asumsi)
  • Biaya Variabel per Unit: Total Biaya Variabel / Total unit produk yang dihasilkan.

 

Setelah menentukan harga jual, rumus BEP bisa diterapkan.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

35. Salah satu tujuan promosi diantaranya... A Membuat pemilik usaha menjadi terkenal B. Memperbanyak reseller C. Untuk menyebarkan informasi produk kepada masyarakat D. Untuk mengetahui konsumen E. Untuk mengetahui pesaing

11

0.0

Jawaban terverifikasi