Hanako M
14 Mei 2023 23:13
Iklan
Hanako M
14 Mei 2023 23:13
Pertanyaan
Tolong dibantu yaa kak ππ½

1
2
Iklan
Mercon M

Community
28 April 2024 00:37
Pada tahap ini, peserta bebas menentukan cara menulis puisi, apakah akan memulai dengan frasa "Aku ingin Aku Bermimpi Kutemukan. Fantasi Tak Masuk Akal..." atau tidak memakainya sama sekali. Unsur-unsur warna, bunyi manusia, tempat, dan alam semestinya sudah mulai otomatis dituliskan, tanpa perlu dipikir-pikir lagi.
Setelah 15 menit, puisi yang sudah ditulis akan dikumpulkan dan dibacakan di depan kelas. Sebagai contoh, berikut adalah dua puisi yang dikumpulkan:
1. Di tengah hutan yang rimbun, suara gemericik air terdengar lembut
Burung-burung bernyanyi, menciptakan orkestra alam yang merdu
Sinar mentari yang menyinari, menerangi setiap sudut gelap
Daun-daun berguguran, mewarnai tanah dengan warna-warna yang indah
2. Di kota yang sibuk, deru kendaraan menggema di jalanan
Orang-orang berlalu lalang, sibuk dengan urusan masing-masing
Gedung-gedung menjulang tinggi, menciptakan panorama yang megah
Langit biru di atas, memberikan warna cerah di tengah kesibukan
Β· 0.0 (0)
Iklan
Chisari C
30 September 2024 15:28
Teks yang kamu bagikan keliatannya adalah panduan untuk penulisan puisi dalam sebuah kelas, dengan beberapa contoh puisi yang menggambarkan pengalaman atau observasi tentang lingkungan dan budaya. Ini beberapa ide dan struktur yang dapat membantu peserta dalam menulis puisi berdasarkan panduan itu:
1. Pembukaan:
- Gunakan kalimat pembuka yang menarik, seperti "Aku ingin..." atau "Aku bermimpi..."
- Misalnya: "Aku ingin merasakan hangatnya cuaca di Amerika Selatan..."
2. Penggambaran Unsur:
- Fokus pada unsur warna, bunyi, manusia, tempat, dan alam.
- Cobalah untuk menggunakan kata-kata deskriptif yang menggugah indera.
- Contoh: "Langitnya biru cerah, melukis hariku..."
3. Emosi dan Refleksi:
- Sertakan perasaan atau refleksi pribadi terkait tema yang ditulis.
- Misalnya: "Di tengah pesta ini, aku merasa sendiri, terasing di keramaian..."
4. Penutupan:
- Akhiri dengan kalimat yang menggugah pemikiran atau perasaan.
- Contoh: "Sampaikah kita pada mereka yang tak makan, dalam hiruk pikuk ini?"
Puisi 1: Suara Alam
Di tengah hutan, suara angin berbisik
Daun-daun bergetar, melodi kehidupan
Burung-burung bernyanyi, melukis langit biru
Aku mendengar cerita dari setiap dedaunan
Puisi 2: Kota yang Tak Tidur
Kota berdenyut, lampu-lampu berkelap-kelip
Langkah kaki, suara bising menggema
Di balik jendela, cerita tersembunyi
Kehidupan tak henti, di bawah malam yang panjang
Setelah menyelesaikan puisi, pastikan untuk membacakan karya kalian di depan kelas, berbagi pengalaman, dan merayakan kreativitas masing-masing. Ini adalah kesempatan bagus untuk saling memberi inspirasi!
Β· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!