Nadhira S

02 Maret 2026 07:48

Iklan

Nadhira S

02 Maret 2026 07:48

Pertanyaan

Tolong bantu jawab

Tolong bantu jawab

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

13

:

49

:

23

Klaim

2

1


Iklan

Nobila S

Dijawab 7 hari yang lalu

<p>Jawaban nomer 1.<strong>Semboyan gold berarti keinginan untuk mencari kekayaan</strong>.<br>Semboyan ini memotivasi bangsa Barat untuk datang ke Indonesia karena pada saat itu, kekayaan suatu negara diukur dari banyaknya emas yang dimiliki (merkantilisme). Mereka membutuhkan rempah-rempah seperti cengkeh, pala, dan lada yang sangat berharga di Eropa sebagai komoditas perdagangan utama untuk mendapatkan keuntungan besar dan memperkaya diri mereka.&nbsp;</p><p>.jawaban nomer 2.untuk menjadikannya sekutu dalam mengimbangi kekuatan <strong>Kesultanan Ternate</strong> yang bersekutu dengan Portugis. Tidore membutuhkan bantuan militer dan ekonomi untuk melawan dominasi Ternate-Portugis dalam perdagangan rempah-rempah di Maluku</p><p>.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut adalah alasan utama penyambutan baik tersebut:</p><ul><li><strong>Mengimbangi Ternate-Portugis:</strong> Ternate adalah saingan berat Tidore yang lebih dulu didukung Portugis (sejak 1512), sehingga Tidore membutuhkan sekutu Eropa lain.</li><li><strong>Aliansi Militer:</strong> Tidore mengharapkan Spanyol membantu menyerang dan melawan Ternate serta Portugis.</li><li><strong>Perdagangan Rempah:</strong> Spanyol bersikap bersahabat dan membeli rempah-rempah langsung, yang menguntungkan ekonomi Tidore.&nbsp;</li></ul><p>Sultan Al Mansur dari Tidore bahkan mendesak Spanyol untuk tetap tinggal dan berdagang setelah mereka tiba.&nbsp;</p><p>jawaban nomer3. <strong>Tujuan utama pelayaran Hongi yang dilakukan oleh VOC adalah untuk mempertahankan dan menegakkan monopoli perdagangan rempah-rempah di Kepulauan Maluku</strong>.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Penjelasan:<br>VOC ingin memastikan seluruh produksi rempah-rempah, terutama cengkeh dan pala, berada di bawah kendali mereka sepenuhnya. Hal ini dilakukan dengan mengawasi dan mencegah penduduk lokal berdagang dengan pihak lain selain VOC, serta menghukum pelanggar monopoli tersebut. VOC juga memiliki hak ekstirpasi, yaitu hak untuk memusnahkan kelebihan pohon rempah-rempah untuk menjaga harga tetap tinggi di pasar global.&nbsp;</p><p>Jawaban nomer 4.<strong>Bentuk kerja rodi (kerja paksa) yang diterapkan Daendels pada masa pemerintahannya meliputi pembangunan jalan, benteng, pelabuhan, dan fasilitas militer lainnya</strong>.</p><p>Penjelasan:<br>Herman Willem Daendels, yang memerintah Hindia Belanda pada awal abad ke-19, menerapkan kerja paksa untuk berbagai proyek infrastruktur yang bertujuan memperkuat pertahanan dan administrasi kolonial. Proyek yang paling terkenal adalah pembangunan Jalan Raya Pos (Grote Postweg) yang membentang dari Anyer hingga Panarukan. Selain itu, kerja rodi juga digunakan untuk membangun benteng-benteng pertahanan, pangkalan militer, dan fasilitas lain yang mendukung kepentingan pemerintah kolonial.&nbsp;</p><p>Jawaban nomer 5.<strong>Jepang mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia untuk mendukung kebutuhan perang mereka selama Perang Dunia II</strong>.</p><p>Penjelasan:<br>Sebagai negara yang terlibat dalam Perang Dunia II, Jepang membutuhkan sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak bumi, karet, timah, dan bahan mentah lainnya, untuk industri perangnya. Indonesia, dengan kekayaan alamnya, menjadi target utama eksploitasi untuk memenuhi kebutuhan logistik dan militer Jepang dalam menghadapi Sekutu.</p>

Jawaban nomer 1.Semboyan gold berarti keinginan untuk mencari kekayaan.
Semboyan ini memotivasi bangsa Barat untuk datang ke Indonesia karena pada saat itu, kekayaan suatu negara diukur dari banyaknya emas yang dimiliki (merkantilisme). Mereka membutuhkan rempah-rempah seperti cengkeh, pala, dan lada yang sangat berharga di Eropa sebagai komoditas perdagangan utama untuk mendapatkan keuntungan besar dan memperkaya diri mereka. 

.jawaban nomer 2.untuk menjadikannya sekutu dalam mengimbangi kekuatan Kesultanan Ternate yang bersekutu dengan Portugis. Tidore membutuhkan bantuan militer dan ekonomi untuk melawan dominasi Ternate-Portugis dalam perdagangan rempah-rempah di Maluku

.

 

Berikut adalah alasan utama penyambutan baik tersebut:

  • Mengimbangi Ternate-Portugis: Ternate adalah saingan berat Tidore yang lebih dulu didukung Portugis (sejak 1512), sehingga Tidore membutuhkan sekutu Eropa lain.
  • Aliansi Militer: Tidore mengharapkan Spanyol membantu menyerang dan melawan Ternate serta Portugis.
  • Perdagangan Rempah: Spanyol bersikap bersahabat dan membeli rempah-rempah langsung, yang menguntungkan ekonomi Tidore. 

Sultan Al Mansur dari Tidore bahkan mendesak Spanyol untuk tetap tinggal dan berdagang setelah mereka tiba. 

jawaban nomer3. Tujuan utama pelayaran Hongi yang dilakukan oleh VOC adalah untuk mempertahankan dan menegakkan monopoli perdagangan rempah-rempah di Kepulauan Maluku

 

Penjelasan:
VOC ingin memastikan seluruh produksi rempah-rempah, terutama cengkeh dan pala, berada di bawah kendali mereka sepenuhnya. Hal ini dilakukan dengan mengawasi dan mencegah penduduk lokal berdagang dengan pihak lain selain VOC, serta menghukum pelanggar monopoli tersebut. VOC juga memiliki hak ekstirpasi, yaitu hak untuk memusnahkan kelebihan pohon rempah-rempah untuk menjaga harga tetap tinggi di pasar global. 

Jawaban nomer 4.Bentuk kerja rodi (kerja paksa) yang diterapkan Daendels pada masa pemerintahannya meliputi pembangunan jalan, benteng, pelabuhan, dan fasilitas militer lainnya.

Penjelasan:
Herman Willem Daendels, yang memerintah Hindia Belanda pada awal abad ke-19, menerapkan kerja paksa untuk berbagai proyek infrastruktur yang bertujuan memperkuat pertahanan dan administrasi kolonial. Proyek yang paling terkenal adalah pembangunan Jalan Raya Pos (Grote Postweg) yang membentang dari Anyer hingga Panarukan. Selain itu, kerja rodi juga digunakan untuk membangun benteng-benteng pertahanan, pangkalan militer, dan fasilitas lain yang mendukung kepentingan pemerintah kolonial. 

Jawaban nomer 5.Jepang mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia untuk mendukung kebutuhan perang mereka selama Perang Dunia II.

Penjelasan:
Sebagai negara yang terlibat dalam Perang Dunia II, Jepang membutuhkan sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak bumi, karet, timah, dan bahan mentah lainnya, untuk industri perangnya. Indonesia, dengan kekayaan alamnya, menjadi target utama eksploitasi untuk memenuhi kebutuhan logistik dan militer Jepang dalam menghadapi Sekutu.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

tolong caranya kaka๐Ÿ™๐Ÿป

18

1.0

Jawaban terverifikasi