Hilya H

30 Maret 2024 12:57

Iklan

Hilya H

30 Maret 2024 12:57

Pertanyaan

Tindakan yang benar dalam pedoman keselamatan kerja di laboratorium adalah .… A. Tidak menggunakan kaca mata, sarung tangan, dan masker ketika di dalam laboratorium B. Menghirup zat kimia secara langsung C. Minum dan makan pada saat berada di laboratorium D. Mendekatkan mulut tabung ketika melakukan pemanasan zat kimia E. Mencuci tangan menggukan sabun ketika sudah melakukan percobaan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

53

:

19

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Dela A

Community

30 Maret 2024 12:57

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Jawaban E. Mencuci tangan menggukan sabun ketika sudah melakukan percobaan</strong></p><p><br>Ketika selesai melakukan suatu percobaan atau eksperimen di dalam laboratorium, keselamatan kerja yang dapat dilakukan adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun, agar sisa bahan yang menempel pada tangan akan hilang.</p>

Jawaban E. Mencuci tangan menggukan sabun ketika sudah melakukan percobaan


Ketika selesai melakukan suatu percobaan atau eksperimen di dalam laboratorium, keselamatan kerja yang dapat dilakukan adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun, agar sisa bahan yang menempel pada tangan akan hilang.


Iklan

Mazaya M

Community

30 Maret 2024 13:40

<p>E&nbsp;</p>


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jika anda melakukan praktikum yang melibatkan zat kimia berbahaya, maka hal yang tidak boleh anda lakukan adalah .… A. Menggunakan sarung tangan B. Memakai masker hidung C. Mengunakan pelindung mata D. Membaui secara langsung untuk mengetahui sifatnya E. Melakukan di tempat khusus

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah teks persuasi berikut dengan saksama Terapkan 5M Meski sudah lebih dari satu tahun, pandemi Covid-19 masih terus menyerang penduduk dunia tanpa henti. Di Indonesia, angka kasus positif Covid-19 sudah di atas 1,5 juta jiwa. Kabar baiknya sekitar lebih dari 1.3 juta orang berhasil pulih. Mengalahkan penyebaran dan penularan Covid-19 di dunia tidak mudah. Namun, beragam upaya terus dilakukan para ahli dan penduduk gelobal demi mengakhiri ancaman virus yang terus menyerang bertubi-tubi. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, Pemerintah membuat pedoman dan protokol kesehatan untuk menghadapi Covid-19. Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk menerapkan 5M, yakni mencuci tangan memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobaitas. Rutin mencuci tangan hingga bersih cukup efektif mencegah penularan virus corona. Untuk hasil yang maksimal, kita disarankan mencuci tangan setidaknya selama 20 detik Kita dianjurkan mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah menutup hidung saat batuk atau bersin. Untuk membunuh virus dan kuman-kuman lainnya, gunakan sabun dan air atau pembersih tangan dengan alkohol setidaknya dengan kadar 60 persen. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau masyarakat, baik yang sakit maupun sehat untuk mengenakan masker Setelah itu, protokol memakai masker digalakkan di berbagai negara. Di Amerika Serikat (AS), Centers bor Disease Kontrol and Prevention (csc), memperbarui pedoman terkait penggunaan masker, CDC mengimbau masyarakat AS harus memakai masker meski berada di dalam rumah pada kondisi tertentu, seperti saat ada keluarga yang terinfeksi virus corona, ruangan sempit dan mengalami gejala Covid-19. Protokol ketiga adalah menjaga jarak. Jarak minimal dengan orang lain adalah satu meter. Protokol ini dilakukan agar tidak terkena droplets orang yang berbicara, batuk, atau bersin. Bila tidak memungkinkan jaga jarak, biasanya dilakukan rekayasa teknis agar tidak terjadi kerumunan di suatu tempat, seperti pengaturan jadwal, pembatasan orang, dan pengaturan jalur masuk keluar. Protokol M yang keempat adalah menjauhi kerumunan. Menurut kementrian Kesehatan RI (Kemenkes), massyarakat diminta menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah. Makin sering kita bertemu orang. kemungkinan terinfeksi virus corona makin tinggi. Oleh sebab itu, hindan tempat keramaian terutama bila sedang sakit atau berusia di atas 60 tahun. Menurut riset, lansia dan pengisap penyakit kronis memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus coona. Protokol 5M terakhir adalah mengurangi mobilitas. Makin sering kita menghabiskan waktu di luar rumah, makin besar risiko kita terpapar virus coona. Oleh karena itu, bila tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah. Mari terapkan protokol kesehatan 5M untuk mencegah penularan dan penyebaran virus coona di Indonesia. Selain itu, jangan lupa untuk selalu meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari infeksi covid-19. Dengan menerapkan 5M, kita kurangi penyebaran virus coona di Indonesia. Sumber: htps://wib.archive.ors/wib/20210506114611) htps://wwh.halodoc.cos/artikel mengenal-protokolkesehatan-5m-untuk-celah-covid-19. diakses 10 Agustus 2021 Tentukan arahan penulis dalam teks persuasi tersebut!

1

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Bacalah teks persuasi berikut dengan saksama Terapkan 5M Meski sudah lebih dari satu tahun, pandemi Covid-19 masih terus menyerang penduduk dunia tanpa henti. Di Indonesia, angka kasus positif Covid-19 sudah di atas 1,5 juta jiwa. Kabar baiknya sekitar lebih dari 1.3 juta orang berhasil pulih. Mengalahkan penyebaran dan penularan Covid-19 di dunia tidak mudah. Namun, beragam upaya terus dilakukan para ahli dan penduduk gelobal demi mengakhiri ancaman virus yang terus menyerang bertubi-tubi. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, Pemerintah membuat pedoman dan protokol kesehatan untuk menghadapi Covid-19. Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk menerapkan 5M, yakni mencuci tangan memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobaitas. Rutin mencuci tangan hingga bersih cukup efektif mencegah penularan virus corona. Untuk hasil yang maksimal, kita disarankan mencuci tangan setidaknya selama 20 detik Kita dianjurkan mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah menutup hidung saat batuk atau bersin. Untuk membunuh virus dan kuman-kuman lainnya, gunakan sabun dan air atau pembersih tangan dengan alkohol setidaknya dengan kadar 60 persen. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau masyarakat, baik yang sakit maupun sehat untuk mengenakan masker Setelah itu, protokol memakai masker digalakkan di berbagai negara. Di Amerika Serikat (AS), Centers bor Disease Kontrol and Prevention (csc), memperbarui pedoman terkait penggunaan masker, CDC mengimbau masyarakat AS harus memakai masker meski berada di dalam rumah pada kondisi tertentu, seperti saat ada keluarga yang terinfeksi virus corona, ruangan sempit dan mengalami gejala Covid-19. Protokol ketiga adalah menjaga jarak. Jarak minimal dengan orang lain adalah satu meter. Protokol ini dilakukan agar tidak terkena droplets orang yang berbicara, batuk, atau bersin. Bila tidak memungkinkan jaga jarak, biasanya dilakukan rekayasa teknis agar tidak terjadi kerumunan di suatu tempat, seperti pengaturan jadwal, pembatasan orang, dan pengaturan jalur masuk keluar. Protokol M yang keempat adalah menjauhi kerumunan. Menurut kementrian Kesehatan RI (Kemenkes), massyarakat diminta menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah. Makin sering kita bertemu orang. kemungkinan terinfeksi virus corona makin tinggi. Oleh sebab itu, hindan tempat keramaian terutama bila sedang sakit atau berusia di atas 60 tahun. Menurut riset, lansia dan pengisap penyakit kronis memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus coona. Protokol 5M terakhir adalah mengurangi mobilitas. Makin sering kita menghabiskan waktu di luar rumah, makin besar risiko kita terpapar virus coona. Oleh karena itu, bila tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah. Mari terapkan protokol kesehatan 5M untuk mencegah penularan dan penyebaran virus coona di Indonesia. Selain itu, jangan lupa untuk selalu meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari infeksi covid-19. Dengan menerapkan 5M, kita kurangi penyebaran virus coona di Indonesia. Sumber: htps://wib.archive.ors/wib/20210506114611) htps://wwh.halodoc.cos/artikel mengenal-protokolkesehatan-5m-untuk-celah-covid-19. diakses 10 Agustus 2021 Tentukan fakta dalam teks persuasi tersebut!

1

5.0

Jawaban terverifikasi