Alya A

29 Mei 2024 13:22

Iklan

Alya A

29 Mei 2024 13:22

Pertanyaan

temukan dan jelaskan perbedaan dari 3 karya sastra yakni puisi, drama, dan prosa dari segi bentuk, bahasa, dan isi

temukan dan jelaskan perbedaan dari 3 karya sastra yakni puisi, drama, dan prosa dari segi bentuk, bahasa, dan isi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

17

:

19

Klaim

9

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Navniaaa N

30 Mei 2024 04:53

Jawaban terverifikasi

<p>Puisi: menggunakan bahasa yang indah dan terikat pada rima, persajakan, dan mengutamakan majas.&nbsp;</p><p>Prosa: menggunakan bahasa deskriptif dalam bentuk bebas dan tidak terikat pada rima dan persajakan.&nbsp;</p><p>Drama: bahasa yang digunakan lebih menunjukkan dialog antartokoh.</p><p><br>&nbsp;</p><p>dari segi isi dan bentuk:</p><p>Prosa mengungkapkan gagasan secara lugas dan disusun menjadi kalimat dan paragraf, sedangkan puisi terdiri dari baris-baris yang dikelompokkan menjadi bait. Bahasa yang digunakan dalam prosa bersifat natural dan gramatikal, sedangkan bahasa puisi biasanya bersifat kiasan dan simbolik.</p>

Puisi: menggunakan bahasa yang indah dan terikat pada rima, persajakan, dan mengutamakan majas. 

Prosa: menggunakan bahasa deskriptif dalam bentuk bebas dan tidak terikat pada rima dan persajakan. 

Drama: bahasa yang digunakan lebih menunjukkan dialog antartokoh.


 

dari segi isi dan bentuk:

Prosa mengungkapkan gagasan secara lugas dan disusun menjadi kalimat dan paragraf, sedangkan puisi terdiri dari baris-baris yang dikelompokkan menjadi bait. Bahasa yang digunakan dalam prosa bersifat natural dan gramatikal, sedangkan bahasa puisi biasanya bersifat kiasan dan simbolik.


Iklan

Nanda R

Community

30 Mei 2024 12:51

Jawaban terverifikasi

<p>perbedaan dari ketiga karya sastra tersebut:</p><p><strong>Puisi</strong>:</p><ul><li><strong>Bentuk</strong>: Puisi umumnya ditulis dalam bentuk yang terstruktur dan ritmis, sering kali menggunakan baris-baris pendek yang disebut baris. Puisi sering kali memiliki struktur yang berulang atau pola yang khas, seperti bait, stanza, atau rima.</li><li><strong>Bahasa</strong>: Bahasa dalam puisi sering kali sangat kreatif dan metaforis. Penyair menggunakan gaya bahasa yang kaya dan figuratif untuk mengekspresikan makna secara mendalam. Penggunaan imaji, metafora, simbol, dan permainan kata sangat umum dalam puisi.</li><li><strong>Isi</strong>: Isi puisi bisa sangat bervariasi, tetapi sering kali berfokus pada pengalaman emosional, refleksi pribadi, atau pemikiran filosofis. Puisi sering kali merupakan bentuk ekspresi pribadi dari penyair, yang mengungkapkan perasaan, pengalaman, atau pandangan dunia mereka.</li></ul><p><strong>Drama</strong>:</p><ul><li><strong>Bentuk</strong>: Drama adalah karya sastra yang ditulis untuk dipentaskan di atas panggung. Biasanya, drama terdiri dari dialog antara karakter-karakter yang berinteraksi satu sama lain. Drama juga sering mencakup adegan, setting, dan instruksi panggung yang menunjukkan gerakan dan tindakan karakter.</li><li><strong>Bahasa</strong>: Bahasa dalam drama cenderung realistis dan dialogis. Karakter-karakter berbicara satu sama lain dalam bahasa sehari-hari, mencerminkan kehidupan sehari-hari atau situasi yang dibayangkan dalam drama.</li><li><strong>Isi</strong>: Isi drama umumnya berfokus pada konflik antara karakter-karakter, yang dikembangkan melalui dialog dan tindakan mereka. Drama sering kali mengeksplorasi tema-tema seperti cinta, kekuasaan, konflik, dan perubahan.</li></ul><p><strong>Prosa</strong>:</p><ul><li><strong>Bentuk</strong>: Prosa adalah karya sastra yang ditulis dalam bentuk yang tidak terstruktur, tanpa pola atau ritme yang khas seperti dalam puisi. Prosa sering kali memiliki paragraf yang panjang dan alur cerita yang terus berjalan.</li><li><strong>Bahasa</strong>: Bahasa dalam prosa cenderung lebih langsung dan deskriptif. Penulis prosa menggunakan bahasa naratif yang jelas dan gamblang untuk menyampaikan cerita atau gagasan.</li><li><strong>Isi</strong>: Isi prosa sangat beragam, termasuk dalam bentuk novel, cerpen, esai, dan lain-lain. Prosa bisa menceritakan cerita fiksi atau non-fiksi, menggambarkan karakter, setting, dan plot yang kompleks, serta menyampaikan pemikiran, ide, atau analisis tentang berbagai topik.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

perbedaan dari ketiga karya sastra tersebut:

Puisi:

  • Bentuk: Puisi umumnya ditulis dalam bentuk yang terstruktur dan ritmis, sering kali menggunakan baris-baris pendek yang disebut baris. Puisi sering kali memiliki struktur yang berulang atau pola yang khas, seperti bait, stanza, atau rima.
  • Bahasa: Bahasa dalam puisi sering kali sangat kreatif dan metaforis. Penyair menggunakan gaya bahasa yang kaya dan figuratif untuk mengekspresikan makna secara mendalam. Penggunaan imaji, metafora, simbol, dan permainan kata sangat umum dalam puisi.
  • Isi: Isi puisi bisa sangat bervariasi, tetapi sering kali berfokus pada pengalaman emosional, refleksi pribadi, atau pemikiran filosofis. Puisi sering kali merupakan bentuk ekspresi pribadi dari penyair, yang mengungkapkan perasaan, pengalaman, atau pandangan dunia mereka.

Drama:

  • Bentuk: Drama adalah karya sastra yang ditulis untuk dipentaskan di atas panggung. Biasanya, drama terdiri dari dialog antara karakter-karakter yang berinteraksi satu sama lain. Drama juga sering mencakup adegan, setting, dan instruksi panggung yang menunjukkan gerakan dan tindakan karakter.
  • Bahasa: Bahasa dalam drama cenderung realistis dan dialogis. Karakter-karakter berbicara satu sama lain dalam bahasa sehari-hari, mencerminkan kehidupan sehari-hari atau situasi yang dibayangkan dalam drama.
  • Isi: Isi drama umumnya berfokus pada konflik antara karakter-karakter, yang dikembangkan melalui dialog dan tindakan mereka. Drama sering kali mengeksplorasi tema-tema seperti cinta, kekuasaan, konflik, dan perubahan.

Prosa:

  • Bentuk: Prosa adalah karya sastra yang ditulis dalam bentuk yang tidak terstruktur, tanpa pola atau ritme yang khas seperti dalam puisi. Prosa sering kali memiliki paragraf yang panjang dan alur cerita yang terus berjalan.
  • Bahasa: Bahasa dalam prosa cenderung lebih langsung dan deskriptif. Penulis prosa menggunakan bahasa naratif yang jelas dan gamblang untuk menyampaikan cerita atau gagasan.
  • Isi: Isi prosa sangat beragam, termasuk dalam bentuk novel, cerpen, esai, dan lain-lain. Prosa bisa menceritakan cerita fiksi atau non-fiksi, menggambarkan karakter, setting, dan plot yang kompleks, serta menyampaikan pemikiran, ide, atau analisis tentang berbagai topik.

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermatilah puisi " Aku " Karya CHAIRIL ANWAR benkut ini! Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak pertu sedu sedan itu Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Tema puisi di atas adalah.... A. ketekunan dan kemauan seseorang dalam memperjuangan hak dirinya B. kemauan untuk hidup tenang tanpa beban C. kegigihan sesorang dalam mendapatkan cinta sejati D. seseorang yang tidak mau diganggu oleh siapapun E. kepasrahan kepada keadaan yang sedang terjadi

5

5.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

4

5.0

Jawaban terverifikasi