Anonim A

18 Oktober 2021 01:59

Iklan

Anonim A

18 Oktober 2021 01:59

Pertanyaan

Sopir taksi baru suatu malam , Susi harus bekerja Sampai tengah malam di kantornya. saat ingin pulang Susi menyetop taksi untung mengantarnya pulang. " kebon jeruk ya, pak." sopir taksi itu cuma mengangguk. saat perjalanan tidak berlangsung pembicaraan antara Susi dan sopir taksi, mungkin Susi terasa lelah sebab bekerja Sampai tengah malam. 20 menit lamanya keheningan berlangsung. tidak diduga Susi ingat jika uang yang dibawa kurang untuk membayar biaya taksi. Susi lalu menepuk bahu sopir taksi dengan tujuan berhenti dahulu di muka untuk ambil uang di ATM . tetapi tidak diduga sesudah pundaknya ditepuk oleh Susi, sopir taksi itu dengan membabi buta membanting setirnya ke kanan lalu ke kiri sekalian berteriak dengan histeris, hingga kemudian taksi berhenti. untung Susi serta sopir taksinya tidak mengalami luka yang cukup serius. sopir taksi itu lalu mohon maaf pada Susi. " maaf ya, bu. ini tidak apa-apa? ibu sih make nepuk bahu saya, kagetnya setengah mati, bu!!" " lho, masa sih ditepuk pundaknya saja kaget??" " soalnya hari ini pertama saya menjadi sopir taksi, bu." " emangnya pekerjaan bapak dulunya apa?" " selama 20 tahun saya menjadi sopir mobil jenazah." 2. adakah kalimat tanya retoris dalam teks anekdot tersebut? Jia ada, tuliskan kalimat tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

40

:

30

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rizky

19 Oktober 2021 11:44

Jawaban terverifikasi

Hai, Rahma A. Kakak bantu jawab ya :) Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, teks anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Teks anekdot memiliki kaidah kebahasaan sebagai berikut. 1. Menggunakan adverbia atau kata keterangan masa lampau 2. Menggunakan verba atau kata kerja 3. Menggunakan kalimat retoris 4. Menggunakan kalimat langsung 5. Menggunakan konjungsi atau kata hubung Kalimat tanya retoris adalah kalimat tanya yang tidak membutuhkan jawaban. Ciri-ciri kalimat tersebut adalah berfungsi sebagai penegasan, kedua pihak sudah mengetahui jawabannya, dan tidak membutuhkan jawaban. Pada teks tersebut terdapat kalimat, "maaf ya, bu. ini tidak apa-apa?" Kalimat tersebut merupakan kalimat tanya retoris karena berfungsi sebagai penegasan, kedua pihak sudah mengetahui jawabannya, dan tidak membutuhkan jawaban. Dengan demikian, kalimat tanya retoris pada teks anekdot tersebut adalah "maaf ya, bu. ini tidak apa-apa?" Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

75

0.0

Jawaban terverifikasi