Oktania O
19 Maret 2023 11:42
Iklan
Oktania O
19 Maret 2023 11:42
Pertanyaan
1
1
Iklan
Reza O
19 Maret 2023 12:18
Roman tetralogi buru mengambil latar belakang dan cikal bakal nation indonesia di awal abad ke-20. dengan membaca nya waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan indonesia modern.
roman bagian pertama: bumi manusia, sebagai periode penyemaian dan kegelisahan dimana minke sebagai aktor sekaligus kreator adalah manusia berdarah priyayi yang semampu mungkin keluar dari kepompong kejawaanya menuju manusia yang bebas dan merdeka, di sudut lain membelah jiwa ke-Eropa-an yang menjadi simbol dan kiblat dari ketinggian pengetahuan dan peradaban.
pram menggambarkan sebuah adegan antara minke dengan ayahnya yang sangat sentimentil: aku mengangkat sembah sebagaimana biasa aku lihat dilakukan punggawa terhadap kakekku dan nenekku dan orangtuaku, waktu lebaran. dan yang sekarang tak juga kuturunkan sebelum bupati itu duduk enak di tempatnya. dalam mengangkat sembah serasa hilang seluruh ilmu dan pengetahuan yang kupelajari tahun demi tajun belakangan ini. hilang indahnya dunia sebagaimana dijanjikan kemajuan ilmu . . . . sembah pengagungan pada leluhur dan pembesar melalui perendahan dan penghinaan diri! sampai sedatar tanah kalau mungkin! Uh, anak-cucuku tak kurelakan menjalani kehinaan ini.
"kita kalah, ma" bisikku
"kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya."
· 5.0 (2)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!