Angga A

05 Juni 2024 01:54

Iklan

Angga A

05 Juni 2024 01:54

Pertanyaan

Sebutkan gangguan - gangguan pada mata

Sebutkan gangguan - gangguan pada mata

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

47

:

45

Klaim

1

2


Iklan

Gilang G

05 Juni 2024 04:53

<p>Macam-Macam Penyakit Mata</p><ol><li>Katarak.</li><li>Glaukoma.</li><li>Konjungtivitis.</li><li>Kelainan refraksi.</li><li>Ganggun &nbsp;Retina.</li><li>Kelainan kornea.</li><li>Amblyopia.</li><li>Buta warna.</li></ol>

Macam-Macam Penyakit Mata

  1. Katarak.
  2. Glaukoma.
  3. Konjungtivitis.
  4. Kelainan refraksi.
  5. Ganggun  Retina.
  6. Kelainan kornea.
  7. Amblyopia.
  8. Buta warna.

Iklan

Celine G

05 Juni 2024 06:57

<p>Gangguan atau penyakit mata:</p><ul><li>Katarak<ul><li>Katarak membuat penderitanya seperti memiliki penglihatan berawan.</li><li>Cahaya yang masuk tidak bisa masuk dengan mudah sehingga membuat penglihatan kabur.</li><li>Penderita katarak akan makin sulit melihat pada malam hari atau cahaya yang minim.</li><li>Penyakit mata ini tidak menyebabkan rasa nyeri, mata merah, atau jaringan yang rusak.</li><li>Katarak termasuk salah satu penyakit mata yang bisa bisa disembuhkan dengan prosedur pembedahan. Penderitanya bisa mengembalikan penglihatan menjadi normal.</li></ul></li><li>Glaukoma<ul><li>Glaukoma merupakan kondisi saat bola mata mengalami peningkatan tekanan akibat adanya timbunan cairan dalam mata.</li><li>Penyakit ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.</li><li>Gejala awal dari penyakit ini hampir tidak terasa.&nbsp;</li><li>Penggunaan obat tetes mata dan pembedahan bisa membantu menyembuhkan penyakit mata glaukoma.</li><li>Gangguan ini biasanya menyerang kaum lansia, namun tidak menutup kemungkinan untuk menyerang kaum anak muda.</li></ul></li><li><strong>Konjungtivitis</strong><ul><li>Penyakit mata ini terjadi akibat adanya peradangan yang membuat mata merah, perih, gatal, dan berair.&nbsp;</li><li>Konjungtivitis bisa disebabkan oleh alergi atau iritasi pada mata.</li><li>Juga disebabkan oleh infeksi bakteri yang membuat konjungtiva mengeluarkan nanah.</li><li>Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi bisa ditangani dengan menjauhkan dari alergen.&nbsp;</li><li>Di sisi lain, konjungtivitis karena infeksi perlu diobati dengan obat mata yang tepat, seperti tetes mata atau salep mata antibiotik.</li></ul></li><li><strong>Kelainan refraksi</strong><ul><li>Gangguan refraksi menyebabkan adanya hambatan untuk cahaya masuk ke retina mata.&nbsp;<ul><li>Rabun dekat (hiperopia) membuat penderitanya tidak bisa melihat benda dekat secara jelas.</li><li>Rabun jauh (miopia) membuat penderitanya tidak bisa melihat benda dari kejauhan.</li><li>Astigmatisma atau biasa disebut mata silinder merupakan kelainan pada kelengkungan kornea tau lensa sehingga membuat penderitanya memiliki pandangan kabur baikobjek jauh maupun dekat.</li><li>Presbiopia biasanya terjadi pada orang berusia 40 tahun ke atas dan penyebabnya adalah penambahan usia sehingga menurunkan fungsi akomodasi mata.</li></ul></li></ul></li><li><strong>Gangguan Retina</strong><ul><li>Retina merupakan bagian mata berbentuk lapisan tipis yang terdapat di belakang mata. Lapisan ini bertugas untuk mengumpulkan gambar dan meneruskannya ke otak. Saat terdapat gangguan pada retina, transfer gambar ke otak pun akan mengalami gangguan.</li><li>Berikut beberapa gangguan retina yang sering muncul:<ul><li>Kerusakan makula atau cedera mata yang membuat munculnya kerusakan pada bagian tengah retina.</li><li>Ablasi retina atau retina robek karena adanya cairan berlebih di sekitarnya, trauma, atau miopia berat</li><li>Retinopati diabetik yang bisa muncul pada penderita diabetes akibat adanya kerusakan pembuluh darah di retina</li><li>Retinitis pigmentosa yang membuat penderitanya sulit melihat pada malam hari dan mudah silau.</li></ul></li></ul></li><li><strong>Kelainan kornea</strong><ul><li>Kornea merupakan lapisan mata yang paling luar yang berperan untuk menjaga fokus untuk menangkap gambar dan cahaya. Lapisan ini juga menjadi pelindung mata dari kuman dan debu yang akan masuk. Sayangnya, kelainan kornea bisa membuat penglihatan menjadi terganggu.</li><li>Gangguan kornea bisa membuat mata merah, pedih, dan berair. Sejumlah penderita gangguan ini juga melihat efek halo saat memandang ke sebuah titik.&nbsp;</li><li>Untuk mengatasinya, gangguan kornea bisa menggunakan kaca mata, memberikan obat tetes mata, dan menjalani prosedur operasi.</li></ul></li><li><strong>Amblyopia</strong><ul><li>Penyakit ini juga sering disebut dengan “mata malas” dan cenderung dialami oleh anak-anak.&nbsp;</li><li>Ambliopia adalah adanya gangguan penglihatan pada salah satu mata.&nbsp;</li><li>Hal ini disebabkan oleh kerja mata dan otak tidak berjalan baik. Otak lebih bersinkronisasi dengan mata lain yang tidak mengalami gangguan.</li><li>Kondisi ini membuat adanya ketidakseimbangan pada posisi mata.</li><li>Salah satu mata yang terganggu juga bisa membuatnya rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatik yang lebih besar.</li><li>Gangguan mata ini disarankan untuk diobati sejak usia dini sebelum beranjak dewasa.</li></ul></li><li><strong>Buta warna</strong><ul><li>Kondisi buta warna terjadi saat tidak bisa membedakan di antara warna-warna yang ada.&nbsp;</li><li>Hal ini terjadi lantaran ada sel-sel di dalam mata untuk pembeda warna yang tidak berfungsi.&nbsp;</li><li>Buta warna yang paling&nbsp; sering terjadi adalah buta warna merah dan hijau.</li><li>Kasus yang lebih parahnya lagi, penderita buta warna hanya bisa melihat dengan warna abu-abu saja.</li><li>Sebagian besar penyebab buta warna sudah dialami sejak lahir.Untuk mengatasi masalah ini penderita akan diberikan kacamata khusus yang bisa membantu melihat warna-warna tertentu.</li></ul></li></ul>

Gangguan atau penyakit mata:

  • Katarak
    • Katarak membuat penderitanya seperti memiliki penglihatan berawan.
    • Cahaya yang masuk tidak bisa masuk dengan mudah sehingga membuat penglihatan kabur.
    • Penderita katarak akan makin sulit melihat pada malam hari atau cahaya yang minim.
    • Penyakit mata ini tidak menyebabkan rasa nyeri, mata merah, atau jaringan yang rusak.
    • Katarak termasuk salah satu penyakit mata yang bisa bisa disembuhkan dengan prosedur pembedahan. Penderitanya bisa mengembalikan penglihatan menjadi normal.
  • Glaukoma
    • Glaukoma merupakan kondisi saat bola mata mengalami peningkatan tekanan akibat adanya timbunan cairan dalam mata.
    • Penyakit ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.
    • Gejala awal dari penyakit ini hampir tidak terasa. 
    • Penggunaan obat tetes mata dan pembedahan bisa membantu menyembuhkan penyakit mata glaukoma.
    • Gangguan ini biasanya menyerang kaum lansia, namun tidak menutup kemungkinan untuk menyerang kaum anak muda.
  • Konjungtivitis
    • Penyakit mata ini terjadi akibat adanya peradangan yang membuat mata merah, perih, gatal, dan berair. 
    • Konjungtivitis bisa disebabkan oleh alergi atau iritasi pada mata.
    • Juga disebabkan oleh infeksi bakteri yang membuat konjungtiva mengeluarkan nanah.
    • Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi bisa ditangani dengan menjauhkan dari alergen. 
    • Di sisi lain, konjungtivitis karena infeksi perlu diobati dengan obat mata yang tepat, seperti tetes mata atau salep mata antibiotik.
  • Kelainan refraksi
    • Gangguan refraksi menyebabkan adanya hambatan untuk cahaya masuk ke retina mata. 
      • Rabun dekat (hiperopia) membuat penderitanya tidak bisa melihat benda dekat secara jelas.
      • Rabun jauh (miopia) membuat penderitanya tidak bisa melihat benda dari kejauhan.
      • Astigmatisma atau biasa disebut mata silinder merupakan kelainan pada kelengkungan kornea tau lensa sehingga membuat penderitanya memiliki pandangan kabur baikobjek jauh maupun dekat.
      • Presbiopia biasanya terjadi pada orang berusia 40 tahun ke atas dan penyebabnya adalah penambahan usia sehingga menurunkan fungsi akomodasi mata.
  • Gangguan Retina
    • Retina merupakan bagian mata berbentuk lapisan tipis yang terdapat di belakang mata. Lapisan ini bertugas untuk mengumpulkan gambar dan meneruskannya ke otak. Saat terdapat gangguan pada retina, transfer gambar ke otak pun akan mengalami gangguan.
    • Berikut beberapa gangguan retina yang sering muncul:
      • Kerusakan makula atau cedera mata yang membuat munculnya kerusakan pada bagian tengah retina.
      • Ablasi retina atau retina robek karena adanya cairan berlebih di sekitarnya, trauma, atau miopia berat
      • Retinopati diabetik yang bisa muncul pada penderita diabetes akibat adanya kerusakan pembuluh darah di retina
      • Retinitis pigmentosa yang membuat penderitanya sulit melihat pada malam hari dan mudah silau.
  • Kelainan kornea
    • Kornea merupakan lapisan mata yang paling luar yang berperan untuk menjaga fokus untuk menangkap gambar dan cahaya. Lapisan ini juga menjadi pelindung mata dari kuman dan debu yang akan masuk. Sayangnya, kelainan kornea bisa membuat penglihatan menjadi terganggu.
    • Gangguan kornea bisa membuat mata merah, pedih, dan berair. Sejumlah penderita gangguan ini juga melihat efek halo saat memandang ke sebuah titik. 
    • Untuk mengatasinya, gangguan kornea bisa menggunakan kaca mata, memberikan obat tetes mata, dan menjalani prosedur operasi.
  • Amblyopia
    • Penyakit ini juga sering disebut dengan “mata malas” dan cenderung dialami oleh anak-anak. 
    • Ambliopia adalah adanya gangguan penglihatan pada salah satu mata. 
    • Hal ini disebabkan oleh kerja mata dan otak tidak berjalan baik. Otak lebih bersinkronisasi dengan mata lain yang tidak mengalami gangguan.
    • Kondisi ini membuat adanya ketidakseimbangan pada posisi mata.
    • Salah satu mata yang terganggu juga bisa membuatnya rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatik yang lebih besar.
    • Gangguan mata ini disarankan untuk diobati sejak usia dini sebelum beranjak dewasa.
  • Buta warna
    • Kondisi buta warna terjadi saat tidak bisa membedakan di antara warna-warna yang ada. 
    • Hal ini terjadi lantaran ada sel-sel di dalam mata untuk pembeda warna yang tidak berfungsi. 
    • Buta warna yang paling  sering terjadi adalah buta warna merah dan hijau.
    • Kasus yang lebih parahnya lagi, penderita buta warna hanya bisa melihat dengan warna abu-abu saja.
    • Sebagian besar penyebab buta warna sudah dialami sejak lahir.Untuk mengatasi masalah ini penderita akan diberikan kacamata khusus yang bisa membantu melihat warna-warna tertentu.

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Momentum adalah

17

5.0

Jawaban terverifikasi