Gisella S

07 Agustus 2024 00:34

Iklan

Gisella S

07 Agustus 2024 00:34

Pertanyaan

Sebuah perusahaan memberikan bonus kepada karyawannya setiap tahun. Pada tahun pertama, bonus yang diberikan sebesar Rp5.000.000. Tahun berikutnya, bonus yang diberikan selalu bertambah 50% dari bonus tahun sebelumnya. Berapa total bonus yang diterima karyawan tersebut setelah 4 tahun?

Sebuah perusahaan memberikan bonus kepada karyawannya setiap tahun. Pada tahun pertama, bonus yang diberikan sebesar Rp5.000.000. Tahun berikutnya, bonus yang diberikan selalu bertambah 50% dari bonus tahun sebelumnya. Berapa total bonus yang diterima karyawan tersebut setelah 4 tahun?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

57

:

05

Klaim

15

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

07 Agustus 2024 00:57

Jawaban terverifikasi

Memahami Masalah: * Bonus Awal: Karyawan mendapatkan bonus Rp5.000.000 pada tahun pertama. * Kenaikan Bonus: Setiap tahun, bonus bertambah 50% dari bonus tahun sebelumnya. * Waktu: Kita ingin mengetahui total bonus yang diterima karyawan setelah 4 tahun. Penyelesaian: * Tahun Pertama: Bonus = Rp5.000.000 * Tahun Kedua: Bonus = Rp5.000.000 + (50% dari Rp5.000.000) = Rp7.500.000 * Tahun Ketiga: Bonus = Rp7.500.000 + (50% dari Rp7.500.000) = Rp11.250.000 * Tahun Keempat: Bonus = Rp11.250.000 + (50% dari Rp11.250.000) = Rp16.875.000 Menghitung Total Bonus: Untuk mengetahui total bonus selama 4 tahun, kita jumlahkan semua bonus yang diterima: Total Bonus = Rp5.000.000 + Rp7.500.000 + Rp11.250.000 + Rp16.875.000 = Rp40.625.000 Jadi, total bonus yang diterima karyawan tersebut setelah 4 tahun adalah Rp40.625.000. Penjelasan Tambahan: * Peningkatan 50%: Setiap tahun, bonus bertambah setengah dari nilai bonus tahun sebelumnya. Ini artinya bonus terus membesar secara signifikan dari tahun ke tahun. * Perhitungan Kumulatif: Untuk mendapatkan total bonus, kita menjumlahkan semua bonus yang diterima di setiap tahunnya. Kesimpulan: Dengan pola kenaikan bonus yang konsisten sebesar 50% setiap tahunnya, total bonus yang diterima karyawan akan terus meningkat secara eksponensial. Dalam kasus ini, setelah 4 tahun, karyawan tersebut telah menerima bonus yang cukup besar.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Perusahaan Pak Andi melakukan suplai barang terhadap toserba di wilayah Jawa Tengah, khusus mengirim celana panjang setiap bulannya sebanyak 5.000 unit. Setiap penyuplaian tersebut, ia menghabiskan biaya berikut : Biaya Bahan Baku= Rp 28.000.000 Biaya Tenaga Kerja Langsung= Rp10.000.000 Biaya Overhead= Rp5.000.000 Ditanyakan : Hitunglah berapa besar biaya produksi perusahaan Pak Andi setiap bulannya? Berapa harga pokok sesuai biaya produksi masing-masing unitnya? Dan apabila Pak Andi menginginkan keuntungan 20% dari per unit nya, hitunglah harga jual produk tersebut ! 2. Sebuah perusahaan pakaian memproduksi 5.000 kemeja dengan rincian biaya berikut : Biaya Bahan Baku= Rp46.000.000 Biaya Tenaga Kerja Langsung= Rp12.000.000 Biaya Overhead= Rp3.000.000 Ditanyakan : Hitunglah biaya produksi produk tersebut! Cari juga harga produksi per unitnya ! 3. Diketahui : Biaya biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk yogurt sebagai berikut : Susu segar Rp 100.000 Bibit yogurt Rp 60.000 Upah tenaga kerja Rp 50.000 Biaya pengemasan Rp 20.000 Biaya distribusi Rp 20.000 Ditanyakan : Hitunglah harga pokok diatas menggunakan metode full costing Hitunglah harga pokok diatas menggunakan metode variabel costing Apabila kapasitas produksi mencapai 25 pcs dan perhitungan harga pokok menggunakan metode full costing, berapakah harga jual per pcs dari yogurt apabila keuntungan yang diinginkan sebesar 20% ? Apabila kapasitas produksi mencapai 25 pcs dan perhitungan harga pokok menggunakan metode full costing, berapakah harga pokok pcs produk dari yogurt tersebut ?

4

2.0

Jawaban terverifikasi

Sahabat yang Tergadai Rina dan Maya telah bersahabat sejak kecil. Mereka tinggal di kompleks perumahan yang sama, duduk di bangku sekolah yang sama, bahkan berbagi mimpi untuk bisa terus bersama hingga dewasa. Setiap sore, Rina selalu datang ke rumah Maya untuk bermain atau sekadar mengerjakan PR bersama. Rumah Maya terasa hangat dan nyaman, penuh dengan canda tawa dan rasa kekeluargaan. Maya adalah teman yang selalu mendukung Rina dalam segala hal, tak peduli apa yang terjadi. Namun, suatu hari segalanya berubah. Ayah Maya, yang sebelumnya memiliki usaha sukses, mengalami kebangkrutan. Usahanya gulung tikar setelah dihadapkan pada masalah keuangan yang tak terduga. Keluarga Maya terpaksa menjual rumah mereka dan pindah ke sebuah rumah kontrakan kecil di pinggiran kota. Maya tak lagi bisa mengenakan seragam baru yang biasa mereka beli bersama di awal tahun ajaran. Kini, pakaian Maya tampak kusam, dan sepatu yang dia kenakan mulai berlubang di ujungnya. Pada awalnya, Rina tetap berteman dengan Maya seperti biasa. Mereka masih bertemu di sekolah, dan Rina sesekali mengundang Maya ke rumahnya. Namun, Rina mulai mendengar bisik-bisik dari teman-teman lainnya. "Kenapa masih berteman dengan Maya? Keluarganya sudah jatuh miskin. Nanti kamu jadi terlihat seperti dia." Salah seorang teman di kelas berkata dengan nada mengejek. Bisikan-bisikan itu semakin keras, bahkan beberapa di antaranya terang-terangan menertawakan Maya di depan Rina. Rina merasa tersudut. Di satu sisi, dia merasa bersalah kepada Maya, sahabatnya sejak kecil, yang tidak pernah memintanya apa-apa kecuali persahabatan tulus. Namun di sisi lain, dia merasa takut dijauhi oleh teman-teman lain yang mulai memandang rendah Maya. Rina mulai menjaga jarak. Suatu sore, Maya mendatangi Rina. "Kenapa kamu menjauh? Aku merindukanmu, Rina," Maya bertanya dengan mata yang penuh harap, mencoba mencari jawaban atas perubahan sikap sahabatnya. Rina menghindari tatapan Maya, menunduk dan berpura-pura sibuk dengan bukunya. "Aku sibuk sekarang, banyak tugas. Maaf, Maya." Maya terdiam. Hatinya hancur. Dia tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi dia berharap itu tidak benar. Namun, kenyataannya terlalu menyakitkan untuk diabaikan. Sejak itu Maya tak pernah lagi mengajak Rina berbicara. Mereka masih bertemu di sekolah, tetapi Maya belajar untuk menahan diri dari rasa sakit ditinggalkan. Waktu berlalu, dan pertemanan mereka tergerus oleh jarak yang diciptakan Rina. Suatu hari, sekolah mengadakan reuni kecil bagi siswa-siswa angkatan mereka. Maya, yang sekarang telah menemukan jalan hidupnya sendiri, datang dengan percaya diri. Dia tak lagi terjebak dalam bayang-bayang masa lalu. Rina melihat Maya dari jauh, merasa tertampar oleh keberadaan sahabatnya yang dulu. Maya telah tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan sukses, meski tanpa dirinya. Rina mendekat dengan perasaan bersalah. "Maya... maafkan aku." Maya menatapnya, senyumnya tenang. "Rina, aku sudah memaafkanmu sejak lama. Aku hanya belajar bahwa tidak semua hal bisa kita pertahankan, bahkan persahabatan. Kadang, orang berubah, dan itu tidak apa-apa. Yang penting, kita tetap berdiri dan melanjutkan hidup." Rina menahan air matanya. Pada saat itu, dia menyadari bahwa dia telah kehilangan lebih dari sekadar seorang sahabat. Dia telah kehilangan kesempatan untuk setia pada seseorang yang benar-benar berarti dalam hidupnya. Tapi, waktu tak bisa diputar kembali. Rina hanya bisa menerima kenyataan bahwa persahabatan mereka telah tergadai oleh ketakutan dan gengsi. Maya pun berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan Rina dalam kesunyian yang menyesakkan. Ubahlah cerpen tersebut menjadi sebuah adegan 1, adegan 2, adegan 3, dan adegan 4

1

0.0

Jawaban terverifikasi