Pemanasan global, yaitu meningkatnya rata-rata suhu di atmosfer bumi akibat peningkatan gas rumah kaca, menyebabkan terjadinya masalah kekeringan dan berkurangnya curah hujan di banyak wilayah. Hal tersebut berdampak pada berkurangnya pasokan air yang masuk ke dalam tanah. Hal ini tentunya akan menyebabkan masalah pada kuantitas air tanah. Selain itu, pasokan air yang masuk ke dalam tanah akan menjadi bagian dari lapisan tanah. Berkurangnya pasokan air yang menjadi bagian dari lapisan tanah akan mengakibatkan muka air tanah menjadi lebih rendah. Pada saat yang bersamaan, pemompaan dan konsumsi air tanah yang terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk menyebabkan penurunan muka air tanah menjadi makin lebih cepat. Rendahnya muka air tanah juga bisa memicu ketidakseimbangan tekanan dan aliran air. Kondisi ini mengakibatkan aliran air dari air permukaan, seperti sungai, rawa, dan danau, merembes atau terinfiltrasi masuk ke dalam lapisan tanah sehingga air permukaan ini menjadi bagian air tanah. Tidak hanya airnya, polutan yang terkandung dalam aliran air permukaan itu pun juga akan masuk ke dalam lapisan tanah. Polutan ini utamanya berasal dari aktivitas manusia, dan bisa berupa residu obat, sisa-sisa bahan kimia, limbah industri, dan lain-lain. Jika polutan masuk ke dalam lapisan air tanah, hal tersebut akan menyebabkan terjadinya pencemaran air tanah. Saat ini terjadi, kualitas air tanah pun akan menurun. Jadi, pemanasan global yang awalnya berdampak terhadap kuantitas air tanah, ternyata akan berdampak pula pada kualitas air tanahnya. 4. Berikut ini perkiraan yang dapat dibuat setelah membaca teks bacaan tersebut. Jika kekeringan tidak terjadi, curah hujan melimpah, dan konsumsi air tanah dilakukan dengan efektif, ... berkurang. A. kualitas air tanah B. laju perubahan iklim C. permukaan air tanah D. pasokan air tanah ke sungai E. polutan yang masuk ke air tanah

2