Ahmad N

25 Maret 2024 01:06

Iklan

Ahmad N

25 Maret 2024 01:06

Pertanyaan

Sebongkah plastisin (m 800 gram) dilempar vertical ke atas dari permukaan lantai dengan kecepatan 20 m/s. Jika g = 10 m/s². tentukan : a. Energi mekanik saat dilempar b. Energi potensialnya pada saat kecepatannya 5 m/s

Sebongkah plastisin (m 800 gram) dilempar vertical ke atas dari permukaan lantai dengan kecepatan 20 m/s. Jika g = 10 m/s². tentukan :

a. Energi mekanik saat dilempar

b. Energi potensialnya pada saat kecepatannya 5 m/s

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

13

:

27

:

24

Klaim

3

2


Iklan

Muhammad F

25 Maret 2024 02:57

Untuk mengatasi masalah ini, mari kita uraikan menjadi beberapa bagian dan membahas masing-masing bagian dengan analisis terperinci, termasuk rumus yang digunakan dan turunannya. ### a. Energi Mekanik Saat Dilempar Energi mekanik dalam konteks soal ini adalah jumlah energi kinetik dan energi potensial. Pada saat melempar plastisin ke atas, energi mekaniknya terutama kinetik karena dimulai dari permukaan tanah (kita mengasumsikan energi potensial nol pada titik ini). 1. **Energi Kinetik (KE) diberikan oleh rumus: \[ KE = \frac{1}{2} m v^2 \] Di sini, \( m \) adalah massa dan \( v \) adalah kecepatan plastisin. Mengingat massa plastisin \( m = 800 \) gram (yang perlu kita ubah menjadi kilogram agar satuan SI konsisten, jadi \( m = 0,8 \) kg), dan kecepatan awalnya \( v = 20 \) m / s, kita dapat menghitung energi kinetik awalnya. \[ KE = \frac{1}{2} \kali 0,8 \kali 20^2 \] \[ KE = 0.4 \kali 400 \] \[ KE = 160 \, \text{Joule} \] Karena dilempar dari lantai, kita anggap energi potensial awal (PE) sebagai nol. Dengan demikian, energi mekanik awal (ME) hanyalah energi kinetik pada titik ini. \[ ME = KE + PE \] \[ ME = 160 + 0 \] \[ me = 160 \, \text{Joule} \] 2. **Energi Potensial (PE) pada titik ini adalah nol karena kita menganggap lantai sebagai tingkat referensi, jadi: \[ PE = mgh \] \[ PE = 0,8 \kali 10 \kali 0 \] \[ PE = 0 \, \text{Joule} \] ### b. Energi Potensial Ketika Kecepatannya 5 m/s Sekarang, saat plastisin bergerak ke atas, energi kinetiknya berubah menjadi energi potensial. Kita perlu mencari energi potensial ketika kecepatannya 5 m/s. Pertama, mari kita cari energi kinetik yang tersisa pada titik ini: \[ KE = \frac{1}{2} \kali 0,8 \kali 5^2 \] \[ KE = 0.4 \kali 25 \] \[ KE = 10 \, \text{Joule} \] Karena energi mekanik total tetap konstan (dengan asumsi tidak ada energi yang hilang karena hambatan udara atau gaya non-konservatif lainnya), energi potensial pada titik ini dapat ditemukan dengan mengurangkan energi kinetik dari energi mekanik total: \[ PE = ME - KE \] \[ PE = 160 - 10 \] \[ pe = 150 \, \text{Joule} \] ### Penjelasan dan Bukti Rumus - **Rumus Energi Kinetik**: Rumus ini berasal dari prinsip kerja-energi, yang menyatakan bahwa kerja yang dilakukan pada suatu benda sama dengan perubahan energi kinetiknya. Apabila Anda menerapkan suatu gaya untuk mempercepat suatu benda dari keadaan diam ke kecepatan tertentu, Anda melakukan kerja pada benda tersebut. Secara matematis, kerja ini diterjemahkan ke dalam rumus energi kinetik, di mana \( \frac{1}{2} m v^2 \) mewakili energi yang diperoleh benda karena gerakannya. - Energi Potensial pada Ketinggian**: Energi potensial berhubungan dengan ketinggian yang dicapai suatu benda dalam medan gravitasi. Rumus \( PE = mgh \) berasal dari kerja yang dilakukan melawan gravitasi untuk mengangkat sebuah benda ke ketinggian \( h \). Kerja ini (dan dengan demikian energi potensial) sebanding dengan ketinggian yang dicapai dan gaya gravitasi yang bekerja pada massa (\( mg \)). - Konservasi Energi Mekanik**: Prinsip ini menyatakan bahwa dalam sistem yang terisolasi (di mana tidak ada gaya eksternal atau gesekan yang bekerja untuk membuang energi), energi mekanik total (kinetik ditambah potensial) tetap konstan. Hal ini memungkinkan kita untuk mengatur energi mekanik awal (sebagian besar kinetik di awal) sama dengan jumlah energi kinetik dan potensial pada titik berikutnya (seperti ketika kecepatan menurun hingga 5 m/s). Kesimpulannya, kami menggunakan kekekalan energi mekanik untuk menemukan energi kinetik dan potensial pada titik-titik yang berbeda dari lintasan plastisin. Analisis kritis terhadap rumus-rumus dan penerapannya dalam konteks yang diberikan membantu kami menentukan energi yang diperlukan untuk memecahkan masalah.


Iklan

Yatman Y

25 Maret 2024 11:35

<p>a. Energi mekanik saat dilempar:<br>Energi mekanik (Em) = Energi kinetik (Ek) + Energi potensial (Ep)<br>Energi kinetik (Ek) = 0,5 x m x v²<br>Energi potensial (Ep) = m x g x hm = massa plastisin = 800 g<br>v = kecepatan = 20 m/s<br>g = 10 m/s²<br>h = ketinggian = 0 m (plastisin dilempar dari permukaan lantai)Energi mekanik (Em) = 0,5 x 800 x 20² + 800 x 10 x 0<br>Em = 32000 + 0<br>Em = 32000 Jouleb. Energi potensial pada saat kecepatannya 5 m/s:<br>Energi potensial (Ep) = m x g x hm = massa plastisin = 800 g<br>g = 10 m/s²<br>h = ketinggian = 0 m (plastisin dilempar dari permukaan lantai)Energi potensial (Ep) = 800 x 10 x 0<br>Ep = 0 Joule</p>

a. Energi mekanik saat dilempar:
Energi mekanik (Em) = Energi kinetik (Ek) + Energi potensial (Ep)
Energi kinetik (Ek) = 0,5 x m x v²
Energi potensial (Ep) = m x g x hm = massa plastisin = 800 g
v = kecepatan = 20 m/s
g = 10 m/s²
h = ketinggian = 0 m (plastisin dilempar dari permukaan lantai)Energi mekanik (Em) = 0,5 x 800 x 20² + 800 x 10 x 0
Em = 32000 + 0
Em = 32000 Jouleb. Energi potensial pada saat kecepatannya 5 m/s:
Energi potensial (Ep) = m x g x hm = massa plastisin = 800 g
g = 10 m/s²
h = ketinggian = 0 m (plastisin dilempar dari permukaan lantai)Energi potensial (Ep) = 800 x 10 x 0
Ep = 0 Joule


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

13.Sebuah balok kayu dengan ukuran 20 cm x 10 cm x 5 cm memiliki massa 400 gram. Jika balok kayu tersebut dimasukkan ke dalam air dengan massa jenis 1 g/cm³, volume balok kayu yang muncul di permukaan air adalah... A. 50 cm³ B. 100 cm³ C. 150 cm³ D. 200 cm³ Dan bantu jawabkan nomer 15 pula.

4

4.5

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

23

0.0

Jawaban terverifikasi